Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mandiri InHealth Campus Fit, Berikan Peluang Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Semarang Untuk Magang dan Berkarier di Industri Asuransi

Nurfa'ik Nabhan • Jumat, 6 September 2024 | 20:01 WIB
Sesi CeritaIn di Mandiri Inhealth Campus Fit di Poltekkes Kemenkes Semarang
Sesi CeritaIn di Mandiri Inhealth Campus Fit di Poltekkes Kemenkes Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Perusahaan asuransi jiwa dan Kesehatan, PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) menggelar Program “Mandiri Inhealth Campus Fit” bersama mahasiswa Ilmu Kesehatan Jumat (6/8/2024).

Program tersebut menghadirkan Putri Indonesia 2022 asal Jawa Tengah Catherine Widya Putri Stumer di Kampus Poltekkes Kemenkes Semarang.

Dimana Chatherine Widya akan berinteraksi dengan para mahasiswa dalam kegiatan interaksi inspiratif "CeritaIn".

Human Capital Division Head Mandiri Inhealth, Ariyo Putro mengatakan kehadiran Chatherine Widya untuk membagikan motivasi dan inspirasi kepada para mahasiswa.

Sehingga para mahasiswa bisa untuk membuka diri dan mengembangkan potensinya bersama industri.

"Catherine Widya Putri Stumer berhasil menjadi Putri Persahabatan dalam ajang Putri Indonesia 2022 karena sikapnya yang terbuka dan penuh persahabatan. Selain perjuangan kerasnya dalam merintis karir, paduan Brain, Beauty, Behavior dan ketulusan hati yang dimiliki Catherine menjadi kunci pengembangan karirnya," ungkapnya.

Program Mandiri Inhealth Campus Fit sendiri untuk memperkenalkan para mahasiswa terkait dengan ruang dan peluang untuk berkembang melalui industri asuransi.

Dengan potensi keilmuan Kesehatan yang dimilikinya, mahasiswa dapat belajar sambil bekerja melalui program magang yang ditawarkan Mandiri Health. 

“Saat ini kebanyakan mahasiswa Ilmu Kesehatan fokus membidik mimpinya bekerja pada layanan klinis saja. Sementara peluang berkarir sesungguhnya cukup terbuka di industri terkait kesehatan lainnya," terangnya.

Menurutnya industri seperti asuransi kesehatan dapat menjadi salah satu pilihan ruang berkembang dan peluang berkarir yang para mahasiswa Ilmu Kesehatan.

Karena mereka memiliki relasi kemampuan terkait ilmu kesehatan, dan pengelolaan resiko masalah kesehatan," ujarnya.

Head of Healthcare Service Division, Gustiyanty Kaimuddin yang hadir pada kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa mahasiswa ilmu kesehatan memiliki pemahaman mendalam tentang kesehatan, kemampuan untuk menilai risiko kesehatan, dan kemampuan teknis dan klinis.

Dan dengan kompetensi tersebut memungkinkan mereka mampu menangani dan memitigasi risiko klaim kesehatan secara lebih efektif.

“Secara keseluruhan, kompetensi dalam ilmu kesehatan memberikan keunggulan dalam memahami aspek medis dan teknis dari layanan asuransi, misalnya analisis resiko dan penjaminan (Underwriting), pengelolaan klaim Kesehatan, dan pengembangan produk asuransi untuk masyarakat," katanya.

Dikatakan bahwa industri kesehatan tidak hanya terbatas dengan layanan klinis saja, melainkan juga mencakup pengelolaan kesehatan di masa depan dengan pemanfaatan teknologi dan asuransi yang terkelola.

Berbagai industri yang terkait kesehatan tersebut tentunya dapat menjadi ruang serta peluang berkembangnya mahasiswa program studi Kesehatan.  

"Asuransi kesehatan seperti Mandiri InHealth dapat menjadi contoh pilihan menarik anak-anak muda potensial yang menguasai pengetahuan terkait ilmu Kesehatan," lanjutnya.

Kota Semarang sendiri merupakan kota kedua yang dikunjungi “Program Mandiri Inhealth Campus Fit”, setelah Poltekes Kemenkes Yogyakarta. 

Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang, Jeffri Ardiyanto mengapresiasi komitmen Mandiri Inhealth dalam mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi mereka dan berkarya dalam ragam bidang kesehatan.

Serta membuka wawasan para mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu kesehatan yang mereka miliki di dunia kerja.

"Karena selama ini kita alumni itu banyak bekerja di sektor pelayanan kesehatan. Ternyata dengan kegiatan ini, ternyata ada sebuah pekerjaan baru yang masih di sektor kesehatan tetap hubungannya dalam hal pembiayaan kesehatan atau asuransi," jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa transformasi pembiayaan kesehatan merupakan salah satu pilar dari transformasi Kementerian Kesehatan.

Selain itu, tidak hanya untuk lulusan atau alumni saja melainkan membuka magang untuk para mahasiswa. 

"Kemudian pada akhirnya dengan magang ini memberikan keilmuan yang luar biasa. Apalagi Poltekkes Kemenkes Semarang ini memiliki program studi Diplomatika Rekam Medis dan Informasi Kesehatan," katanya.

Jeffri mengatakan kegiatan-kegiatan serupa akan terus rutin diadakan seperti job fair dan mendatangkan stakeholder. Sehingga seluruh calon lulusan untuk bisa memperoleh informasi kedepan untuk bekerja. (nun/bas)

 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Mandiri Inhealth #Catherine Widya Putri Stumer #asuransi kesehatan #Poltekkes Kemenkes Semarang #Mahasiswa ilmu kesehatan #Campus fit