RADARSEMARANG.ID — Pemerintah kembali memberikan kabar baik mengenai penyaluran bantuan sosial (bansos) yang akan dipercepat menjelang akhir bulan November 2025.
Mulai Senin, 24 November hingga 30 November 2025, total tujuh jenis bantuan sosial akan diberikan secara bersamaan dan bertahap melalui Bank Himbara (BRI, BNI, BSI, Mandiri) serta PT Pos Indonesia.
Dilansir dari berbagai sumber termasuk Radar Bogor Jawa Pos Group, disebutkan bahwa ada 7 jenis bansos yang siap mengisi rekening atau diterima KPM menjelang akhir bulan November 2025.
Berikut rincian bantuan sosial yang sedang diberikan, termasuk informasi tentang KPM yang bantuan mereka dibatalkan:
1. Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 3
Pencairan dana pendidikan untuk siswa SD, SMP, dan SMA/Sederajat yang sudah mengaktifkan rekening atau memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) masih berlangsung.
Nominal bantuan bervariasi:
- SD: Rp450.000
- SMP: Rp750.000
- SMA/SMK: Rp1,8 juta
2. PKH Tahap 4 (Reguler)
Pencairan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4 berlangsung terus melalui seluruh Bank Himbara dan PT Pos Indonesia, dengan target kepada 10 juta KPM.
3. BPNT Tahap 4 (Reguler)
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 terus diberikan kepada 18,3 juta KPM, baik melalui KKS Merah Putih maupun PT Pos Indonesia.
KPM yang belum menerima bantuan diminta untuk memeriksa saldo secara berkala.
4. Bantuan Penebalan Rp400.000
Bantuan tambahan sebesar Rp400.000 sedang diberikan, khusus untuk KPM yang menggunakan KKS baru yang berasal dari PT Pos Indonesia.
5. Bantuan Pangan (Beras 20 kg dan Minyak Goreng 4 Liter)
Penyaluran bantuan pangan (beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter) telah dimulai di berbagai wilayah.
KPM yang sudah menerima surat undangan harus segera mengambil bantuan sesuai jadwal.
Jika tidak mengambil bantuan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter hingga 5 hari setelah tanggal yang ditentukan, bantuan akan dibatalkan dan dialihkan ke penerima lain.
6. BLT Kesra Rp900.000
Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 (alokasi 3 bulan) terus diberikan secara bertahap melalui KKS Merah Putih (Bank Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Bantuan ini ditujukan kepada lebih dari 35 juta KPM yang berada di desil 1 hingga desil 4 DTSEN, termasuk KPM PKH/BPNT yang berada di desil tersebut.
Pencairan pada akhir pekan (Minggu, 23 November 2025) lebih banyak ditujukan kepada KPM yang memiliki KKS baru untuk PKH, BPNT, dan BLT Kesra.
Pencairan bansos BLT Kesra Rp900.000 terpantau aktif di Bank BRI dan BNI, termasuk di wilayah Jawa Barat (Purwakarta) dan Jawa Tengah.
Cara Cek Status Bansos via DTSEN
Agar bansos cair lancar, pastikan data Anda aktif dalam sistem DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).
DTSEN adalah database terpadu yang berisi data sosial ekonomi seluruh penduduk Indonesia, khususnya kelompok miskin dan rentan.
Data ini menjadi dasar pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial.
Cara Cek Data DTSEN
Melalui Website Cek Bansos Kemensos
Buka: cekbansos.kemensos.go.id
Pilih provinsi, kabupaten, kecamatan, desa
Masukkan nama lengkap sesuai KTP
Ketik kode captcha
Klik “Cari Data”
Lihat hasil: jika muncul nama dan jenis bansos, artinya data aktif
Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 4: Rp600 Ribu, Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Siap Cair di Kabupaten Ini
Melalui Dinas Sosial
- Datang ke Dinas Sosial kabupaten/kota
- Bawa KTP dan KK asli
- Minta petugas cek status di sistem DTSE
- Tanyakan jenis bansos yang berhak diterima
Melalui RT/RW
- RT/RW biasanya punya akses data penerima bansos
- Tanyakan status data keluarga Anda
- Minta bantuan jika ada data yang perlu diupdate. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi