Cara Buka Rekening Bank untuk Menerima BSU BPJS Ketenagakerjaan 2005 Karyawan dan Guru Honorer
Falakhudin• Rabu, 25 Juni 2025 | 12:19 WIB
Cara Buka Rekening Bank Mandiri untuk Menerima BSU BPJS Ketenagakerjaan 2005 Karyawan dan Guru Honorer
RADARSEMARANG.ID — Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 telah disalurkan kepada para pekerja dan buruh di bulan Juni dan Juli ini.
Diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah mencairkan untuk program bantuan ini.
Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Bidang Hubungan Antar-Lembaga Estiarty Haryani itu mengatakan, Kemnaker mengupayakan pencairan BSU pada minggu kedua bulan Juni 2025.
”Minggu kedua, insyaallah ini dalam upaya juga,” ucap Estiarty setelah acara Futuremakers Youth Employability di Jakarta.
Pemerintah melalui Kemnaker yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Tujuan adanya bantuan ini untuk meningkatkan daya beli di tengah perekonomian yang sedikit lesu.
Program ini pertama kali dibuka pada 2021 saat masa pandemi Covid-19.
Kala itu Pemerintah memberikan bantuan BSU dengan tujuan agar para pekerja dan buruh dapat terus bertahan di masa sulit ekonomi.
Dilansir dari Antara, untuk metode penyaluran adalah dengan dititransfer langsung ke rekening penerima yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.
Para pekerja dan buruh yang telah memenuhi syarat sebagai penerima, masih menantikan kapan BSU 2025 akan cair ke rekening Himbara (Himpunan Bank Negara).
Pihak Kemnaker melalui akun Instagram resminya mengabarkan bahwa penyaluran BSU akan langsung ke rekening penerima.
”Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 akan langsung disalurkan ke rekening pekerja/buruh yang memenuhi syarat. Jadi, nggak perlu daftar apa pun, Rekanaker!” tulis akun @kemnaker pada unggahan Selasa (17/6/2025).
Perlu diketahui bahwa program BSU 2025 kembali digulirkan sebagai salah satu langkah untuk memperkuat stimulus ekonomi nasional.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, pemerintah memberikan BSU senilai Rp300.000 per bulan kepada 17,3 juta pekerja dengan gaji kurang dari Rp3,5 juta per bulan atau di bawah upah minimum provinsi/kabupaten/kota.
Fasilitas tersebut juga diberikan kepada 288.000 guru honorer pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan 277.000 guru honorer pada Kementerian Agama.
Adapun, bantuan subsidi upah akan disalurkan sekaligus pada Juni 2025 dengan anggaran yang berasal dari APBN sebesar Rp10,72 triliun.
Mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 5 Tahun 2025, penerima BSU harus memenuhi sejumlah kriteria, yang meliputi Warga Negara Indonesia yang memiliki NIK, peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025, bergaji maksimal Rp3,5 juta per bulan, bukan ASN, TNI, maupun Polri, serta tidak menerima bantuan sosial lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH) pada saat penyaluran dilakukan.
Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 masih terus menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Masyarakat terus bertanya-tanya mengenai waktu pencairan BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025.
Mengingat, Juni 2025 sudah hampir berakhir.
Berdasar Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2025, BSU rencananya akan disalurkan untuk dua bulan sekaligus.
Adapun besaran bantuan per bulannya adalah Rp 300.000. Oleh karena itu, total, masyarakat dapat mencairkan 600 ribu rupiah.
“Bantuan Pemerintah berupa subsidi Gaji/Upah diberikan dalam bentuk uang sebesar Rp 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) per bulan untuk 2 (dua) bulan yang dibayarkan sekaligus,” bunyi ayat (1) pasal 6 permenaker tersebut.
Rencana awalnya, BSU akan dibagikan sebelum pekan kedua Juni.
Namun, sampai sekarang, tanda tanya mengenai tanggal penyalurannya masih belum terjawab.
Lantas, penyaluran BSU BPJS Ketenagakerjaan itu paling akhir kapan?
Menteri Ketenagakerjaan menyampaikan bahwa BSU sebisa mungkin akan disalurkan sebelum pekan kedua Juni.
Namun, ia tidak memberi rincian tanggalnya.
Pemerintah bakal mencairkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) senilai Rp300 ribu per bulan untuk dua bulan (Juni-Juli 2025) yang ditujukan kepada 17,3 juta pekerja berpenghasilan di bawah Rp3,5 juta dan 565.000 guru honorer.
Kebijakan ini merupakan bagian dari lima paket stimulus ekonomi nasional untuk menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah, terutama pekerja dan guru honorer, di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu konflik geopolitik dan tekanan inflasi.
Total anggaran BSU yang digelontorkan pemerintah mencapai Rp10,72 triliun dari APBN 2025.
Penyaluran BSU akan dilakukan mulai Juni hingga Juli untuk para pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan yang implementasinya dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan.
Tidak hanya itu, pemerintah juga memberikan bantuan subsidi untuk para guru honorer yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama.
Sama seperti pekerja, bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan kepada guru honorer ini juga diberikan untuk dua bulan, Juni dan Juli, yakni Rp600 ribu.
Namun, perlu diketahui, pencairan BSU tersebut hanya dilakukan melalui bank-bank milik negara.
Bagi para pekerja maupun guru honorer yang belum memiliki rekening di bank milik negara harus segera membuka rekening di bank milik negara.
Syarat untuk bisa menerima pencairan BSU salah satunya yakni memiliki rekening aktif di salah satu Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri.
Bagi Anda yang belum memiliki rekening di bank Himbara, perlu mengetahui proses pembukaan rekening yang semakin mudah lewat HP secara online melalui aplikasi.
1. BRI
Untuk membuka rekening BRI, Anda bisa memanfaatkan aplikasi BRImo.
Ikuti langkah-langkah berikut ini:
Unduh aplikasi BRImo di Play Store atau App Store.
Pilih “Belum Punya Rekening BRI”, lalu tentukan produk tabungan dan cabang yang diinginkan.
Lakukan foto e-KTP, isi data diri lengkap, serta verifikasi melalui OTP SMS dan email.
Selanjutnya, lakukan verifikasi wajah (selfie).
Setujui syarat dan ketentuan, lalu buat username, password, dan PIN.
Setelah semua proses selesai, rekening Anda akan langsung aktif dan siap digunakan.
2. BNI
Proses pembukaan rekening BNI dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi BNI Mobile Banking:
Unduh dan buka aplikasi BNI Mobile Banking.
Klik “Buka Rekening BNI”, lalu pilih produk tabungan yang sesuai (biasanya Taplus).
- Siapkan e-KTP, NPWP (jika ada), dan tanda tangan di atas kertas putih.
- Lengkapi data diri, lakukan selfie, dan proses verifikasi.
Rekening aktif setelah muncul nomor rekening dan kartu debit virtual
Penting: Lakukan setoran awal (mulai Rp50.000) agar rekening Anda tidak otomatis tertutup.
3. BTN
Aplikasi BTN Digital (atau BTN Mobile Banking) menjadi solusi untuk membuka rekening BTN secara online:
Unduh aplikasi BTN Digital (atau Btn Mobile Banking).
Pilih “Daftar” > “Buka Rekening Baru”.
Unggah e-KTP dan lengkapi data sesuai identitas.
Masukkan kode OTP yang Anda terima melalui SMS atau email.
Isi data pekerjaan dan penghasilan (opsional jika Anda ibu rumah tangga atau pelajar).
Buat ID pengguna, kata sandi, dan lakukan verifikasi wajah.
Setelah proses selesai, informasi rekening Anda akan dikirimkan melalui email.