Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Disdik Kota Semarang Launching SPMB Online 2026

Adennyar Wicaksono • Selasa, 19 Mei 2026 | 05:02 WIB
PAKTA INTEGRITAS : Kepala Disdik Kota Semarang, Mohammad Ahsan ketika meluncurkan SPMB Online 2026
PAKTA INTEGRITAS : Kepala Disdik Kota Semarang, Mohammad Ahsan ketika meluncurkan SPMB Online 2026

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) online yang diklaim lebih transparan, adil, dan berpihak kepada masyarakat kurang mampu.

Dari informasi yang ada, SPMB online tingkat TK/SD digelar 8 Juni mendatang, Sementara untuk tingkat SMP akan diselenggarakan pada 22 Juni mendatang.

Peluncuran ini digelar Teater Liem Liang Peng, Sekolah Nasional Karangturi, Kota Semarang itu turut diwarnai dengan penandatanganan pakta integritas oleh jajaran terkait pelaksanaan SPMB 2026, Senin (18/5).

Baca Juga: Info Terbaru TPG 2026: Penarikan dan Pengolahan Data di Info GTK Guru SKTP Mei 2026 Telah Selesai

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Mohammad Ahsan menegaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini akan berjalan sesuai aturan tanpa adanya jalur tambahan di luar ketentuan resmi.

"Kita lakukan launching SPMB sekaligus peringatan Hari Pendidikan Nasional. Selain itu juga ada penandatanganan fakta integritas bahwa SPMB nanti dilaksanakan secara transparan, adil, akuntabel, dan tanpa diskriminasi," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ahsan menegaskan, sistem penerimaan murid baru hanya menggunakan empat jalur resmi sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Yakni jalur penerimaan tidak jauh berbeda dibanding tahun sebelumnya, masih ada jalur domisili, prestasi, afirmasi dan mutasi.

"Tidak ada jalur lainnya, jalur penerimaan masih sama seperti sebelumnya. Kita tegaskan tidak ada titipan,"jelasnya.

Dia menjelaskan, SPMB tahun ini Disdik Kota Semarang juga mengintegrasikan program sekolah swasta gratis ke dalam sistem SPMB online tahun 2026. 

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat afirmasi pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Menurut Ahsan, sistem tersebut dirancang agar siswa dari keluarga prasejahtera tetap memperoleh akses pendidikan gratis, baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah.

"Tahun 2026 ini kami integrasikan di sistem SPMB online dalam rangka memberikan penguatan afirmasi kepada anak-anak dari kalangan keluarga kurang mampu, sehingga kami ingin memastikan mereka mendapatkan layanan pendidikan gratis,"bebernya.

Baca Juga: PP Nomor 9 Tahun 2026 Terbit, Jadwal Pencairan dan Daftar Penerima Gaji ke 13 ASN, TNI, Polri, Pensiunan

Dia menjelaskan, masyarakat kini tidak perlu lagi mencari informasi sekolah swasta gratis secara manual atau datang langsung ke sekolah. Seluruh pilihan sekolah gratis telah tersedia di dalam sistem online SPMB.

"Anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa diterima di sekolah negeri yang memang gratis atau diterima di sekolah swasta gratis. Semua dilakukan secara sistem online,"imbuhnya. (den)

Editor : Baskoro Septiadi
#spmb #transparan #Disdik Semarang