RADARSEMARANG.ID, Harga perak global kembali menguat tajam. Pada 20-21 Agustus 2026, harga perak dunia melonjak 2% dan menembus level $68,2 per ons.
Ini merupakan rekor tertinggi dalam 2 bulan terakhir.
Kenaikan ini sejalan dengan penguatan emas yang sudah di atas $4.500 per ons dan bitcoin yang sempat menyentuh $72.600.
Baca Juga: Bitcoin Ndangak, Setelah Seminggu Ditekan Pasar: Harga US$64.660 & Data Volatilitas Terendah
Pelemahan dolar AS ke level 98,8 poin juga jadi katalis utama.
Namun uniknya, di tengah reli global ini banyak investor perak domestik justru masih mengalami kerugian besar.
Kenapa bisa begitu?
Baca Juga: Kejati Sumsel: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Sudah Kembali, Bank Tak Terlibat Aliran Dana Ilegal
1. Penyebab Harga Perak Dunia Naik Lagi
Ada beberapa faktor yang mendorong harga perak naik lebih cepat dari emas:
Dolar AS Melemah: Indeks DXY turun ke 98,8 poin, terendah sejak pertengahan Mei.
Pelemahan dolar membuat aset logam mulia jadi lebih menarik.
Sinyal The Fed: Risalah rapat Fed menunjukkan sebagian pejabat siap menaikkan suku bunga jika inflasi belum mereda.
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun, Targetkan Pertumbuhan 11,6 Persen
Imbal hasil obligasi 10 tahun AS ada di 4,7%. Pasar kini menunggu data PMI AS akhir pekan ini.
Permintaan Industri & AI: Tidak seperti emas, perak punya peran besar di industri.
Permintaan dari sektor teknologi dan AI terus naik.
Moody's memprediksi total belanja AI global bisa mencapai $785 miliar di 2026 dan $1 triliun di 2027.
Ditambah, pasar perak sudah defisit pasokan selama 6 tahun berturut-turut.
Karena kombinasi faktor investasi dan industri inilah harga perak sering bergerak lebih volatil dibanding emas.
2. Harga Perak Domestik Ikut Naik, Tapi Masih Tertinggal
Di pasar domestik Vietnam per 20 Agustus 2026, harga perak batangan dari merek SACO
MBANK-SBJ, Phu Quy, Ancarat, dan DOJI ada di kisaran 2,31 juta VND/ons untuk beli dan 2,38 juta VND/ons untuk jual.
Naik sekitar 60.000 VND dari hari sebelumnya.
Untuk perak dalam bentuk kilogram dan batangan besar, harganya berada di 617 juta VND/kg beli dan 63,68 juta VND/kg jual. Naik 1,6 juta VND per kg.
Meski naik, kenaikan harga domestik jauh lebih kecil dibanding harga dunia. Selisih harga perak lokal dan internasional masih tinggi di kisaran 10-11%.
Ini terjadi karena permintaan akumulasi perak sudah mulai melambat setelah lonjakan di awal tahun.
Baca Juga: Investor Amerika Masuk Jateng, Garap Pengolahan 1.000 Ton Sampah Soloraya per Hari
3. Ironis: Harga Naik, Investor "Perak Kertas" Masih Rugi 48%
Inilah fakta yang bikin banyak investor gelisah.
Banyak orang yang membeli perak batangan dan ingot di puncak harga awal tahun lalu dengan harga 4,5 juta VND/ons untuk batangan dan 120 juta VND/kg untuk ingot, saat harga dunia sempat ke $121/ons di akhir Januari.
Sampai sekarang mereka masih rugi hingga 48%.
Contohnya, investasi 1,5 miliar VND di perak batangan merek kini nilainya tinggal di bawah 770 juta VND.
Istilah "perak kertas" merujuk pada skema pembelian perak lewat dokumen perjanjian.
Pembeli tidak langsung menerima fisik peraknya, melainkan baru bisa mengambil setelah jangka waktu tertentu.
Skema ini membuat investor terjebak saat harga turun drastis.
4. Prediksi Harga Perak ke Depan 2026-2027
Para analis punya pandangan berbeda soal arah harga perak.
Proyeksi Citi: Harga perak berpotensi lanjut naik mengikuti emas, tapi dengan volatilitas lebih tinggi.
Jika ketegangan di Selat Hormuz mereda dan sikap The Fed tidak terlalu agresif, harga bisa terdorong ke $95 per ons tahun depan.
Namun Citi juga melihat ada peluang 20% harga bisa turun ke $50 per ons.
Proyeksi JP Morgan: Lebih konservatif.
JP Morgan menurunkan estimasi rata-rata harga perak 2026 dari $84 per ons menjadi $70 per ons.
Kesimpulannya, pemulihan permintaan investasi dan faktor industri akan jadi penopang utama.
Tapi risiko penurunan tetap ada jika suku bunga naik.
Tabel: Perbandingan Harga Perak 21 Agustus 2026
| Pasar | Harga | Catatan |
| Harga Dunia | $68,2 per ons | Tertinggi 2 bulan, naik 2% |
| Harga Domestik Batangan | 2,31 - 2,38 juta VND/ons | Naik 60.000 VND/ons |
| Harga Domestik Kg | 617 - 63,68 juta VND/kg | Naik 1,6 juta VND/kg |
| Selisih Domestik vs Global | 10% - 11% | Masih cukup lebar |
Harga perak dunia sedang dalam tren naik dan sudah menyentuh level tertinggi 2 bulan di $68,2 per ons.
Penguatan didukung dolar lemah, permintaan industri AI, dan sentimen logam mulia secara umum.
Sayangnya, investor yang membeli perak fisik di harga puncak awal tahun belum bisa bernapas lega karena masih merugi besar.
Selisih harga domestik dan global yang lebar juga jadi PR.
Ke depan, arah harga perak 2026 akan sangat bergantung pada kebijakan The Fed dan perkembangan permintaan industri teknologi. (tas)
Editor : Tasropi