RADARSEMARANG.ID, Semarang — Prosesi pernikahan Luna Maya dengan Maxime Bouttier membawa rasa penasaran banyak orang mengenai asal usul sang aktris.
Pasalnya, meski dikenal sebagai aktris asal Bali, ternyata rangkaian acara yang dihelat sangat kental dengan tradisi Jawa.
Baca Juga: Desain Gaun Resepsi Luna Maya Terinspirasi Lukisan Sang Ayah Uut Bambang Sugeng
Rupanya hal ini berkaitan erat dengan ayah Luna Maya, mendiang Uut Bambang Sugeng.
Dalam resepsi pernikahannya dengan aktor Maxime Bouttier yang digelar pada Kamis (8/5/2025) malam, Luna mengungkapkan bahwa ia tidak pernah berpikir akan menjumpai pernikahan impian.
“Aku hanya ingin berterima kasih karena kamu bertahan,” kata Luna di hadapan Maxime dikutip dari story Instagram.
Luna kemudian menceritakan apa yang ia alami dua tahun lalu sebelum bertemu Maxime.
“Dua tahun lalu aku sudah menetapkan pikiran, mungkin itu (pernikahan) tidak akan pernah terjadi kepadaku,” ujar Luna sambil mengusap matanya.
Kala itu, ia sudah meyakinkan dirinya bahwa tidak apa-apa tidak menikah.
“Mungkin menikah tidak untuk semua orang. Mungkin memiliki teman hidup bukan untuk semua orang, yang mana tidak apa-apa,” ujar Luna soal pemikirannya dulu.
Maxime, yang awalnya tersenyum, berubah hanya bisa terdiam sambil memandangi Luna.
Artis cantik Luna Maya resmi melangsungkan pernikahan dengan Maxime Bouttier di Resor COMO Shambhala Estate, Gianyar, Bali,pada Rabu, 7 Mei 2025.
Pada Kamis, pengantin ini mengadakan resepsi dua kali, sore dan malam hari, masih di tempat yang sama dengan saat akad nikah, yakni Como Shambala, Gianyar, Bali.
Luna mengenakan gaun putih polos lengan panjang yang terurai panjang, sedangkan Maxime mengenakan jas putih dan dasi kupu-kupu serta celana hitam.
Artis Luna Maya lega karena akhirnya ia menikah dengan aktor Maxime Bouttier pada Rabu (7/5/2025).
Sebelumnya, Luna pernah mengaku bahwa ia melakukan egg freezing untuk mempersiapkan dirinya menjadi seorang ibu.
“Ya, mungkin sebagai perempuan ada biological ticking secara kalau ingin menjadi seorang ibu.
Luna telah lama melakukan egg freezing di Singapura sekitar tahun 2017 atau 2018.
Egg freezing adalah proses pembekuan sel telur (oosit) seorang wanita untuk digunakan di masa depan.
Egg freezing dapat meningkatkan peluang kehamilan di kemudian hari, terutama bagi wanita yang mengalami masalah kesuburan atau ingin memiliki anak di usia yang lebih lanjut.
Maxime menikahi Luna dengan mahar logam mulia 7,5 gram dan uang tunai 2.025 dollar AS.
Nilai mahar ini melambangkan hari pernikahan mereka.
Namun, sang ayah telah meninggal dunia ketika Luna masih kecil.
Sosok Profil Uut Bambang Sugeng merupakan pria keturunan Jawa yang berasal dari Bojonegoro dan Cirebon.
Desa Maya Waltraud Maiyer bukan sekadar ibu Luna Maya , tapi juga sosok inspiratif yang perjalanan hidupnya mencerminkan kekuatan, keberanian, dan kasih sayang tanpa batas.
Profil lengkap Desa Maya menggambarkan potret perempuan luar biasa yang membesarkan anak-anaknya dengan penuh dedikasi di negeri yang jauh dari tanah kelahirannya, dirangkum dari berbagai sumber.
Dari pernikahan ini, lahirlah tiga anak yakni Ismael Dully, Tipi Jabrik, dan Luna Maya.
Sosok Tipi Jabrik memiliki nama lengkap Tipi Jabrik Noventin ialah putra kedua mendiang Uut Bambang Sugeng dan Desa Maya Waltaurd Maiyer.
Rangkaian acara pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier ternyata belum benar-benar usai.
Setelah menggelar akad nikah dan resepsi pernikahan di Bali, keduanya mengabarkan bakal mengadakan acara kembali di Jakarta.
Pemain film Gundik itu membeberkan alasannya juga menggelar resepsi pernikahan di Jakarta.
Pasangan selebritas Luna Maya dan Maxime Bouttier kembali membagikan kabar bahagia.
Menurut Luna Maya, ada beberapa teman sesama selebritas yang tidak mendapatkan undangan saat resepsi pernikahan di Bali.
“Mungkin banyak teman-teman yang nanya kenapa enggak diundang, karena waktunya mepet banget,” tutur perempuan berusia 42 tahun itu.
“Bisa undang teman-teman atau rekan kerja yang enggak terundang. Juli pertengahan itu ada satu hari kami pengin celebrate sama teman-teman di Jakarta,” ujar Luna Maya.
Ia menyebut bahwa persiapan pernikahan dilakukan dalam waktu yang singkat dan di tengah banyak keterbatasan.
Untuk itu, Luna Maya mengumumkan rencananya menggelar resepsi lanjutan Luna Maya dan Maxime Bouttier di Jakarta pada pertengahan Juli 2025.
Resepsi tersebut akan digelar dengan kapasitas yang lebih besar agar dapat mengundang lebih banyak kolega dan sahabat.
“Kami sudah tentukan satu tanggal di bulan Juli untuk merayakan bersama teman-teman di Jakarta,” ujar Luna
Luna juga menjelaskan bahwa awalnya mereka merencanakan pernikahan di bulan lain, namun padatnya jadwal pekerjaan membuat pasangan ini harus menyesuaikan.
“Awalnya kami pikir bisa diadakan di bulan lain, tapi ternyata September aku sudah harus mulai syuting lagi. Jadi kami cari waktu kosong dan akhirnya pilih Mei,” katanya.
Menariknya, Luna Maya mengungkapkan bahwa sejak awal mereka tidak berniat mengadakan pesta besar.
Konsep yang diinginkan justru bersifat lebih intim.
“Dari awal sebenarnya gak ingin yang megah, maunya intimate aja. Undangannya pun hanya sekitar 200 orang,” ujarnya. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi