Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Prof. Hikmah Resmi Jadi Guru Besar Untag, Dorong Target Akreditasi Unggul 2026

Khafifah Arini Putri • Senin, 22 Desember 2025 | 15:49 WIB

 

(kedua dari kiri) Prof Hikmah resmi jadi guru besar Untag Semarang
(kedua dari kiri) Prof Hikmah resmi jadi guru besar Untag Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang semakin memperkuat kualitas sumber daya akademiknya melalui pengukuhkan Prof. Hikmah sebagai Guru Besar dalam Kepakaran Manajemen Keuangan.

Pengukuhan ini menandai bertambahnya jumlah guru besar aktif menjadi 21 orang. Penambahan ini juga sebagai upaya dalam mencapai target akreditasi perguruan tinggi unggul 2026 mendatang.

Rektor Untag Semarang Prof. Suparno mengatakan, jumlah tersebut masih akan bertambah. Saat ini, dua calon guru besar lainnya tengah menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) dari pemerintah pusat dan ditargetkan keluar pada akhir Desember 2025. Sehingga Untag Semarang akan memiliki total 23 guru besar.

"Masih ada dua (guru besar) yang tinggal nunggu SK. Insyaallah akhir Desember ini keluar, jadi total akan ada 23," kata Prof Suparno usai Pengukuhan Prof Hikmah sebagai Guru Besar di Untag Semarang.

Pihaknya menekankan penambahan guru besar menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi.

“Dengan bertambahnya guru besar Prof Hikmah, apa yang diharapkan lembaga, satu adalah menanamkan kepercayaan pada masyarakat. Inilah Untag, kan begitu,” ujarnya usai pengukuhan.

Menurutnya, guru besar tidak berhenti pada jabatan akademik tertinggi, tetapi harus menjadi teladan. Keteladanan guru besar tidak hanya diukur dari keilmuan, tetapi juga sikap dan perilaku sehari-hari. Tak hanya pada sesama dosen ataupun mahasiswa, tapi juga masyarakat.

“Guru besar menjadi role model percontohan baik institusi maupun keluarganya," tegasnya.

Selain penambahan guru besar, Untag Semarang juga menargetkan akreditasi institusi unggul pada 2026. Berbaga upaya telah dilaksanakan misalnya dengan penambahan program studi unggul.

“Saya punya mimpi Untag harus unggul. Kini yang sudah unggul (program studi) ada empat di Fakultas Hukum juga Fisip," bebernya.

Menurutnya proses asesmen lapangan akreditasi institusi juga telah dilakukan dan tinggal menunggu hasil penilaian. Sedangkan Untuk pengembangan sumber daya dosen, pihaknya menargetkan penambahan lima guru besar lagi pada 2026.

"Sudah penilaian, tinggal nunggu (hasil asesmen akreditasi). Mudah-mudahan tahun 2026 minimal itu (tambah) lima untuk guru besar," ungkapnya.

Sementara Prof Hikmah dalam orasi ilmiahnya menekankan pentingnya kepercayaan dalam sistem perpajakan. Ia menyebut kepercayaan menjadi kunci dalam membangun kepatuhan pajak sukarela pada masyarakat.

“Pemerintah harus menanamkan kepercayaan kepada masyarakat bahwa pajak itu bukan hanya sebagai beban tetapi merupakan kewajiban,” katanya.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Aisyah Endah Palupi mengapresiasi pengukuhan Prof. Hikmah sebagai guru besar. Ia menilai pencapaian UNTAG Semarang menunjukkan keseriusan institusi dalam mengawal peningkatan mutu dosen dan kualitas pendidikan tinggi.

“Ini bukti bahwa UNTAG Semarang matang sebagai institusi. Penambahan guru besar bukan akhir, tapi awal untuk memperkuat budaya riset dan kontribusi keilmuan bagi masyarakat,” ujar Prof Palupi. (kap/web)

Editor : Baskoro Septiadi
#Untag Semarang