Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Lulusan FH Unissula Diminta Jadi Garda Terdepan Perbaikan Hukum

Figur Ronggo Wassalim • Jumat, 12 Juni 2026 | 19:40 WIB

 

Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang melepas 340 lulusan dalam Penglepasan Wisuda ke-97 yang digelar di Patra Semarang Hotel & Convention, Jumat (12/6) sore. (FIGUR RONGGO WASSALIM)
Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang melepas 340 lulusan dalam Penglepasan Wisuda ke-97 yang digelar di Patra Semarang Hotel & Convention, Jumat (12/6) sore. (FIGUR RONGGO WASSALIM)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang melepas 340 lulusan dalam Penglepasan Wisuda ke-97 yang digelar di Patra Semarang Hotel & Convention, Jumat (12/6). 

Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen FH Unissula dalam mendorong internasionalisasi pendidikan hukum berbasis nilai-nilai Islam sekaligus mencetak lulusan berintegritas yang siap bersaing di tingkat global.

Para lulusan yang dilepas terdiri atas 104 lulusan Program Studi S1 Ilmu Hukum, 178 lulusan Magister Ilmu Hukum (MIH), 44 lulusan Magister Kenotariatan (MKN), dan 14 lulusan Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH).

Dekan FH Unissula Prof Dr Jawade Hafidz SH MH menjelaskan, pelepasan wisuda kali ini mengusung tema integrasi nilai-nilai Islam ke dalam ilmu hukum. Tema tersebut selaras dengan penerbitan buku panduan bertajuk Islamic World View and Law Study yang akan menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan hukum.

Menurutnya, buku tersebut disiapkan untuk memperkuat sistem pendidikan hukum nasional sekaligus mendukung internasionalisasi pendidikan hukum Indonesia. Melalui konsep tersebut, lulusan FH Unissula diharapkan memiliki daya saing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

“Handbook ini kami siapkan sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan hukum yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan sistem hukum nasional. Tujuannya agar lulusan memiliki daya saing global dan mampu berkiprah di tingkat internasional,” ujar Jawade.

Ia menambahkan, FH Unissula terus memperluas kerja sama akademik dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri, antara lain di Turki, Maroko, Jepang, Mesir, Yordania, dan Malaysia. Selain itu, kerja sama juga dibangun dengan sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia untuk memperkuat kualitas pendidikan dan pengembangan riset hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Jawade juga menyoroti kondisi penegakan hukum di Indonesia. Ia meminta para lulusan FH Unissula menjadi garda terdepan dalam menghadirkan penegakan hukum yang adil dan berpihak kepada masyarakat.

“Lulusan Fakultas Hukum harus menjadi garda terdepan dalam memperbaiki penegakan hukum di Indonesia. Penegakan hukum harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, tidak hanya tajam ke bawah tetapi juga tajam ke atas,” tegasnya.

Pantauan di lokasi, suasana pelepasan wisuda berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Para wisudawan hadir didampingi keluarga masing-masing. Momen pelepasan menjadi ajang apresiasi atas perjuangan akademik yang telah ditempuh selama bertahun-tahun.

Perwakilan wisudawan Program Studi S1 Ilmu Hukum, Melisya Aviana SH, menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar perayaan atas gelar yang diraih, melainkan momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang yang penuh tantangan, pengorbanan, dan kerja keras.

“Hari ini bukan hanya sekadar perayaan atas gelar yang kita raih, tetapi momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang yang telah kita lalui bersama. Berbagai tantangan, pengorbanan, dan kerja keras akhirnya mengantarkan kita pada titik yang sangat membanggakan,” ujarnya.

Melisya menyampaikan apresiasi kepada orang tua, keluarga, dosen, serta seluruh sivitas akademika FH Unissula yang telah mendampingi proses pendidikan para mahasiswa. Menurutnya, selama menempuh pendidikan, mahasiswa tidak hanya belajar memahami hukum melalui pasal dan peraturan, tetapi juga nilai-nilai kejujuran, integritas, keberanian, dan tanggung jawab.

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya menjadi bagian dari FH Unissula yang telah meraih akreditasi unggul. Predikat tersebut dinilai mencerminkan kualitas pendidikan dan komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang berintegritas dan berdaya saing.

“Gelar sarjana hukum yang kita sandang hari ini bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kita akan diuji bukan hanya dari seberapa luas pengetahuan yang dimiliki, tetapi juga kemampuan menjaga kejujuran dan integritas,” katanya.

Melisya mengajak seluruh wisudawan untuk terus belajar, berkarya, dan mengabdi kepada masyarakat. Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kuliah dapat menjadi pedoman dalam menjalankan profesi dan memberikan manfaat bagi bangsa serta negara.

Sementara itu, Jawade kembali menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama para lulusan hukum. Menurutnya, banyak alumni FH Unissula telah berkiprah di kepolisian, kejaksaan, lembaga peradilan, profesi advokat, hingga lembaga politik. Karena itu, para lulusan harus mampu menjadi pionir dan teladan dalam penegakan hukum yang berkeadilan.

 

“Para lulusan harus menjadi pionir, inisiator, sekaligus teladan dalam pengabdian kepada masyarakat. Integritas dan nilai kemanusiaan harus menjadi fondasi utama dalam setiap langkah penegakan hukum,” tandasnya. (fgr)

Editor : Baskoro Septiadi
#Pengabdian kepada masyarakat #Unissula #penegakan hukum #Ilmu Hukum #Fakultas Hukum