RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kisah cinta Al Ghazali dan Alyssa Daguise kembali mencuri perhatian publik.
Pada tayangan video kanal YouTube "The ALs Family", Road To Wedding EPS 3 - Our Journey, terungkap sisi manis dan penuh perhatian dari sosok Al Ghazali saat mendekati Alyssa.
Salah satu cerita yang membuat banyak orang tersentuh adalah usaha diam-diamnya.
Al Ghazali, mencari tahu kebiasaan dan kesukaan Alyssa melalui sopir pribadi Alyssa sendiri.
Awalnya, Al mengaku masih malu-malu mendekati Alyssa secara langsung.
Ia memilih cara yang tidak biasa, tetapi penuh dengan makna.
Al bertanya langsung kepada sopir yang biasa menjemput Alyssa sepulang sekolah.
Dari obrolan sederhana itu, Al mendapatkan informasi penting bahwa Alyssa sangat menyukai boba dan donat dari merek tertentu.
Mengetahui hal itu, Al mulai menyusun strateginya.
Ia mulai menitipkan makanan dan minuman favorit Alyssa lewat sopir tersebut.
Seolah-olah makanan itu kebetulan tersedia di mobil saat Alyssa pulang sekolah.
Awalnya, Alyssa merasa bingung dan heran.
"Kadang pulang sekolah, tiba-tiba udah ada donat atau boba di mobil. Aku tanya ke sopirku, dia bilang enggak tahu. Ternyata sopirku konspirasi sama Al," ungkap Alyssa.
Al Ghazali, yang dikenal sebagai sosok cool dan misterius ternyata memiliki sisi romantis yang tidak banyak diketahui publik.
Ia bahkan beberapa kali menunggu di depan sekolah Alyssa hanya untuk melihatnya pulang.
Namun, karena merasa gengsi, ia tidak langsung menyapa.
Al hanya mengamati dari jauh atau berpura-pura menjemput teman Alyssa.
Bahkan salah satu momen yang sempat membuat heboh sekolah adalah ketika Al datang dengan mobil sportnya.
"Security sampai heboh, ada Al Ghazali di depan! Padahal aku malu banget karena berisik banget mobilnya," ujar Alyssa.
Cerita manis ini menjadi semakin viral lantaran menujukkan bahwa cinta tidak selalu diungkapkan dengan cara yang mewah dan dramatis.
Kadang perhatian kecil yang tulus justru lebih menyentuh hati.
Tidak heran, pasangan ini dijuluki couple goals oleh netizen.
Warganet membanjiri kolom komentar dengan pujian untuk Al, yang disebut sebagai pencita diam-diam yang totalitas.
Banyak juga yang menyebut kisah ini seperti cerita dalam film romantis.
Keduanya juga telah menjalani banyak momen berharga bersama.
Termasuk liburan ke luar negeri, merayakan ulang tahun bersama, hingga melewati masa-masa sulit secara emosional.
Cerita ini menjadi pengingat bahwa cinta bukan soal seberapa besar yang kita beri.
Melainkan seberapa tulus kita memahami dan memperhatikan hal-hal kecil yang berarti bagi orang yang kita sayangi.
Al Ghazali, tanpa banyak kata, telah membuktikan itu dengan caranya sendiri.
Editor : Baskoro Septiadi