RADARSEMARANG.ID - Secara Umum, Tes fisikk di tiap sekolah kedinasan terdiri dari beberapa, Namun tiap sekolah kedinasan bisa mempunyai tes yang berbeda-beda:
1. Lari 12 menit
2. Push Up 1 menit
3. Sit Up 1 menit
4. Pull Up 1 menit
5. Shutlle Run 3x putaran
Berikut aturan dan tahapan tes fisik tiap sekolah kedinasan.
PKN STAN
1. Lari 12 menit
2. Push Up 1 menit
3. Sit Up 1 menit
4. Shuttle Run 3x putaran
POLSTAT STIS
1. Lari 12 menit
2. Push Up 1 menit
3. Sit Up 1 menit
4. Shuttle Run/aktivitas lain yang ditentukan panitia
POLTEK SSN
1. Lari 12 menit
2. Push Up 1 menit
3. Sit Up 1 menit
4. Pull Up/Chinning 1 menit
KEMENHUB
1. Lari 12 menit
2. Sit Up 1 menit
3. Pull Up 1 menit
4. Shutlle Run 3x putaran
STIN
1. Lari 12 menit
2. Push Up 1 menit
3. Sit Up 1 menit
4. Pull Up/Chinning 1 menit
5. Shuttle Run 3x putaran
IPDN
1. Lari 12 menit
2. Push Up 1 menit
3. Sit Up 1 menit
4. Pull Up/Chinning 1 menit
5. Shuttle Run 3x putaran
Baca Juga: Resmi! Sekolah Kedinasan Dibuka, Siapkan 3.252 Formasi Nasional, Berminat?
Aturan Push Up 1 menitan dengan gerakan yang benar:
1. Luruskan lengan ke atas untuk mengangkat tubuh sehingga tubuh terangkat dengan posisi kaki dan tubuh lurus.
2. Kemudian bengkokan lengan sehingga tubuh turun, dada menyentuh lantai/alat deteksi elektronik/meja Push Up, kepala dipalingkan ke kanan atau ke kiri.
Baca Juga: Begini Metode Belajar yang Efektif Seperti Mahasiswa Harvard Dalam 7 Hari, Rasakan Perubahannya
3. Kemudian lengan diluruskan kembali dan lakukan gerakan ini berulang ulang sebanyak dan secepat mungkin.
4. Gerakan tubuh seolah-olah gerakan pengungkit.
5. Dihitung satu hitungan, mulai dari meluruskan lengan sampai dengan turun dada menyentuh lantai.
Baca Juga: Berikut 7 Tips Mengasah Agar Otak Cerdas Kalian Tidak Mudah Lemot
Aturan Sit Up 1 menitan dengan gerakan yang benar:
1. Peserta bangun kemudian duduk dan membungkuk sampai salah satu siku berada diantara kedua lutut secara berlawanan.
2. Kemudian dengan cepat turun berbaring terlentang kembali seperti sikap permulaan.
3. Demikian gerakan diulang terus menerus sebanyak mungkin selama maksimal 1 menit.
4. Dihitung satu hitungan mulai dari sikap berbaring sampai mencium lutut yang berlawanan.
Editor : Baskoro Septiadi