Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Menarik Disimak! Mengapa 2025 Disebut Tahun Ular Kayu, Ternyata Begini Alasannya Menurut Mitologi Tiongkok

Aris Hariyanto • Rabu, 29 Januari 2025 | 21:19 WIB
Ilustrasi tahun 2025 disebut Tahun Ular Kayu.
Ilustrasi tahun 2025 disebut Tahun Ular Kayu.

RADARSEMARANG.ID - Tidak sedikit yang menyampaikan bahwa tahun 2025 dalam kalender Tionghoa dikenal sebagai Tahun Ular Kayu.

Menurut kepercayaan Tionghoa, perpaduan antara shio Ular dan elemen Kayu menghadirkan energi yang khas dan penuh makna.

Lantas, apa yang membuat kombinasi ini begitu istimewa dan mengapa 2025 disebut Tahun Ular Kayu?

Seperti yang dikutip dari laman chinesenewyear dot net, Zodiak Cina beroperasi pada siklus 12 tahun, dengan setiap tahun diwakili oleh hewan yang berbeda.

“Pada tahun 2025, kita memasuki Tahun Ular, hewan keenam dalam siklus zodiak,” tulisnya di halaman situs mereka.

Sementara menurut mitologi Tiongkok, urutan hewan zodiak ditentukan oleh Ras Besar yang diselenggarakan oleh Kaisar Langit.

Ular, pintar dan strategis, melingkar di sekitar kuku Kuda. Ular berhasil menyelesaikan balapan di depan Kuda dan menempati posisi ke-6.

Ular mewakili ketenangan dan introspeksi yang berbeda dengan Naga yang berani dan ramah.

Karakteristik ini dianggap krusial dalam membantu seseorang menjalani hidup dengan kebijaksanaan dan keanggunan.

Dalam mitologi Tiongkok, Ular melambangkan kecerdikan, kebijaksanaan, dan kemampuan menilai situasi dengan tajam.

Lebih lanjut, Ular adalah salah satu hewan yang diundang oleh Kaisar Giok untuk menghadiri pesta besar, dan ia menunjukkan kecerdasan dan kebijaksanaannya.

Di sisi lain, elemen Kayu melambangkan pertumbuhan, keseimbangan, dan adaptabilitas.

Elemen ini sering diasosiasikan dengan pohon yang tumbuh dan berkembang, menciptakan harmoni dalam lingkungan sekitarnya.

Kombinasi antara Ular dan Kayu menghasilkan suatu dinamika yang khas hingga dipandang sebagai periode yang membawa energi positif.

Selain itu, juga dapat mendorong munculnya kreativitas, inovasi, serta keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari.

Masyarakat Tionghoa percaya di Tahun Ular Kayu ini dapat membawa banyak peluang bagi mereka yang mampu memanfaatkan energi yang ada.

Bagi yang lahir di tahun Ular, di tahun 2025 menurut mereka adalah Ben Ming Nian. Disebutnya secara tradisional diyakini membawa nasib buruk karena konflik dengan Sui (Dewa Usia).

Untuk melindungi diri dari nasib buruk Ben Ming Nian, mereka yang lahir di Tahun Ular didorong untuk mengenakan pakaian merah sepanjang tahun 2025.

Termasuk pakaian dalam, kaus kaki, atau aksesori merah yang menurut kepercayaan mereka dianggap dapat menangkal kemalangan.

Meski tahun zodiak mereka dapat menghadirkan berbagai tantangan, tetapi rintangannya sering kali berkontribusi pada peningkatan kebijaksanaan, dan perkembangan personal.

Editor : Baskoro Septiadi
#tionghoa #Zodiak Cina #mitologi tiongkok #urutan hewan zodiak #Ular Kayu #Tahun Ular Kayu #mengapa 2025 disebut Tahun Ular Kayu