Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Peneliti Temukan Sejumlah Air di Gunung Olympus Mons, Titik Tertinggi Planet Mars

Aby Genta Putra Prasetya • Senin, 17 Juni 2024 | 02:49 WIB
Potret Penemuan Air (H2O) di Planet Mars
Potret Penemuan Air (H2O) di Planet Mars

RADARSEMARANG.ID - Alam antariksa memang masih menyimpan banyak sekali misteri dan kebenaran yang belum diketahui oleh manusia.

Bahkan, ada saja hal-hal yang mampu membuat kita merasa takjub dengan penemuan-penemuan baru para ahli tentang alam raya yang luas ini.

Baru-baru ini ilmuwan berhasil merilis bukti konkrit terkait penemuan air di planet yang menjadi tetangga dari Bumi yaitu Planet Mars.

Penemuan ini berhasil ditemukan oleh antariksawan dan kelompoknya yang tergabung dalam tim astronom pascadoktoral dari Brown University.

Nama astronom tersebut adalah Adomas Valantinas, ia dan timnya berhasil mendeteksi keberadaan embun air beku pada lapisan tertinggi di Planet Mars.

Lapisan tertinggi ini berada di Mons Olympus, yakni sebuah gunung terbesar yang memiliki ketinggian hingga 22.500 meter, tiga kali lipat dari gunung tertinggi di Bumi, Everest.

Embun air beku ini ditemukan dengan bantuan teknologi dari Color and Stereo Imaging Systems (CaSSIS), salah satu instrumen dalam satelit trace Gas Orbiter milik Uni Eropa.

Lalu dilakukan penelitian tambahan dengan media citra resolusi tinggi yang berada di CaSSIS untuk mengkaji lebih jauh.

Penemuan ini disebut cukup membingungkan ilmuwan karena tempat ditemukannya unsur H2O(air) ini berada di garis ekuator milik Mars.

Sehingga ilmuwan kembali mempertanyakan dan meneliti ulang dinamika iklim di Planet Merah tersebut.

Selama bertahun-tahun, ilmuwan mengetahui kalau ada sejumlah besar es yang terperangkap di dalam Kutub Mars.

Namun es yang berada di dalam Kutub Mars ini bukanlah es yang terbuat dari air (dihidrogen monoksida), melainkan dari karbon dioksida yang disebut es kering.

Baca Juga: Begini Peringatan BMKG, Terkait Fenomena Perubahan Suhu Cuaca Panas Bumi Semakin Tinggi

Menurut penelitian ini, embun air beku hanya muncul di kaldera Olympus Mons hanya beberapa jam setelah matahari terbit. dan kemudian akan menguap karena radiasi matahari.

Lapisan embun beku ini juga diketahui sangatlah tipis, bahkan hingga setipis rambut manusia. Namun diperkirakan atmosfir Mars menyimpan sekitar 15.000 ton air dalam siklus mengembun dan hujan di permukaan.

Berkat penemuan Adamas ini, ilmuwan kini tengah berupaya untuk meneliti lebih lanjut tentang es dari air (dihidrogen monoksida) yang ditemukan di puncak Olympus Mons serta kemungkinannya untuk mensupport kehidupan.

Source: Infoastronomy.org

Editor : Baskoro Septiadi
#Peneliti Temukan Air di Mars #Air di Titik Tertinggi Planet Mars #Peneliti Temukan Air di Olympus Mons #Air di Planet Mars #Air di Puncak Olympus Mons