RADARSEMARANG.ID, Semarang — Diskon tarif listrik sebesar 50 persen untuk pelanggan rumah tangga menjadi kabar gembira untuk masyarakat.
Diskon tarif listrik tersebut bisa didapatkan mulai hari ini, Rabu (1/1).
Pemerintah resmi memberlakukan diskon tarif listrik sebesar 50 persen bagi pelanggan rumah tangga dengan daya listrik terpasang di bawah 2.200 volt ampere (VA) mulai Rabu (1/1).
Baca Juga: Sambil Menangis Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden Ini Pidato Lengkapnya
Lantas sampai kapan diskon tarif listrik 2025 berlaku?
Presiden H Prabowo Subianto memastikan insentif ini tetap diberikan meskipun rencana kenaikan tarif pajak pertambahan nilai atau PPN menjadi 12 persen hanya diberlakukan untuk barang mewah.
“Pemerintah telah berkomitmen memberikan paket stimulus,” ujar Prabowo dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (31/12).
Diskon tarif listrik ini menyasar pelanggan PLN, baik prabayar mendapat diskon token listrik maupun pascabayar.
Untuk pelanggan prabayar, potongan langsung diterapkan saat pembelian token listrik.
Sementara itu, pelanggan pascabayar akan menikmati diskon pada tagihan pemakaian bulan Januari dan Februari.
“Pembelian pulsa listrik prabayar yang tadinya Rp 100.000, kini hanya perlu membayar Rp 50.000 untuk kWh yang sama,” ujar Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo.
Rincian Diskon untuk Setiap Golongan Program ini dirancang untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong konsumsi listrik yang efisien.
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto mengatakan, pelanggan rumah tangga sudah bisa mendapatkan diskon tarif listrik 50 persen mulai hari ini, Senin (1/1).
Diskon tersebut akan secara otomatis terpasang ketika pelanggan melakukan pembelian token listrik, baik di PLN Mobile, agen-agen, dan marketplace di Indonesia.
Akan tetapi, kata dia, diskon tarif listrik 50 persen hanya berlaku untuk pelanggan pacsabayar dan prabayar yang memiliki daya 450 hingga 2.200 vol ampere (VA).
“Diskon tarif listrik 50 persen sudah bisa diakses, termasuk di marketplace,” ujarnya.
Untuk mendapatkan diskon tarif listrik 50 persen dapat dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut:
1. Pelanggan pascabayar
Diskon 50 persen bagi pelanggan pascabayar akan dinikmati secara otomatis ketika pelanggan melakukan pembayaran tagihan listrik untuk periode Januari dan Februari 2025.
Artinya, pelanggan pascabayar yang memiliki tagihan listrik Rp 600.000 di Januari dan Februari 2025, maka tagihannya akan otomatis dikurangi 50 persen pada saat pembayaran, yaitu menjadi Rp 300.000.
2. Pelanggan prabayar
Sementara itu, pelanggan prabayar cukup membeli setengah atau 50 persen dari jumlah pembelian biasanya untuk mendapatkan energi (kWh) yang sama.
Misalnya: Jika biasanya pelanggan prabayar membeli token listrik sebesar Rp 100.000 untuk daya 73,964 kWh, maka di periode Januari-Februari 2025 pelanggan cukup membeli Rp 50.000 untuk bisa mendapatkan daya 73,964 kWh.
Adapun jika pelanggan membeli token listrik senilai Rp 100.000 di periode Januari-Februari 2025, maka akan mendapatkan daya sebesar 147,93 kWh atau setara dengan pembelian token listrik sebesar Rp 200.000.
Berikut rincian batas maksimal pembelian listrik dengan diskon 50 persen berdasarkan daya terpasang:
450 VA
Maksimal pembelian: 324 kWh
Harga per kWh: Rp 415
Baca Juga: Klarifikasi Gus Miftah ke Penjual Es Teh Bakulan Usai Viral di Media Sosial
Total maksimal pembelian: Rp 134.460
Diskon maksimal: Rp 67.230
900 VA
Maksimal pembelian: 648 kWh
Harga per kWh: Rp 1.352
Total maksimal pembelian: Rp 876.096
Diskon maksimal: Rp 438.048
1300 VA
Maksimal pembelian: 936 kWh
Harga per kWh: Rp 1.444,70
Total maksimal pembelian: Rp 1,35 juta
Diskon maksimal: Rp 676.119
2200 VA
Maksimal pembelian: 1.584 kWh
Harga per kWh: Rp 1.444,70
Total maksimal pembelian: Rp 2,28 juta
Diskon maksimal: Rp 1,14 juta
Tanpa Registrasi, Diskon Diberlakukan Otomatis
PLN memastikan pelanggan tidak perlu melakukan registrasi atau pendaftaran untuk mendapatkan diskon ini.
Sistem digital PLN secara otomatis akan menyesuaikan potongan harga.
Pembelian token listrik senilai Rp 200.000 kini memberikan daya 256,4 kWh, dua kali lipat dari biasanya.
Namun, PLN tetap memberlakukan batas pembelian sesuai daya terpasang pelanggan.
Target diskon ini mencakup 81,3 juta pelanggan rumah tangga dengan rincian berikut:
Daya 450 VA: 24,6 juta pelanggan
Daya 900 VA: 38 juta pelanggan
Baca Juga: Tahun 2025: Habis Generasi Alpha Lahirlah Generasi Beta Simak Penjabarannya Ini
Daya 1.300 VA: 14,1 juta pelanggan
Daya 2.200 VA: 4,6 juta pelanggan
Pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan diskon ini secara bijak sesuai kebutuhan rumah tangga hingga program berakhir pada Februari 2025. (fal/bas)
Editor : Baskoro Septiadi