Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Puncak Hardiknas 2026, Disdik Kota Semarang Perkuat Kolaborasi dengan Mitra Pembangunan

Khafifah Arini Putri • Selasa, 19 Mei 2026 | 04:55 WIB
Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 Kota Semarang di Teater Liem Liang Peng, Senin (18/5).
Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 Kota Semarang di Teater Liem Liang Peng, Senin (18/5).

 

RADARSEMARANG.ID - Ratusan siswa beserta tenaga pendidik di Kota Semarang memadati Teater Liem Liang Peng di Sekolah Karangturi, Senin (18/5). Mereka menyaksikan puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Semarang. 

Mengusung tema Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua, acara ini tak sekadar seremoni, tapi benar-benar gebrakan nyata dari Pemerintah Kota Semarang untuk memastikan tak ada lagi anak yang terpinggirkan.

Suasana hangat dan penuh semangat tampak sejak pagi. Anak-anak PAUD, SD, SMP, hingga siswa berkebutuhan khusus turut unjuk kebolehan. Lomba tari untuk anak SD dan senam anak sehat meriahkan panggung. Penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangka Hardiknas pun menjadi momen membanggakan.

Pada kesempatan itu juga dilakukan launching Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, penandatanganan pakta integritas, hingga penandatanganan kerja sama dengan mitra pembangunan, yakni Tanoto Foundation.

Kerja sama itu diteken langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Muhammad Ahsan bersama Regional Lead Tanoto Foundation Anang Ainur Roziqin. Kolaborasi tersebut menjadi perpanjangan kerja sama peningkatan mutu pendidikan hingga 2030.

Kepala Disdik Kota Semarang Muhammad Ahsan mengatakan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu keterlibatan mitra pembangunan menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Semarang.
 
“Jadi Tanoto Foundation itu adalah mitra pembangunan kami yang sudah sekian tahun ini setia untuk bersama-sama meningkatkan, berkolaborasi, meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Semarang,” ujar Ahsan usai Puncak Acara Hardiknas.

Ahsan menegaskan, keberadaan mitra pembangunan sangat membantu pemerintah dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan. Tidak hanya bersama lembaga pembangunan, tetapi juga melibatkan media dan masyarakat.

“Mitra pembangunan itu penting. Jadi kita harus ada mitra kolaborasi, dengan mitra pembangunan, dengan media, dan masyarakat agar kita lebih mudah untuk meningkatkan pendidikan," imbuhnya.

Selain penandatanganan kerja sama, pada kesempatan itu juga dilaunching SPMB 2026. Ahsan pun menegaskan, Disdik Kota Semarang menegaskan komitmen pelaksanaan SPMB yang transparan dan bebas titipan pada tahun ajaran 2026/2027 ini.

"SPMB kita laksanakan sesuai dengan ketentuan, hanya ada empat jalur itu, enggak ada jalur yang lain, tidak ada istilahnya jalur titipan," tegasnya.

Menariknya, pada SPMB 2026 ini program sekolah swasta gratis akan terintegrasi dalam sistem online. Langkah itu dilakukan untuk memperkuat afirmasi bagi anak dari keluarga kurang mampu agar tetap memperoleh akses pendidikan.

“Sekolah swasta gratis pada SPMB tahun 2026 ini kami integrasikan di sistem SPMB online dalam rangka untuk memberi penguatan afirmasi kepada anak-anak dari kalangan keluarga yang kurang mampu. Sehingga kami ingin memastikan bahwa mereka nanti mendapatkan layanan pendidikan gratis,” jelasnya.

Menurut Ahsan, seluruh anak usia sekolah di Kota Semarang dipastikan tetap mendapatkan akses pendidikan. Sebab kapasitas sekolah negeri maupun swasta dinilai mencukupi.

“Jangan khawatir karena jumlah sekolah negeri, sekolah swasta di Kota Semarang itu cukup untuk menampung seluruh anak usia sekolah di Kota Semarang,” pungkasnya. (kap)

Editor : Baskoro Septiadi
#Dinas Pendidikan #hari pendidikan nasional #KOTA SEMARANG #tanoto foundation