RADARSEMARANG.ID - Transformasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi perguruan tinggi berbadan hukum (PTNBH) membawa berbagai kemajuan signifikan. Kampus berwawasan konservasi ini terus berinovasi menjadi perguruan tinggi berkelanjutan sekaligus pusat solusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik secara ekonomi, sosial, maupun ekologis.
Dengan semangat “UNNES Berdampak”, UNNES tegas mengarahkan seluruh kebijakan dan strateginya untuk selaras dengan agenda Diktisaintek Berdampak. Melalui tridarma, UNNEs terus berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Pada usia ke-61, UNNES tumbuh menjadi perguruan tinggi yang semakin mapan secara kelembagaan. Di bidang akademik, UNNES telah memiliki 125 program studi dengan sebanyak 80 program studi di antaranya telah meraih akreditasi predikat Unggul/A. UNNES juga memiliki 26 program studi terakreditasi internasional, 23 dari AQAS dan 3 dari ASIIN. Peningkatan secara konsisten merupakan bukti
Di bidang kemahasiswaan, mahasiswa UNNES menorehkan 739 prestasi sepanjang tahun 2025, di antaranya 116 prestasi internasional, 569 nasional, dan 20 wilayah. Dalam SEA Games 2025 mahasiswa berhasil meraih medali emas di cabang pencak silat, wushu, dan panahan serta medali perak dan perunggu di cabang lainnya.
Di bidang riset dan publikasi, pada tahun 2025 UNNES mengukuhkan prestasi sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki jurnal terindeks Scopus terbanyak di Indonesia. Pada tahun 2025, sebanyak 16 jurnal terindeks Scopus dan bertambah lagi menjadi 17 jurnal pada awal 2026 kemarin.
Di bidang pemeringkatan dunia, UNNES tercatat dalam QS University Ranking Asia pada peringkat 901–950. Adapun pemeringkatan QS World University Rankings by Subject bidang Education & Training pada peringkat 401–450 dunia. Adapun menurut Time Higher Education (THE), UNNES menduduki peringkat 301-400 pada bidang hukum, 601-188 bidang pendidikan, dan 1001+ pada bidang ilmu sosial.
Pada tahun 2025 lalu UNNES juga memperoleh penghargaan dari Komisi Informasi Pusat (KIP) sebagai perguruan tinggi berpredikat informatif terbaik 1 pada kategori PTN.
Tantangan Universitas Reputasi Dunia
Pada dies natalis ke-61, UNNES mengangkat tema " Bergerak, Berdampak!". Tema tersebut menggambarkan semangat UNNES untuk tidak hanya tumbuh sebagai institusi akademik, tetapi juga tampil sebagai pusat solusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia, berlandaskan wawasan konservasi yang menjadi jati diri kita. Untuk mewujudkan hal tersebut, UNNES menghadapi sejumlah tantangan semakin besar ke depan.
Pertama, reputasi internasional yang masih perlu diperkuat. Posisi UNNES dalam pemeringkatan global seperti QS dan THE masih dalam tahap berkembang. Untuk masuk ke dalam 1000 besar dunia, kita perlu mempercepat internasionalisasi secara lebih strategis dan terukur, bukan sekadar formalitas.
Kedua, hilirisasi riset dan inovasi juga perlu terus diperkuat. Masih ada jarak antara hasil-hasil penelitian dosen dan mahasiswa dengan kebutuhan nyata masyarakat. Penelitian yang UNNES lakukan harus semakin sering berujung pada solusi konkret, produk bernilai ekonomi, atau kebijakan publik yang berdampak. Program "one lecturer one scopus" telah berjalan baik, namun kita perlu melangkah lebih jauh menuju supaya satu riset menghasilkan satu dampak nyata.
Ketiga, kepeloporan dalam pendidikan juga perlu dilembagakan secara sistemik. Sebagai LPTK, UNNES dipercaya untuk menjadi Role Model of Education. Ekosistem teaching excellence dan pusat inovasi pembelajaran masih perlu diperkuat agar kita benar-benar menjadi pionir, bukan sekadar peserta, dalam transformasi pendidikan nasional.
Bergerak Bersama
Untuk menjawab tantangan tersebut, UNNES telah merumuskan sejumlah strategi utama.
Strategi pertama adalah penguatan reputasi internasional secara terukur. UNNES akan terus meningkatkan produktivitas sehingga semakin diakui dalam kancah global. Kedua, UNNES akan memperkuat penerapan Kurikulum Berbasis Capaian Pembelajaran yang Berkelanjutan dan Berdampak (OBSIC) agar lulusan semakin tangguh dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Strategi ketiga adalah meningkatkan akselerasi hilirisasi riset dan inovasi. Melalui penguatan Rumah Inovasi, pusat unggulan (center of excellence), dan inkubator bisnis, UNNES akan mendorong lebih banyak hasil riset yang bertransformasi menjadi solusi bagi masyarakat.
Keempat, kita akan terus memperkuat peran dalam mendorong terwujudnya pembangunan berkelanjutan. Ini sangat penting karena berkaitan dengan ruh dan jiwa kita sebagai universitas berwawasan konservasi.
UNNES telah menjadi salah satu perguruan tinggi negeri kebanggaan Indonesia. Berbagai prestasi yang diraih akan menjadi modal yang berharga untuk mencapai kemajuan yang lebih gemilang pada masa mendatang.
Editor : Baskoro Septiadi