Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Norilsk, Kota di Rusia Paling Utara yang Suram, Tanpa Matahari dan Tercemar Polusi

Aby Genta Putra Prasetya • Jumat, 21 Juni 2024 | 08:37 WIB
Potret Kota Norilsk di Rusia Utara
Potret Kota Norilsk di Rusia Utara

RADARSEMARANG.ID - Di salah satu bagian paling utara bumi, terdapat sebuah kota yang memiliki julukan kota paling ujung dunia.

Kota bernama Norilsk ini merupakan salah satu kota terdingin yang ada di muka bumi, berjarak 1.800 mil dari Ibukota Moskow dengan landscape penuh salju yang menghiasi jalanan sepanjang tahunnya.

Di kota ini intensitas cahaya matahari yang masuk sangatlah kecil, bahkan musim dingin disini berlangsung selama sembilan bulan.

Dengan lama durasi waktu musim panas tersingkat di dunia yang sama sekali tidak mencairkan salju di wilayah ini.

Untuk memasuki wilayah kota ini, harus menggunakan moda transportasi kapal laut pada musim panas ataupun pesawat pada hari-hari biasa, bisa disebut kota ini merupakan wilayah yang terisolir di Dataran Siberia.

Untuk memasuki wilayah ini juga diperlukan izin yang harus disetujui oleh administrasi kota,yang bisa didapatkan lewat online ataupun melalui bantuan dari agen perjalanan.

Kota yang berada di Provinsi Krasnoyarsk Krai ini pertama kali ditemukan serta didirikan pada sekitar tahun 1930-an.

Alasan mendirikan kota yang hampir tidak mesupport kehidupan manusia adalah karena ditemukannya pertambangan nikel, tembaga dan logam putih palladium terbesar di bumi.

Kota ini didirikan tak lain adalah untuk mengakomodasi para pekerja tambang yang membutuhkan tempat tinggal di sekitar pertambangan tersebut.

Karena padatnya aktivitas tambang di wilayah ini, tentunya berimbas juga terhadap pencemaran lingkungan hidup Norilsk.

Terbanyak diakibatkan oleh aktivitas pencairan logam yang bertanggung jawab atas berbagai polusi, termasuk hujan acid dan kepulan asap.

Norilsk adalah rumah bagi sekitar 17.000 penduduk dan pekerja yang sudah mendiami wilayah ini sejak masa Era Uni Soviet masih berkuasa di Rusia.

Baca Juga: Trailer Quiet Place: Day One Sudah Rilis, Menceritakan Bagaimana Awal Mula Dunia Menjadi Sunyi Karena Invasi Monster

Seluruh bangunan di kota ini didesain untuk bertahan dari kencangnya angin dan suhu dingin ekstrim yang bisa membahayakan tubuh.

Karena dibangun diatas permafrost, seluruh bangunan memiliki arsitektur panggung yang mengambang, dan dibangun saling berhimpitan, menyisakan sedikit celah untuk jalan setapak yang bisa dilalui warga.

Salah satu bangunan yang unik dan paling terkenal adalah Masjid Nord Kamal, tempat ibadah bagi umat muslim yang berada di kawasan ini serta para turis.

Masjid Nord Kamal sendiri memiliki julukan Masjid Paling Utara, mengingat geografis kota ini yang berada di titik paling utara bumi.

Source: NASA, Russia Beyond

Editor : Baskoro Septiadi
#Kota Tanpa Sinar Matahari #Kota Paling Suram Russia #Kota Norilsk Paling Suram #Kota Norilsk Russia #Kota Russia Paling Utara