Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Obsesi Masyarakat Meksiko Terhadap Anime Dragon Ball yang Membuat Pemerintah Jepang Sempat Geram

Aby Genta Putra Prasetya • Minggu, 5 Januari 2025 | 15:48 WIB
Salah Satu Mural Populer Tentang Dragon Ball yang Menghiasi Dinding di Mexico
Salah Satu Mural Populer Tentang Dragon Ball yang Menghiasi Dinding di Mexico

RADARSEMARANG.ID - Jika biasanya sebuah anime merupakan tayangan hiburan yang difungsikan sebagai keperluan entertainment saja, namun berbeda dengan Dragon Ball di Mexico.

Masyarakat di negara ini begitu mencintai dan terobsesi dengan anime buatan Akira Toriyama, Dragon Ball. Hampir mayoritas penduduknya merupakan penonton dari serial anime Jepang tersebut.

Di jalanan Mexico, kita bisa menemukan mural-mural yang menggambarkan kegagahan Son Goku, karakter utama dari Dragon Ball, berikut juga dengan Frieza, ataupun karakter lain seperti Piccolo dan Gohan.

Kecintaan terhadap anime Dragon Ball ini berawal dari masa kecil sebagian besar masyarakat Mexico yang hanya mendapatkan hiburan dari tayangan televisi yang pada masa tersebut adalah Dragon Ball ini.

Uniknya kepopuleran Dragon Ball di negara Sombrero tersebut pernah hampir membuat perselisihan kecil antara Jepang dan Meksiko.

Kala itu di tahun 2018, season akhir dari serial Anime Dragon Ball Super mencapai finalnya setelah kurang lebih 100 episode mengudara.

Banyak kota-kota yang ada di Meksiko mulai menyiapkan pesta untuk merayakan beberapa akhir episodes sebelum Dragon Ball Super berakhir.

Banyak event-event nonton bareng yang direncanakan oleh para promotor demi memeriahkan euphoria masyarakat Meksiko yang menantikan ending season anime favorit mereka tersebut.

Di kota seperti Ciudad Juarez dan Coahuila, misalnya ratusan anak muda menginisiasi acara nobar ini dengan menyebarkan pamflet-pamflet serta banner dalam jumlah yang masif.

Sayangnya, TOEI Animation selaku studio yang menggarap animasi Dragon Ball tidak senang dengan hal tersebut. TOEI lalu memberikan ultimatum yang menyatakan bahwa mereka tidak memperbolehkan anime tersebut ditayangkan dalam cara seperti itu.

TOEI juga menyatakan bahwa pihaknya tidak terlibat sebagai sponsor untuk seluruh acara yang dilakukan di tempat-tempat tanpa izin resmi.

Hal ini kemudian disusul dengan datangnya sebuah surat dari pemerintah Jepang lewat Kedutaan Besar Jepang di Meksiko yang berisi ketidaknyamanan TOEI Animation dan menuntut pembatalan seluruh acara yang akan segera diselenggarakan.

Baca Juga: Kisah Cinta Unik Grape, Seekor Penguin yang Terobsesi dengan Karakter Anime

Tak ingin mengecewakan rakyatnya dan tak juga ingin masalah ini makin membesar, Gubernur Juarez yakni Mayor Armando Cabada memilih untuk melakukan negosiasi kepada TOEI langsung serta meminta izin.

Pendekatan ini untungnya berhasil, Mayor Armando berhasil meluluhkan hati TOEI Animation dan mengantongi izin untuk penayangan episode dua hingga terakhir dari keseluruhan series Dragon Ball Super.

Acara nonton bareng ini pun terlaksana dengan meriah di Plaza de La Mexicanidad yang berhasil menarik sebanyak 15.000 orang untuk menonton bersama anime favorit warga Negeri Sombrero tersebut.


Source: Reddit, Know Your Meme

Editor : Baskoro Septiadi
#Obsesi Meksiko Dengan Dragon Ball #Dragon Ball di Meksiko #Obsesi Anime Dragon Ball #Membuat Pemerintah Jepang Geram #Anime Dragon Ball