Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

JBS Perkasa Sambut Baik Kerjasama Koppera Dengan Supplier dan Penyedia Alat Berat

Sulistiono • Senin, 11 Mei 2026 | 10:18 WIB
Caption: Dewan Pengurus Daerah Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (DPD HIMPERRA) Jawa Tengah sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026. (Ist)
Caption: Dewan Pengurus Daerah Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (DPD HIMPERRA) Jawa Tengah sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026. (Ist)

 
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dewan Pengurus Daerah Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (DPD HIMPERRA) Jawa Tengah sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026, di Suri Ballroom, Hotel Somerset, Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (7/5/2026). 

Selain menguatkan program FLPP dan ekosistem pembiayaan untuk memperluas akses MBR terhadap rumah subsidi, forum konsolidasi yang dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, ini juga membahas solusi lintas sektor, salah satunya kemitraan rantai pasok agar pembangunan rumah subsidi lebih efisien dan tepat sasaran. 

JBS Perkasa turut hadir menjadi salah satu penyuplai material pintu baja Fortress untuk perumahan rakyat di wilayah Jawa Tengah melalui Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Koperasi Pengembang Perumahan Rakyat (KOPPERA) dalam Rakerda 2026 itu. 

KOPPERA sendiri diinisiasikan oleh HIMPERRA sebagai akselator koperasi dan pembiayaan perumahan rakyat. National Sales Director JBS Perkasa, Hens Sumarauw, menyambut baik kolaborasi positif ini.

Dia menilai langkah strategis tersebut akan mampu menekan biaya konstruksi. Efisiensi ini krusial agar pengembang tetap dapat menjaga kualitas bangunan di tengah fluktuasi harga material tanpa membebani daya beli masyarakat. 

“Kami mendukung pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk memperpendek waktu masyarakat dalam mempunyai rumah layak huni dan harga terjangkau. Fortress siap menyuplai material pintu rumah yang efisien dan tahan lama sehingga harga rumah tetap terjangkau tanpa ada kompromi soal kualitas,” ujar Hens Sumarauw, dalam keterangannya.

Jawa Tengah diprediksi akan terus menjadi pusat perhatian agenda perumahan nasional dalam waktu dekat. Kementerian PKP telah merencanakan pelaksanaan akad massal sebanyak 62.000 unit rumah subsidi pada Juli 2026 di wilayah ini. 

Adapun DPD HIMPERRA Jawa Tengah memiliki 584 member pengembang aktif dengan total cadangan kaveling siap bangun sebanyak 18.600 unit rumah subsidi hingga akhir 2026. Bila satu unit rumah minimal membutuhkan empat unit pintu, maka peluang penyerapan produk pintu baja Fortress hampir 75 ribu unit.

Hens meyakini, aplikasi pintu baja untuk rumah subsidi akan membuat rumah segmen “akar rumput” itu naik kelas. 

“Untuk developer, tentu ini investasi jangka panjang karena inovasi produk dengan cost efficient itu penting mengingat untuk pembangunan rumah rakyat harga material itu sensitif. Fortress siap mengembangkan produk pintu baja dengan instalasi super cepat, minim perawatan dan umur panjang, sehingga developer bisa hemat biaya konstruksi, sementara konsumen pun bisa hemat biaya maintenance,” terang Hens Sumarauw. 

Sementara itu, Ketua Umum DPP HIMPERRA, Ari Tri Priyono, menyatakan bahwa program 3 juta rumah subsidi membutuhkan ekosistem yang efisien. Pengembang harus menjaga kualitas, tetapi pada saat yang sama harga harus tetap terjangkau bagi MBR. Karena itu, kemitraan dengan berbagai pihak menjadi penting agar rantai pasok di lapangan makin kuat. 

“Penguatan kemitraan untuk menghadapi tantangan biaya konstruksi dan rantai pasok. Kerja sama dengan mitra usaha ini menjadi kunci agar rumah subsidi tidak hanya dibangun, tetapi juga benar-benar bisa dihuni dengan layak," tegas Ari. (sls/web)

 

Editor : Sulistiono
#Himperra jateng #rumah subsidi #mbr