RADARSEMARANG.ID, Pak Tarno, atau dengan nama lengkap Tarno Suprapto, adalah sosok pesulap tradisional asal Indonesia yang mulai dikenal publik melalui ajang "The Master" pada tahun 2009 acara besutan Deddy Corbuzier.
Berasal dari Brebes, Jawa Tengah, ia memulai perjalanannya di dunia hiburan sebagai pengamen keliling sebelum akhirnya dikenal luas sebagai pesulap.
Dengan gaya humoris dan trik sulap sederhana, Pak Tarno berhasil mencuri hati banyak penonton, terutama kalangan anak-anak.
Salah satu ciri khas Pak Tarno adalah ucapan “Tolong dibantu ya” yang kerap ia lontarkan saat beraksi.
Dikenal dengan penampilannya yang selalu mengenakan blazer kotak-kotak dan peci, Pak Tarno menyuguhkan hiburan yang ringan, sederhana, dan penuh tawa.
Berbeda dengan pesulap modern yang kerap menyuguhkan trik-trik rumit, Pak Tarno tetap setia dengan gaya sulap tradisional seperti mengeluarkan benda dari keranjang atau mengubah barang kecil menjadi besar.
Semua itu dibawakannya dengan gaya kocak yang membuat penonton merasa dekat.
Berkarya di Atas Kursi Roda
Meski usianya yang kini sudah memasuki 74 tahun dan kesehatannya mengalami penurunan, Pak Tarno tetap semangat menghibur publik.
Baru-baru ini, publik dikejutkan dengan kabar bahwa Pak Tarno kini tampil sambil duduk di atas kursi roda akibat stroke yang menyerangnya untuk keempat kalinya.
Walau kondisi fisiknya tak lagi seperti dulu, semangat Pak Tarno untuk terus berkarya dan menghibur tidak pernah pudar.
Meski harus dibantu orang lain saat melakukan aksinya, Pak Tarno masih menunjukkan semangatnya dengan mengucapkan jargonnya yang terkenal, “Prok prok prok.”
Namun, sayangnya, suara beliau terdengar kurang jelas saat berbicara kalimat lainnya.
Kini, Pak Tarno lebih banyak menggunakan tangan kanannya dalam melakukan trik sulapnya, didampingi seorang pria yang membantunya selama pertunjukan.
Kondisi kesehatannya ini ramai dibicarakan setelah video penampilannya sambil duduk di kursi roda viral di media sosial.
Dalam sebuah unggahan di akun Instagram @paktarnomanagementofficial dan @kojimanagementartist, warganet turut mendoakan kesembuhan Pak Tarno.
Bahkan, pesulap muda Marcel Radhival, yang dikenal dengan nama Pesulap Merah, turut memberikan dukungan moral melalui kolom komentar, menyarankan agar Pak Tarno lebih banyak beristirahat.
Perjuangan dan Keteguhan Hati
Meskipun telah empat kali mengalami stroke, Pak Tarno terus berusaha tetap aktif di dunia hiburan.
Pada tahun 2018, Pak Tarno pernah dikabarkan menderita stroke ringan. Namun, semangatnya tak pernah surut.
Bahkan di tahun 2023, ia sempat menjadi sorotan karena mengaku ditipu oleh manajernya, yang sempat membuat kondisi finansialnya terganggu.
Meskipun begitu, Pak Tarno tetap teguh menjalani hidup dengan penuh optimisme.
Pak Tarno adalah sosok yang memberikan teladan bahwa meskipun tubuh kita memiliki batasan, semangat dan tekad untuk berkarya tidak pernah boleh padam.
Meski di atas kursi roda, ia tetap membawa senyum dan kebahagiaan kepada penontonnya, membuktikan bahwa sulap bukan hanya soal keajaiban, tetapi juga bagaimana menciptakan tawa dan kebahagiaan bagi banyak orang.**
Editor : Tasropi