Dua Pemuda Candisari Ditangkap Usai Tusuk Pria di Jalan Baru Undip Semarang, Korban Alami Tujuh Luka Tusuk

Muhammad Hariyanto • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 15:13 WIB
Dua pemuda warga Kecamatan Candisari diringkus anggota Polrestabes Semarang.
Dua pemuda warga Kecamatan Candisari diringkus anggota Polrestabes Semarang.

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dua pemuda warga Kecamatan Candisari diringkus anggota Polrestabes Semarang. Keduanya melakukan pengeroyokan disertai penusukan terhadap seorang hingga korban dirawat di rumah sakit. 

Informasi yang diperoleh, dua pelaku yakni berinisial AS, 25, warga Tegalsari Timur Candisari dan RL, 21, warga Gunungsari, Jomblang, Candisari. 

Baca Juga: Api Melalap Pasar Modern BSB Semarang, Puluhan Kios dan Lapak Ludes Terbakar

Keduanya diringkus tanpa perlawanan dirumah masing-masing oleh anggota Jatanras Satreskrim Polrestabes Semarang, pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.00. 

Pelaku AS diringkus usai pulang kerja, dan RL diringkus saat sedang tidur di kamar rumah. 

Barang bukti senjata tajam jenis pisau lipat kecil juga ditemukan dari pelaku AS, yang disembunyikan di tempat pemakaman umum, sekitaran dekat rumah AS. 

Selanjutnya dua pelaku digelandang ke Mapolrestabes Semarang guna penyidikan dan proses hukum selanjutnya.

Kasus penusukan ini, terjadi di Jalan Burangrang Utara IV yang dikenal jalan baru Undip, Kelurahan Bulusan Kecamatan Tembalang, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 20.30. 

Baca Juga: Detik-Detik Pasar Modern BSB Semarang Dilalap Api, Dugaan Berawal dari Warung Soto

Sasaran yang menjadi korban penusukan bernama GF, mengalami luka tujuh tusukan di bagian lengan kiri sebanyak tiga kali, bagian dada sebelah kiri satu kali tusukan, bagian punggung sebanyak tiga kali, dan luka memar di bagian mata sebelah kiri dan kepala bagian belakang.

Kejadian penusukan bermula saat Korban dan teman-teman sekitar lima orang sedang nongkrong di lokasi kejadian, persisnya depan warung soto. Kemudian datang dua pelaku jalan kaki, mendekati korban. Sedangkan empat orang lainnya masih menunggu di jarak sekitaran 10 meter. 

Sesaat kemudian, pelaku menanyakan kepada rekan korban terkait orang yang dicari. Kemudian rekan korban, menjawab tidak mengetahui. Selanjutnya, pelaku bergantian menanyakan kepada korban, dan dijawab tidak tahu.

Namun, jawaban korban langsung disambut pukulan oleh pelaku diduga RL. Merasa tak terima dilerai, korban langsung ditarik dan ditusuk oleh terduga pelaku AS, menggunakan sajam yang sudah disiapkan disembunyikan dibalik bajunya.

Selain itu, korban juga dipukul oleh terduga pelaku RL.

Baca Juga: Sempat Terdengar Suara Ledakan saat Kebakaran Pasar Modern BSB Mijen Semarang 

Melihat pelaku menggunakan senjata tajam, rekan-rekan korban langsung lari meninggalkan tempat, dan korban juga berhasil melarikan diri.

Selanjutnya, korban meminta tolong orang yang lewat untuk membantu mengantar ke rumah sakit Nasional Diponegoro Tembalang, lantaran mengalami luka berdarah-darah pada tubuhnya.

Selanjutnya, kejadian ini dilaporkan ke kepolisian. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, didapati ciri-cirinya dan identitas pelakunya hingga akhirnya dilakukan penangkapan.

Wakasatreskrim Polrestabes Semarang AKP Johan Widodo membenarkan adanya penangkapan terhadap dua orang diduga pelaku kasus tersebut. Namun demikian, pihaknya belum bersedia memberikan detail terkait ungkap kasus ini. 

"Iya, ada sementara masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap pelakunya oleh penyidik," katanya, Minggu (26/7/2026).

Editor : Baskoro Septiadi
Jalan Baru Undip Polrestabes Semarang Pengeroyokan Candisari