RADARSEMARANG.ID - Cabang olahraga bulutangkis merupakan salah satu cabor andalan untuk mendapatkan medali Olimpiade bagi Indonesia.
Hal tersebut telah terbukti selama 3 dekade terakhir pelaksanaan kompetisi olahraga tingkat dunia tersebut.
Namun, hal tersebut akan sedikit berbeda di perhelatan Olimpiade tahun ini.
Pada hari Rabu, 31 Juli 2024, telah berlangsung pertandingan cabang olahraga bulutangkis bagi beberapa perwakilan Indonesia yakni tunggal putra dan tinggal putri.
Pertandingan bulutangkis tunggal putra Indonesia diwakili oleh Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting yang sebelumnya sudah ikut berbagai pertandingan bulutangkis di ajang olahraga tingkat internasional.
Meski telah memiliki pengalaman yang mumpuni, kedua atlet tersebut gagal untuk bisa melanjutkan perjuangan di babak 16 besar karena tersingkir di babak penyisihan grup.
Jonatan Christie gagal lanjut ke babak berikutnya karena kalah melawan atlet tunggal putra India, Lakhsya Sen dengan perolehan skor 18-21 dan 12-21.
“Saat poin berjalan ketat kesalahan saya di angka-angka terakhir game pertama sangat krusial. Di game kedua dia lebih percaya diri. Saya sudah coba untuk berani lebih menekan tapi beberapa kali pukulan saya melebar. Rasanya masih campur aduk, saya belum bisa mengungkapkannya,” ungkap Christie yang dikutip via PBSI.
Hal serupa juga dialami oleh wakil tunggal putra Indonesia lainnya, Anthony Sinisuka Ginting yang harus gagal di babak penyisihan grup.
Ginting harus rela menerima kekalahan atas wakil tuan rumah, Toma Junior Popov, dengan perolehan skor 19-21, 21-17, dan 15-21.
“Kecewa dan kesal dengan hasil ini. Saya sudah berusaha tapi itu tidak cukup. Lawan memang lebih baik,” kata Ginting via PBSI.
Kekalahan dua perwakilan tunggal putra Indonesia tersebut mengejutkan berbagai pihak lantaran menjadi kali pertama dalam sejarah perwakilan bulutangkis tunggal putra Indonesia harus gagal dalam penyisihan grup ke 16 besar.
Banyak masyarakat Indonesia yang turut mengungkapkan kekecewaan mereka akan hal tersebut.
“nih cabor paling special treatment nya dibanding yg lain tapi main males malesan keknya emg niatnya cuma pgn liburan,” tulis akun X @losttranslation5.
“Sebenarnya kalah menang sudah biasa di pertandingan, tetapi yg disayangkan cara bermainnya, mentalnya, permainan ga gacor, cepat kehilangan poin, tpi susah dpt poin. Nonton gjw sama kim tdi berasa berkaca kaca sekali,” komentar @raudah_siti.
Sementara itu, bulutangkis tunggal putri Indonesia yang diwakili oleh Gregoria Mariska Tunjung juga melakukan pertandingan di hari yang sama.
Grego berhasil menjuarai grup G setelah menang melawan perwakilan Republik Ceko, Tereza Svabikova, dan berhasil lanjut ke babak 16 besar.
Banyak masyarakat yang menaruh harapan dan mendoakan agar Grego tetap bisa melaju lebih jauh dan membawa medali bagi Indonesia. (mg2)
Editor : Baskoro Septiadi