RADARSEMARANG.ID, Semarang — BNI didirikan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal 5 Juli 1946 sebagai sebuah bank sentral sekaligus bank umum dengan nama Bank Negara Indonesia.
Bank ini kemudian diresmikan di Yogyakarta pada tanggal 17 Agustus 1946 dengan Margono Djojohadikoesoemo ditunjuk sebagai direktur utama dan Mr. Abdul Karim sebagai sekretaris.
Pada tahun 1949, sesuai hasil Konferensi Meja Bundar, status bank ini sebagai bank sentral dicabut dan diserahkan kepada De Javasche Bank sehingga bank ini hanya menjadi bank umum saja.
Pada tahun 1950, bank ini ditetapkan sebagai sebuah bank devisa.
Bank ini kemudian membuka kantor cabang pertamanya di luar Indonesia, tepatnya di Singapura.
Pada tahun 1960, bank ini meluncurkan layanan Bank Terapung dan Bank Keliling untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanannya.
Pada tahun 1965, sebagai bagian dari penerapan konsep bank berjuang, bank ini digabung ke dalam Bank Indonesia] yang kemudian diubah namanya menjadi ‘Bank Negara Indonesia’.Bank ini lalu beroperasi dengan nama Bank Negara Indonesia Unit III.
Pada tahun 1968, pemerintah memisahkan bank ini menjadi sebuah perusahaan tersendiri dengan nama Bank Negara Indonesia 1946.
Pada tahun 1989, bank ini meluncurkan logo baru berupa “bahtera berlayar di tengah samudra”.
Pada tahun 1992, bank ini diubah menjadi persero dan namanya diubah menjadi seperti sekarang.
Pada tahun 1996, bank ini resmi melantai di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.
Baca Juga: Efisiensi Biaya Haji 2025 Turun Lebih Murah Namun Tetap Berkualitas
Pada tahun 2004, bank ini meluncurkan logo baru mirip kembali logo HUT Bank BNI Sejak tahun 1992 yang masih digunakan hingga saat ini.
Pada tahun 2009, bank ini memisahkan unit usaha syariahnya untuk membentuk BNI Syariah.
Pada tahun 2013, Sumitomo Life Insurance resmi memegang sejumlah saham BNI Life.
Pada tahun 2015, bank ini membuka kantor di Myanmar.
Pada tahun 2016, bank ini dipilih sebagai bank yang melayani pembayaran bagi para investor asing yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia melalui alur Layanan Izin Investasi 3 Jam yang disiapkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), karena bank ini sudah terhubung dengan layanan AHU Online milik Kementerian Hukum dan HAM.
Pada tahun 2021, BNI Syariah digabung ke dalam BRI Syariah sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menyatukan bank syariah milik BUMN.
BNI Sekuritas kemudian juga mendirikan BNI Securities Pte. Ltd. di Singapura.
Pada tahun 2022, bank ini resmi mengakuisisi Bank Mayora dan berencana mentransformasi bank tersebut menjadi bank digital yang fokus pada segmen UMKM.
Bank ini juga mendirikan BNI Ventures untuk berbisnis di bidang modal ventura.
Pada tahun 2023, bank ini mengubah nama Bank Mayora menjadi Hibank.
Salah satu bank Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sedang membuka dua program lowongan kerja untuk SMA/SMK, D3, S1, hingga S2.
Melansir laman resminya, Selasa (14/1), lowongan kerja yang dibuka adalah Officer Development Program (ODP) General Banking dan BINA BNI.
Lowongan kerja 2025 BNI ODP ini dibuka untuk lulusan S1 dan S2.
Lulusan baru atau fresh graduate bisa mendaftar.
Program ODP BNI ini dirancang untuk mengembangkan pemimpin dan profesional masa depan dalam berbagai fungsi perbankan.
Baca Juga: Cara mengisi Daftar Riwayat Hidup Nomor Induk PPPK dan Dokumen yang harus diunggah di SSCASN
Sementara BINA BNI diperuntukkan bagi lulusan SMA SMK hingga S1.
BINA BNI adalah program bagian dari pelatihan dan bimbingan kerja kepada angkatan kerja yang belum berpengalaman.
Program ini memberikan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan (Knowledge, Skill, Ability) yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatihan berbasis teori dan praktik secara langsung.
Berikut kualifikasi dan cara daftarnya.
1. Bina BNI Kantor Wilayah 14 Teller dan Admin
Kualifikasi:
• Warga Negara Indonesia
• Fresh graduate, belum pernah memiliki pengalaman bekerja
• Pendidikan minimal SMA /SMK dengan rata-rata nilai rapor tahun terakhir semester 5 dan 6 minimum 7 atau D1-S1 IPK minimal 2,5
• Usia 18 s/d 25 tahun
• Sehat jasmani dan rohani
• Mampu berkomunikasi dengan baik
• Tidak pernah terlibat dalam kasus narkoba atau pelanggaran hukum lainnya, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
• Mendapatkan persetujuan orang tua untuk mengikuti program pemagangan Bina BNI
• Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama periode pemagangan.
2. ODP General Banking
Kualifikasi:
• Lulusan S1/S2 dari universitas terkemuka dengan bidang studi yang relevan dengan IPK minimal: S1: 3,00 atau setara; S2: 3,25 atau setara.
• Usia maksimal saat mendaftar: S1: 26 tahun; S2: 28 tahun.
• Fasih berbahasa Inggris dan melampirkan skor TOEFL minimal 450 dalam aplikasi, hanya menerima skor yang dikeluarkan oleh lembaga resmi dan valid.
• Memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis yang baik untuk memperoleh informasi yang relevan dan komprehensif.
• Mampu berkomunikasi secara efektif untuk mendapatkan pemahaman dan komitmen dari orang lain.
• Tidak ada anggota keluarga inti yang bekerja di BNI (orang tua, saudara kandung).
• Lajang, belum pernah menikah, dan bersedia tetap tidak menikah selama menjalani program ini.
• Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Kualifikasi Khusus
• Program Hukum: Lulusan hukum dari universitas terkemuka dan memiliki pengalaman di bidang hukum selama 1 tahun akan lebih diutamakan.
• Program Konsumer: Memiliki pengalaman kerja di bidang penjualan atau perbankan konsumer selama minimal 1 tahun lebih diutamakan.
• Program Global Analyst: Fasih berbahasa Inggris dan melampirkan skor TOEFL minimal 550 / TOEFL iBT minimal 75 / IELTS minimal 6 / TOEIC minimal 800 dalam aplikasi, hanya menerima skor yang dikeluarkan oleh lembaga resmi dan valid.
Bagi yang memenuhi minimum kualifikasi di atas dan berminat melamar lowongan kerja ini bisa mendaftar melalui link ini.
https://www.kalibrr.com/id-ID/c/pt-bank-negara-indonesia-persero-tbk/jobs
Adapun batas pendaftarannya yakni 1 Februari 2025 untuk ODP, dan 17 Januari 2025 untuk BINA BNI. (fal/bas)
Editor : Baskoro Septiadi