RADARSEMARANG.ID, PARIS – Penyanyi dan aktris asal Inggris yang jadi ikon Prancis, Jane Birkin, meninggal pada usia 76 tahun di rumahnya di Paris pada Minggu (16/7) waktu setempat. Kementerian Kebudayaan Prancis mengonfirmasi berita duka itu melalui Twitter.
’’Pada 16 Juli 2023, aktris dan penyanyi Jane Birkin meninggal di usia 76 tahun. Kolaborasinya dengan yang terhebat (Serge Gainsbourg, Etienne Daho, dan Agnès Varda) menjadikannya ikon berbahasa Prancis yang tak lekang oleh waktu,’’ kata Kementerian Kebudayaan Prancis.
Presiden Prancis Emmanuel Macron turut memberikan penghormatan terakhirnya.
’’Karena dia mewujudkan kebebasan, karena dia menyanyikan kata-kata terindah dalam bahasa kita, Jane Birkin adalah ikon Prancis. Seorang seniman yang lengkap, suaranya semanis semangatnya yang berapi-api. Dia mewariskan lagu dan gambar yang tak akan pernah meninggalkan kita,’’ tulis Macron via Twitter.
Tak diketahui penyebab kematian aktris kelahiran London itu. Namun, Birkin diketahui mengalami beberapa masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satunya stroke ringan pada 2021 yang membuatnya harus membatalkan beberapa penampilan saat itu. Dia juga pernah mengalami patah tulang belikat. Alhasil, konsernya harus dibatalkan lagi.
Meski lahir dan besar di Inggris, Birkin menemukan ’’rumahnya’’ di Paris. Dia pindah ke Kota Cinta itu pada usia 20 tahun setelah menjalani syuting film Slogan (1969).
Di sana dia bertemu aktor sekaligus penyanyi Serge Gainsbourg, yang kemudian menjadi kekasihnya selama 12 tahun (1968–1980).
Keduanya kerap menghasilkan kolaborasi yang ikonik. Salah satunya lagu Je T’Aime… Moi Non Plus (I Love You… Me Neither) yang dinilai sangat sensual waktu itu.
Sebelum berhubungan dengan Gainsbourg, Birkin menjalin hubungan dengan komposer asal Inggris John Barry.
Mereka memiliki anak bernama Kate Barry yang meninggal dengan tragis di usia 46 tahun setelah terjatuh dari jendela lantai 4 apartemennya pada 2013.
Pada 1984, Birkin duduk di samping Jean-Louis Dumas, CEO Hermes waktu itu, di penerbangan Air France dari Paris ke London. Lalu, tanpa sengaja Birkin menumpahkan barang-barang dari dalam tasnya ke kabin pesawat.
Saat itu dia memakai straw bag karena tak bisa menemukan tas kulit yang dapat menampung barang bawaannya. Dia bertanya kepada Dumas, mengapa mereka tidak membuat tas tangan berukuran besar.
Dumas pun membuat sketsa tas tangan untuk Birkin. Rupanya, Birkin menyukainya dan setuju namanya dijadikan nama tas tersebut.
Itulah asal mula lahirnya tas Birkin yang sangat populer dan menjadi salah satu tas termahal di dunia. Bahkan, Birkin menyadari, banyak orang justru lebih mengenal tas Birkin daripada dirinya.
’’Ketika aku pergi ke Amerika, entah dalam wawancara apa, mereka berkata, ’Maksud Anda Birkin, seperti tasnya?’. Aku berpikir, ’Ya ampun, di obituariku nanti mungkin akan tertulis ’seperti tasnya’ atau semacamnya. Setelah semua ini, kamu mungkin dikenal karena tasnya,’’ ujarnya pada 2018, seperti dilansir dari CBS News. (adn/c18/ayi)
---
TRIVIA Jane Birkin
- - Lagu Je T’aime... Moi Non Plus memuat cuplikan rekaman suara orgasme Birkin. Karena itu, lagu tersebut dianggap sangat sensual. Lagu itu pun dilarang di beberapa negara. Bahkan, lagu tersebut dikecam oleh Vatikan.
- - Birkin pernah meminta Hermes untuk berhenti menggunakan namanya dalam tas Birkin berbahan kulit buaya. Itu setelah dia mengetahui dari PETA bahwa Hermes melakukan eksploitasi dan kekerasan terhadap buaya untuk mendapatkan bahan baku tas tersebut.
- - Birkin belajar bahasa Prancis dari sebuah perekam kaset. Selain itu, Serge juga membantunya, terutama mempelajari bahasa slang yang lebih santai.
- - Tak seperti kolektor Hermes yang mengoleksi lusinan tas Hermes seharga miliaran rupiah, Birkin hanya memiliki 5–6 tas Birkin sejak bertemu Dumas pada 1984. Biasanya, dia menyumbangkan tas lamanya ke badan amal untuk dilelang sebelum membeli yang baru.