Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Cat Distribution System, Teori yang Menyatakan Kucing Memilih Siapa Pemiliknya, Bukan Sebaliknya

Aby Genta Putra Prasetya • Kamis, 9 Januari 2025 | 15:28 WIB
Potret dua ekor kucing yang menghampiri seseorang, fenomena Cat Distribution System
Potret dua ekor kucing yang menghampiri seseorang, fenomena Cat Distribution System

RADARSEMARANG.ID - Kucing merupakan salah satu spesies binatang paling populer sebagai peliharaan yang telah hidup berdampingan dengan manusia sejak lama.

Untuk memelihara makhluk lucu ini diperlukan tanggung jawab yang cukup besar, mulai dari tempat tinggal, makanan dan semua hal yang berurusan dengan tumbuh kembang binatang berbulu tersebut.

Binatang kecil berkumis ini bisa dibeli dengan harga yang berbeda-beda tergantung dari ras dan jenis yang dipilih si pembeli.

Biasanya orang-orang mendapatkan anak kucing yang hendak dipelihara dari petshop ataupun peternak kucing, namun tak jarang pula kucing yang dipelihara diambil di jalanan ataupun tiba-tiba ada keberadaannya.

Cara terakhir inilah yang pada akhirnya melahirkan sebuah teori unik tentang bagaimana kucing sebenarnya memiliki kekuatan untuk memilih sang pemiliknya lewat alam semesta untuk menjadi peliharaan kita, dibalik sosoknya yang lucu dan menggemaskan ada kekuatan kosmik yang menyertai.

Teori tersebut bernama Cat Distribution System, sebuah pembahasan populer di kalangan pecinta kucing mulai sejak 2 tahun silam.

Awal mula teori ini berkembang adalah dari beberapa postingan viral di tahun 2022-2023 awal yang menceritakan bagaimana awal pemilik kucing bertemu dengan kucing kesayangannya dan akhirnya memutuskan untuk merawat seekor kucing.

Dari banyaknya cerita yang dikisahkan, semuanya memiliki pola yang hampir sama yakni rasa simpati terhadap seekor kucing kecil yang entah darimana tiba-tiba menghampiri di kehidupan kita.

Fenomena ini saking kerapnya terjadi menjadi sebuah kebetulan yang dianggap klise dan tak berarti bagi masyarakat secara luas. Sehingga kita jarang mempertanyakan kenapa hal ini terjadi begitu acak dan random.

Narasi ini kemudian berkembang di sosial media dan melahirkan sebuah frase bahwa aslinya bukanlah kita (manusia) yang memilih kucing menjadi peliharaan kita, namun justru kucing lah yang memilih siapa yang akan ia pilih menjadi sang pemilik.

Frase Cat Distribution System ini bermula dari TikToker bernama @hermes.the.cynic yang mulai mendiskripsikan kejadian kucing yang tak diketahui asalnya tiba-tiba tinggal di sekitar tempat tinggal seseorang lalu secara otomatis menjadi dekat dan kini hidup bersama.

Kedatangan mereka dianggap sebagai upaya alam semesta untuk mempersatukan dua makhluk hidup untuk menjadi partner yang akan saling memberi kebahagiaan diantara keduanya.

Baca Juga: Punya Karakteristik yang Unik, Berikut Ini 6 Fakta Menarik yang Jarang Diketahui Orang Tentang Kucing Putih

Orang-orang yang mengaku mendapatkan kucing dari cara ini merasa bahwa mereka adalah orang yang "terpilih" dan dirasa sudah memenuhi syarat dari alam semesta untuk merawat kucing hingga akhir hayatnya.

Namun, Organisasi Kesejahteraan Hewan; PETA menganggap bahwa fenomena ini keliru dan justru dapat membuat orang mengabaikan fakta overpopulasi kucing yang mengancam spesies lain.

PETA menganggap bahwa Cat Distribution System adalah hasil dari overpopulasi kucing liar, jadi banyak sekali anak kucing yang berkeliaran di sekitar kita. Menurut PETA, fenomena ini juga bukanlah solusi untuk permasalahan overpopulasi tersebut.

Source: Reddit, PETA, TikTok

Editor : Baskoro Septiadi
#Teori Cat Distribution System #Cat Distribution System #Memilih Kucing #Kucing Peliharaan #Teori Kucing Peliharaan