Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sekumpulan Pemuda di Banyumas Terjun Langsung Mengelola Lapangan Desa, Hasilnya Bikin Kagum

Aby Genta Putra Prasetya • Selasa, 23 April 2024 | 19:44 WIB
Penampakan lapangan Desa Papringan yang viral karena hasil kelola klub setempat
Penampakan lapangan Desa Papringan yang viral karena hasil kelola klub setempat

RADARSEMARANG.ID - Memiliki fasilitas umum yang indah secara estetika dan fungsional merupakan impian bagi banyak orang.

Selain nyaman untuk dipandang, keindahan suatu fasilitas umum juga bisa menambah daya tarik untuk masyarakat yang berada di daerah tersebut.

Masyarakat kemudian bisa mengoptimalkan potensi yang bisa dikembangkan dari sumber daya alam maupun sumber daya manusia daerah tersebut.

Hal ini telah dibuktikan oleh sekelompok pemuda penggemar olahraga sepakbola yang berasal dari Kabupaten Banyumas.

Mereka terjun langsung untuk mengurus dan memelihara lapangan yang berada di Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas.

Berbekal dana swadaya dari masyarakat, para pemuda ini yang juga merupakan klub sepakbola amatir bernama Andes 1981 FC mengelola dan memanfaatkan lapangan desa untuk persepakbolaan desanya.

Klub Andes 1981 juga merupakan klub sepakbola yang membawa nama Desa Papringan dan seringkali melakukan pertandingan antar desa dengan klub dari wilayah sekitar.

Klub ini memiliki homebase di lapangan desa Papringan yang viral baru-baru ini karena bentuk lapangan yang bagus dan seperti di stadion besar.

Para pemuda ini sudah aktif merawat lapangan Papringan ini selama empat tahun kebelakang serta didukung oleh masyarakat Desa Papringan.

Menurut @kulturdomestik, mereka telah berhasil membuat tribun penonton, bench para pemain, mengurug tanah, merawat rumput hingga merenovasi basecamp.

Selain dari dana swadaya masyarakat sekitar, Andes FC juga mendapat pemasukan dari hasil penyewaan lapangan, saweran penonton dan juga hasil menang kompetisi yang dilakukan Andes FC.

Seluruh dana yang masuk kantong klub ini digunakan untuk melakukan perawatan rutinan lapangan serta peremajaan lapangan agar menunjang kenyamanan penonton serta pemain.

Baca Juga: Unik, Warung Mie Ayam di Bantul Gandeng Desainer Rilis Sebuah Jersey Merchandise

Bahkan, mereka sama sekali tidak memberatkan kas dana Desa Papringan yang dikeluarkan pemerintah untuk membangun infrastuktur dan kegiatan desa.

Seluruh biaya maintenance dilakukan secara kolektif dan mengandalkan hasil dari lapangan tersebut, dana desa hanya pernah keluar sekali saat pembelian mesin pemotong rumput.

"Dengan semangat tersebut yang sangat terlihat, akhirnya pemerintah desa membelikan mesin pemotong rumput karena sebelumnya selalu sewa" ungkap @andes81 di kanal Instagram.

Mereka menyatakan bantuan tersebut sangatlah berarti bagi keberlangsungan pemeliharaan lapangan desa ini, jika bukan bantuan desa, mereka menyatakan tak akan mampu membeli mesin pemotong rumput tersebut.

Dilansir akun Instagram resmi @andes81, mereka rutin membagikan bagaimana kegiatan sehari-hari klub dan perawatan yang mereka lakukan untuk lapangan desa tersebut.

Mereka memulai semuanya karena rasa kecintaan pada olahraga sepakbola, juga tergerak karena melihat kondisi lapangan desa yang sebelumnya tidak terurus.

Editor : Baskoro Septiadi
#Pemuda Desa Kelola Lapangan Sepakbola #sepakbola banyumas #Lapangan viral hasil swadaya #Lapangan Desa Banyumas #Lapangan Desa Papringan