Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sering Lupa Ide atau Informasi? Ini Cara Mengatasinya lewat Metode Second Brain

Bernadina Renata Naomi • Senin, 29 September 2025 | 20:57 WIB
Cara Kerja Second Brain dengan Metode CODE (YouTube/Akbar Abi)
Cara Kerja Second Brain dengan Metode CODE (YouTube/Akbar Abi)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Setiap manusia sering kali merasa lupa akan ide dan informasi yang tiba-tiba hilang dari pikiran. 

Hal seperti ini umum sangat dialami oleh banyak orang meskipun sudah mencari pengetahuan melalui podcast, seminar maupun kursus online.

Baca Juga: Tanpa Disadari, Berikut Ini 7 Kebiasaan Buruk yang Perlahan-lahan Akan Merusak Otak Kalian

Sebuah buku karya Thiago Forte yang berjudul Building a Second Brain memiliki solusi atas permasalahan tersebut.

Buku ini membahas bagaimana kita bisa merancang sistem otak kedua dan mengoptimalkannya agar segala informasi, ide, pengalaman, dan pengetahuan yang kita dapatkan tidak hilang begitu saja. 

Istilah second brain sendiri adalah sebuah sistem manajemen, yang mana sistem ini dirancang untuk mempermudah kita dalam mengolah, menyimpan, dan menemukan ide atau informasi yang pernah kita dapatkan.

Baca Juga: Berikut Ini Beberapa Latihan Ringan Agar Otak Tidak Lemot

Sistem ini bekerja seperti perpustakaan pribadi. Setiap kali seseorang mendapatkan informasi atau pengalaman, hal tersebut diibaratkan seperti menambahkan buku ke rak dan bisa diakses kapan saja. 

Umumnya otak manusia mempunyai kapasitas terbatas dalam menyimpan informasi, jadi wajar jika kita sering lupa akan sesuatu. 

Dari situlah muncullah sebuah metode yang dikenal dengan nama second brain dengan harapan nantinya kita bisa memiliki second brain masing-masing yang dapat mempermudah aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Pikiran Bisa Tumpul Tanpa Kamu Sadari, Berikut Ini 5 Tips Untuk Membantu Otakmu Agar Lebih Tajam

Metode CODE : Capture, Organize, Distill & Express

Thiago Forte memperkenalkan metode CODE sebagai langkah membangun second brain:

Tahap ini dilakukan dengan cara mencatat informasi atau ide yang kita dapatkan. Langsung melakukan proses capture fungsinya agar bisa kita recall kembali pada waktu kemudian.

Contoh sederhana apabila siswa sedang mengikuti perkuliahan dan mendapat ide menarik dari jurnal atau buku, langsung saja disimpan melalui catatan yang memang sudah disiapkan sebelumnya.

Tahap ini dilakukan dengan cara mengatur, menyortir ide dan informasi yang telah kita dapatkan. 

Baca Juga: Berikut Ini 5 Fakta Tentang Otak Kanan dan Otak Kiri yang Sering Disalahpahami Orang

Terdapat teknik PARA, yaitu proyek, area, sumber daya, arsip. Ini adalah empat kategori yang bisa kita gunakan sebagai dasar untuk mengelompokkan ide dan informasi sesuai dengan urgensinya.

  1. Proyek ini berisi hal-hal yang sedang aktif kita kerjakan dan punya jangka waktu melebihi batas waktu.
  2. Area berisi hal-hal yang harus kita jaga lalu kita pantau. 
  3. Sumber daya berisi kumpulan segala informasi, ide, referensi yang mungkin berguna di kemudian hari.
  4. Arsip menjadi tempat kita menyimpan hal-hal yang sudah selesai dan tidak terpakai.

Contoh sederhana bagi mahasiswa yaitu, folder project ini bisa berupa tugas makalah minggu ini, presentasi kelompok hari Jumat maupun proposal acara organisasi.

Area folder bisa berupa jadwal belajar bulanan, daftar bacaan, daftar buku atau jurnal yang ingin dibaca. Sumber daya bisa berupa tips-tips membuat skripsi, ringkasan-ringkasan jurnal. 

Baca Juga: Patut Dicoba! Ini 5 Kebiasaan Sederhana yang Diam-Diam Bikin Otak Makin Tajam

Arsip folder terakhir untuk menyimpan tugas-tugas semester lalu, proposal acara kemarin maupun laporan kegiatan yang sudah lewat.

Tahap ini dilakukan dengan cara merangkum, menyaring inti dari informasi agar lebih mudah untuk dipahami nantinya.

Contoh sederhana bagi siswa yang memiliki video pembelajaran 30 menit, dari sini cukup ambil dan tulis ringkasan utamanya supaya lebih mudah untuk dipelajari lagi. 

Pada tahap terakhir ini dari semua ide, informasi, ringkasan yang sudah kita tangkap, atur, dan saring sekarang kita olah dan pakai untuk menghasilkan suatu hasil yang nyata.

Baca Juga: Berikut 7 Tips Mengasah Agar Otak Cerdas Kalian Tidak Mudah Lemot

Contoh nyata bagi hasil mahasiswa bisa berupa penyelesaian tugas kuliah, presentasi kelompok, atau penulisan skripsi.

Melalui Thiago Forte dapat diambil inti dalam membangun rancangan suatu sistem otak kedua yang optimal dengan metode code capture, organize, distill, dan express dibantu dengan teknik PARA.

Menurut Akbar, dengan adanya metode seperti itu harapan kedepannya kita jadi bisa memiliki gambaran cara bagaimana membangun sistemnya, mengoptimalkan otak kedua, dan bisa mempraktekkannya juga di bidang kita masing-masing. 

Awalnya memang terdengar ribet bagi kita yang belum terbiasa, namun jika nantinya metode ini sudah menjadi suatu rutinitas akan sangat berguna untuk produktivitas kita kedepannya. (mg14)

Editor : Baskoro Septiadi
#second brain #metode CODE #ide #informasi #otak