RADARSEMARANG.ID - Dengan ramainya coffeeshop yang makin bertebaran dimana-mana, tentunya menjadikan skena per-kopi-an turut melambung namanya di masyarakat.
Masyarakat yang biasanya awam dengan berbagai jenis olahan kopi, di tahun-tahun terakhir ini mulai terbiasa dengan istilah-istilah sulit dari berbagai jenis buah yang menjadi bahan baku minuman berkafein tersebut.
Dalam segi ekonomi, perkembangan kultur ini justru menguntungkan berbagai petani kopi lokal dari berbagai daerah, tentunya karena permintaan yang besar dari pasar.
Karena hal tersebut pula, banyak orang-orang yang mulai menjajal keberuntungan untuk membuka kedai kopi atau coffeeshop lokal dengan berbagai nama unik dan menarik kawula muda untuk singgah.
Menjamurnya kedai-kedai kopi tentunya berimbas dengan makin banyak pula orang yang terjun langsung bekerja dari bisnis-bisnis kopi yang menggiurkan.
Salah satunya menjadi barista, atau dalam arti lain adalah penyaji kopi. Berasal dari bahasa Italia yang merujuk pada seseorang yang bekerja dibelakang bar (menyajikan dan membuat kopi untuk pelanggan).
Barista merupakan pekerjaan yang lumayan populer di kalangan generasi muda karena berbagai hal, terutama gaya hidup, faktor sosial media serta fleksibilitas jam kerja.
Meskipun begitu, sebagai masyarakat awam tentunya kebanyakan hanya mengetahui istilah barista (coffeeshop) atau bartender (bar) untuk sebutan seseorang pramusaji yang menyajikan minuman.
Namun berbeda dengan bartender yang terfokus di sajian berjenis kopi, ada sebutan lain bagi seorang pramusaji yang berfokus di hidangan minuman berbahan teh.
Sommelier merupakan sebuah kata dari Bahasa Prancis yang merujuk pada arti "penjaga kandang" entah bagaimana bisa menjadi sebuah makna untuk profesi orang yang menjadi pramusaji untuk hidangan teh.
Selain fasih untuk menyajikan teh kepada pelanggan, seorang sommelier juga harus paham berbagai cara penyajian teh dari citarasa ataupun variasi jenis teh.
Bahkan seorang sommelier profesional mampu mengetahui sejarah dari sajian teh yang dia buat, dari teh hijau, teh hitam, hingga biru ataupun merah.
Baca Juga: Berkembang Sejak Era Kolonial, Inilah Sejarah Teh Tegal yang Terkenal dengan Aroma dan Rasa Khasnya
Serta sajian makanan yang tepat dalam menjadi teman hidangan yang pas bagi berbagai jenis teh tanpa mengurangi ataupun menghilangkan citarasa dari teh tersebut.
Source: Discovering Tea, Teh Gelas (FB), Indonesia go.id
Editor : Baskoro Septiadi