RADARSEMARANG.ID — Kabar gembira bagi masyarakat penerima bantuan. Saldo rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) dilaporkan mulai terisi dana Bantuan Sosial (Bansos) Tahap 4 secara bertahap sejak awal Oktober hingga Desember 2026.
Penyaluran ini merupakan komitmen Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun anggaran 2026.
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengonfirmasi bahwa distribusi dana perlindungan sosial disalurkan bergelombang di setiap wilayah kerja bank penyalur.
Baca Juga: Bansos Rp600 Ribu Akhir Tahun 2026 Cair! Ini Jadwal Transfer KKS dan Cara Cek NIK Penerima
Selain bank, penyaluran juga tetap dilakukan melalui PT Pos Indonesia untuk daerah yang belum terjangkau KKS.
Kemensos saat ini menggunakan basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan tepat sasaran kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Rincian Saldo Bansos Akhir Tahun 2026 yang Cair
Bagi Anda pemilik kartu KKS merah putih atau pemegang undangan PT Pos Indonesia, berikut jenis dan besaran dana bansos yang ditransfer untuk alokasi triwulan IV (Oktober–Desember):
• BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai): Cair rapel 3 bulan sekaligus dengan total Rp600.000 per penerima.
Baca Juga: Bansos Rp600 Ribu Akhir Tahun 2026 Cair! Ini Jadwal Transfer KKS dan Cara Cek NIK Penerima
• PKH (Program Keluarga Harapan) Tahap 4: Nominal tergantung komponen keluarga. Ibu hamil/balita menerima Rp750.000, lansia/disabilitas berat Rp600.000, serta anak sekolah mulai Rp225.000 hingga Rp500.000.
• BSU (Bantuan Subsidi Upah): Subsidi gaji tunai sebesar Rp900.000 untuk pekerja formal bergaji di bawah Rp3,5 juta per bulan.
• Bansos Pangan Beras: Bantuan stimulus pangan berupa beras cadangan seberat 10 kg per bulan (Total 30 kg hingga akhir tahun).
• PIP (Program Indonesia Pintar): Pencairan sisa dana bantuan pendidikan termin akhir untuk siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK kurang mampu.
• PBI-JK: Bantuan kesehatan gratis berupa pembayaran iuran BPJS Kesehatan senilai Rp42.000 per bulan langsung ke kas BPJS.
Baca Juga: Bansos Rp600 Ribu Akhir Tahun 2026 Cair! Ini Jadwal Transfer KKS dan Cara Cek NIK Penerima
Cara Cek Status Penerima Bansos 2026 Online via HP
Karena transfer dana KKS BRI, BNI, dan Mandiri dikirim secara bergelombang (termin) antarwilayah, Anda wajib mengecek status kepesertaan NIK KTP secara mandiri agar tidak bolak-balik ke mesin ATM.
Berikut dua metode cek bansos resmi dan gratis:
Metode 1: Lewat Browser Situs Resmi Kemensos
1. Buka Google Chrome di HP Anda, masuk ke situs https://cekbansos.kemensos.go.id.
Baca Juga: Bansos Rp600 Ribu Akhir Tahun 2026 Cair! Ini Jadwal Transfer KKS dan Cara Cek NIK Penerima
2. Masukkan alamat lengkap sesuai KTP (Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan).
3. Ketik nama lengkap Anda sesuai identitas KTP.
4. Tulis ulang 4 digit kode captcha pengaman yang tertera pada layar.
5. Klik tombol "CARI DATA". Sistem akan menampilkan jenis bansos dan periode salur aktif Anda.
Metode 2: Lewat Aplikasi Resmi "Cek Bansos"
1. Unduh aplikasi resmi "Cek Bansos" terbitan Kementerian Sosial RI di Google Play Store atau App Store.
Baca Juga: Bansos Rp600 Ribu Akhir Tahun 2026 Cair! Ini Jadwal Transfer KKS dan Cara Cek NIK Penerima
2. Klik opsi "Buat Akun Baru", unggah foto KTP, nomor NIK, dan Nomor KK untuk aktivasi akun.
3. Login menggunakan username dan kata sandi Anda yang sudah diverifikasi.
4. Masuk ke halaman utama aplikasi lalu pilih menu "Cek Bansos".
5. Masukkan nomor NIK KTP Anda untuk melihat histori penarikan dan transparansi bansos.
Baca Juga: Bansos Rp600 Ribu Akhir Tahun 2026 Cair! Ini Jadwal Transfer KKS dan Cara Cek NIK Penerima
Catatan Penting:
Jika hasil pengecekan di sistem menunjukkan status "YA" atau "Diproses Bank" namun saldo di ATM masih kosong, Anda diharapkan tetap tenang.
Baca Juga: Bansos Rp600 Ribu Akhir Tahun 2026 Cair! Ini Jadwal Transfer KKS dan Cara Cek NIK Penerima
Hal tersebut menandakan data rekening Anda sedang masuk antrean proses clearing perbankan dan dipastikan bakal cair sebelum penutupan tahun anggaran di bulan Desember mendatang. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi