RADARSEMARANG.ID - Warganet Korea Selatan atau biasa disebut K-Netz geram lantaran dugaan mereka bahwa Pemerintah China memperlakukan seekor panda dengan tidak baik.
Panda yang dimaksud adalah seekor panda betina yang diberi nama Fu Bao. Fu Bao sendiri adalah panda pertama yang lahir di kebun binatang Korea Selatan.
Ia dikembalikan ke negara asalnya China, melalui hukum yang telah disetujui bahwa seluruh panda yang ada di dunia adalah hak dari Republik Rakyat Tiongkok.
Maka dari itu panda-panda yang berada di luar Tiongkok dikarenakan hubungan bilateral yang terjadi di antara dua negara.
Saat panda yang dipinjamkan ke negara lain berhasil memiliki keturunan, maka anak dari panda tersebut akan diserahkan kembali ke Negeri Tirai Bambu.
Begitu pula dengan Fu Bao, yang sudah menjadi salah satu hewan kesayangan masyarakat Korea Selatan, karena bagi mereka selain kelucuan dan tingkah menggemaskannya. Fu Bao menjadi simbolisme kebangkitan dan harapan saat terjadi pandemi Covid-19 silam.
Baca Juga: Mengenal Hewan Bulu Babi, Binatang Laut Berduri yang Membuat Youtuber Medy Renaldy Dihujat
Setelah beredar foto-foto terkini yang memperlihatkan kondisi terbaru dari panda Fu Bao, banyak dari K-Netz yang geram dan bahkan mendemo gedung Kedubes Tiongkok di Myeongdong, Korea Selatan.
Dalam foto yang tersebar di internet, kondisi Fu Bao kini berada di atas lantai semen yang terlihat berantakan, lalu ada bagian lehernya yang rontok dicurigai karena bekas tali kekang.
Komunitas para pecinta Fu Bao yang bernama Galeri Fu Bao tersebut melancarkan demonstrasi selama 8 jam untuk menuntut jawaban dari kondisi Fu Bao.
Mereka bahkan membawa sebuah truk untuk membawakan pesan yang mereka bawakan untuk pemerintah RRC melalui Kedubes yang ada di Korsel, berikut isi pesan dari para demonstran.
"Kami mempercayai kalian untuk memperlakukannya seperti seorang putri, tapi apakah benar kalian sudah merawat (Fu Bao) dengan baik? Jelaskanlah!
Kalian bilang ia adalah harta nasional, tapi apa benar kecurigaan tentang perawatannya? Jelaskan dengan sejujurnya!”
Banyak spekulasi mencuat terkait kondisi terkini dari panda kesayangan masyarakat Korea Selatan tersebut, beberapa bahkan mengatakan bahwa Fu Bao digunakan untuk kepentingan pribadi dan hiburan bagi pejabat di China.
Namun para Netizen asal China berdalih bahwa Fu Bao sedang menjadi objek dalam sebuah kegiatan "pengalaman memberi makan panda" di tempat konservasi panda baru-baru ini.
Menyadari bahwa isu ini semakin membesar, Pusat Penelitian Panda Tiongkok melalui aplikasi Weibo merilis sebuah video klarifikasi berdurasi 1 menit 30 detik yang berisi:
"Kami baru saja mengambil (videonya) hari ini. Fu Bao ada di Pangkalan Pelatihan Wurong. Dia berkomunikasi sama panda tetangga lewat jendelanya, memungkinkan penjaga kebun binatang untuk mengamatinya dari dekat, dan dia secara bertahap menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Dia semakin dekat untuk bertemu dengan publik."
"Foto Fu Bao yang beredar di Internet dipastikan ilegal dan kami sudah melaporkannya kepada pihak berwajib. Kami akan mengumumkannya saat hasil penyelidikannya keluar. Saat ini, telah dikonfirmasi bahwa tidak ada orang selain pihak yang bersangkutan masuk, menyentuh, memberi makan dan merekam Fu Bao.”
Namun paska diupload video tersebut, justru makin memperbesar isu dan menimbulkan kecurigaan baru K-Netz terhadap nasib Fu Bao di rumah barunya tersebut.
Source: @tang_kira(X), Naver, Weibo
Editor : Baskoro Septiadi