RADARSEMARANG.ID - Teh Novi, atau Pratiwi Noviyanthi, kembali angkat bicara mengenai polemik uang donasi Agus Salim, korban penyiraman air keras.
Dalam video di channel YouTube miliknya, Teh Novi menjelaskan asal mula pembukaan uang donasi Agus Salim yang tampak menjadi kontroversi di mata publik.
Klarifikasi Teh Novi ini diungkapkan bersama kuasa hukum Garry Julian dalam menanggapi persoalan kisruh uang donasi Agus Salim.
Pada video tersebut, Teh Novi mengklarifikasi asal mula pembukaan uang donasi Agus Salim diminta oleh Mbak Fulan, saudara istrinya Mas Agus.
Dalam keterangannya, Teh Novi juga menunjukkan tangkapan layar dari pesan obrolan dengan permintaan Mbak Fulan tersebut.
Teh Novi memaparkan “Guys nah oke jadi banyak juga yang menanyakan sama saya terkait siapa yang ngizinin open donasi. Nah ini guys chatnya”.
“Nah itu dia jadi yang meminta tolong open donasi adalah Mbak Fulan selaku dari saudara istrinya Mas Agus,” bebernya.
Menurut Novi, yayasannya menerima permintaan tersebut dengan niat tulus untuk membantu Agus Salim yang membutuhkan bantuan.
Teh Novi menyatakan niat baiknya hanya untuk membantu dan mereka datang ke rumah Agus setelah diminta beberapa kali.
Pihak yayasan Teh Novi kemudian mengatur waktu dengan menekankan bahwa semua dilakukan sesuai dengan etika niat baik untuk membantu.
“Jadi Kita diundang ya guys, kita ditanyakan kapan kita datang. Saya juga kalau misalnya enggak disuruh masuk, kan kita enggak mungkin masuk”.
“Kita punya etika tata krama sopan santun ketika kita datang niat baik ke rumah orang disambut ya kita masuk gitu,” ungkapnya.
Teh Novi menceritakan, pembukaan uang donasi dilakukan atas permintaan keluarga Agus. Nama rekening donasi yang digunakan juga milik Agus, sesuai permintaan mereka.
Pada saat podcast dengan Denny Sumargo, Teh Novi menjelaskan “Dan sekali lagi Mas Agus pun dan keluarga yang meminta untuk rekeningnya dia yang dicantumkan”.
Ia juga menegaskan niat utamanya membantu Agus menyelesaikan pengobatannya, dan menekankan pentingnya transparansi dalam mengelola donasi.
Masih menurut Teh Novi, komunikasinya dengan keluarga Agus pada awalnya berjalan lancar, dan mereka mempercayakan yayasan untuk mengelola uang donasi.
Namun, dugaan penyalahgunaan uang donasi Agus Salim kian menjadi kendala hingga muncul stigma negatif ke publik terhadap keduanya.
Novi juga mengakui kebingungan dari stigma negatif yang muncul setelah isu ini menjadi perbincangan publik, bahkan dia sendiri tak bisa mengendalikannya.
“Itu kan di luar dari kuasa kita kan kita enggak pernah meminta netizen, netizen Ayo dong tolong bully. Padahal kita enggak pernah ada kayak gitu dan tidak ada niat juga yang seperti itu,” ucap Teh Novi.
Bahkan, Teh Novi mempertanyakan apakah uang donasi sebesar Rp 1,5 Miliar akan tercapai jika tujuannya untuk membayar utang keluarga dibandingkan untuk pengobatan.
“Tapi intinya yang saya ceritakan dari awal sampai akhir semuanya adalah fakta. Kita hanya mau yang terbaik untuk Mas Agus aja gitu. Supaya apa, Mas Agus clear dengan pengobatannya,” pungkas Teh Novi.
Editor : Baskoro Septiadi