Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Banyak yang Merasa Aneh, Begini Penjelasan Penghobi Denim yang Jarang Mencuci Celananya

Aby Genta Putra Prasetya • Rabu, 8 Mei 2024 | 15:13 WIB
Ilustrasi: Banyak yang Merasa Aneh, Begini Penjelasan Penghobi Denim yang Jarang Mencucinya
Ilustrasi: Banyak yang Merasa Aneh, Begini Penjelasan Penghobi Denim yang Jarang Mencucinya

RADARSEMARANG.ID - Denim atau jeans adalah sebuah jenis material kain yang berasal dari katun dan bertekstur kasar tetapi kokoh.

Penggunaan denim meluas seiring tenarnya budaya western, khususnya Amerika Serikat yang mempopulerkan jenis kain ini.

Awalnya denim digunakan oleh para pekerja kasar dan buruh untuk melindungi mereka dari goresan-goresan atau luka yang disebabkan dari pekerjaannya.

Para koboy dan penambang emas Amerika, khususnya wilayah-wilayah wild west juga dikenal sebagai pionir dalam penyebaran denim yang ikonik.

Seiring berjalannya waktu, bahan denim ini sudah berubah pergeserannya menjadi sebuah lifestyle item yang digemari banyak orang, salah satu yang kemudian mempopulerkannya ke seluruh dunia adalah para selebritis.

Dengan kesan yang kuat dan liar, artis-artis tenar seperti James Dean kemudian dikenal karena seringnya ia tampil dan beraksi di layar kaca mengenakan celana berbahan denim.

Denim ataupun Jeans menjadi ikon fashion yang hingga kini digemari oleh hampir semua orang di dunia, penyebarannya pun meluas dan menjadi tren yang hingga kini masih diminati.

Denim khususnya yang sudah berbentuk celana diklaim memiliki penampilan menarik apabila sudah berumur dan dipakai dengan konsisten oleh sang pemilik.

Hal tersebut lantaran motif yang timbul akibat pemudaran karena penggunaan jeans sehari-hari, biasanya berbentuk garis-garis pudar yang tampak mencolok dari warna aslinya.

Menurut @DarahkuBiru, komunitas forum bagi para penggemar denim mengatakan bahwa pudarnya warna ini biasa disebut fades/fading/evolution atau patina.

Untuk menghasilkannya, perlu pemakaian yang konsisten agar gesekan yang ditimbulkan antar kain bisa membuat pewarna denim makin memudar.

Selain pemakaian rutin, di kalangan para penghobi ada sebuah kebiasaan yang dianggap aneh bahkan jorok oleh orang-orang awam, yakni kebiasaan tidak mencuci jeans atau denim mereka dalam jangka waktu yang lama.

Baca Juga: Outsole Sepatu Brand Lokal ini Kena Kritik, Diduga Merendahkan Batik Kawung

"Nah lanjut lagi kalo jarang dicuci, itu garis-garis fading bakalan lebih keliatan dan kontras. Hal yang diidam-idamkan oleh denimhead" ujar @DarahkuBiru pada aplikasi X.

Kembali ke timeline sejarah, awalnya opini ini berkembang oleh sebuah merk denim asal Swedia bernama Nudie Jeans yang menyarankan untuk tidak mencuci denim dalam rentang waktu 6 bulan.

Dari anjuran tersebutlah yang mengilhami para denimhead untuk mulai mencari fading dengan cara yang sering dianggap jorok oleh sebagian orang ini.

Namun @DarahkuBiru juga tidak memaksa agar orang-orang mengikuti cara ini dalam mencari sebuah pola fading yang diinginkan.

" Kalo saran dari kita sih, cobain aja pake jeans(denim) raw dan ga dicuci sampe sekuatnya. Kalo emang kotor, cuci aja karena kebersihan adalah sebagian dari iman"

Sebenarnya, jeans atau denim yang sering dicuci bukan juga penyebab sebuah denim menjadi jelek, malahan dengan sering dicuci bisa membuat denimmu makin bersih dan tahan lama, tambah @DarahkuBiru.

Editor : Baskoro Septiadi
#Denim Jarang Dicuci #Netizen Soroti Kelakuan Penghobi Denim #Jawaban Penghobi Denim #Penjelasan Penghobi Denim #Penghobi Jarang Mencuci Denim