Begini Cara Mengedit, Menghitung Nilai Raport Kurikulum Merdeka
Falakhudin• Rabu, 18 Juni 2025 | 12:05 WIB
Begini Cara Mengedit, Menghitung Nilai Raport Kurikulum Merdeka (Hasil Belajar Peserta Didik)
RADARSEMARANG.ID — Sekolah dan pemerintah daerah bisa mengakses secara bebas Rapor Pendidikan yang dirilis pada Selasa (18/3/2025).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menjelaskan, Rapor Pendidikan menjadi sumber data terpercaya bagi satuan pendidikan dan pemerintah daerah (pemda) dalam menjamin mutu pendidikan.
Rapor ini memberikan analisis akar permasalahan serta rekomendasi program guna meningkatkan layanan pendidikan secara lebih terarah.
“Dengan adanya Rapor Pendidikan 2025 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pemangku kepentingan,” ujar Mu’ti.
Rapor Pendidikan, kata Mu’ti itu bisa digunakan sebagai bahan acuan untuk memenuhi standar pelayanan minimal di dunia pendidikan.
”Rapor Pendidikan juga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah sebagai acuan dalam memenuhi standar pelayanan minimal dan menjadi bagian dari rencana strategis pengembangan pendidikan secara nasional,” ujarnya.
Jika ingin mengakses Rapor Pendidikan, pemerintah daerah dan sekolah bisa mengikuti cara berikut:
Cara akses Rapor Pendidikan
1. Bagi satuan pendidikan Kunjungi laman raporpendidikan.dikdasmen.go.id
Bagi satuan pendidikan yang ingin mengakses Rapor Satuan Pendidikan, dapat melakukannya melalui fitur “Ruang Sekolah” Kemudian memilih menu “Rapor Satuan Pendidikan” di rumahpendidikan.go.id.
2. Bagi Pemerintah Daerah Kunjungi laman raporpendidikan.dikdasmen.go.id Masuk ke fitur “Ruang Pemerintah” Kemudian memilih menu “Rapor Pendidikan Daerah” di rumahpendidikan.go.id.
Dengan fitur ini, pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran menyeluruh tentang kondisi pendidikan di wilayahnya, mengidentifikasi tantangan utama, serta merancang kebijakan strategis yang lebih tepat sasaran.
Adapun pada 2025, Rapor Pendidikan akan menjadi bagian dari Rumah Pendidikan, yang menegaskan perannya sebagai sumber data utama dalam perbaikan layanan pendidikan.
Data yang digunakan dalam Rapor Pendidikan 2025 bersumber dari Asesmen Nasional 2024, yang mencakup Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) untuk mengukur literasi dan numerasi murid, Survei Karakter, serta Survei Lingkungan Belajar.
Rapor merdeka adalah aplikasi pembuatan rapor Kurikulum Merdeka yang dapat digunakan oleh semua sekolah SD, SMP, SMA dan SMK se Indonesia.
Rapor Merdeka adalah memudahkan proses administrasi pembuatan rapor untuk semua sekolah di Indonesia dan membantu percepatan sekolah-sekolah di Indonesia dalam penerapan Kurikulum Merdeka.
Rapor atau e-raport Kurikulum Merdeka merupakan laporan hasil belajar siswa selama satu semester.
Penyajiannya dilakukan melalui aplikasi e-raport yang telah diluncurkan sejak 2022.
Aplikasi e-rapor menjadi opsi alat bantu guru dan satuan pendidikan untuk melaporkan hasil belajar siswa yang akan disampaikan kepada wali murid.
Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, laporan hasil belajar diperoleh dari rangkuman hasil asesmen kuantitatif maupun kualitatif.
Sebelum mencermati cara menghitung nilai rata-rata raport, Anda mesti memahami lebih dulu tahapan pengolahan nilai rapor Kurikulum Merdeka.
rapor merdeka
Cara Mengedit dan Menghitung Nilai Rapor Kurikulum Merdeka
Pengolahan nilai raport Kurikulum Merdeka dilaksanakan dengan cara menganalisis, baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif, data hasil asesmen.
Data-data didapatkan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar siswa dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.
Ketercapaian tujuan pembelajaran dapat diamati secara periodik melalui asesmen.
Cara mengolah hasil asesmen menjadi nilai rapor Kurikulum Merdeka dapat didasarkan pada data kualitatif dan kuantitatif.
Mengolah hasil asesmen dalam bentuk angka hanya didasarkan pada hasil asesmen sumatif.
Sementara itu, asesmen formatif berupa data atau informasi kualitatif.
Data kualitatif ditujukan sebagai umpan baik untuk siswa sekaligus sebagai pertimbangan untuk menyusun deskripsi capaian kompetensi.
Pengolahan nilai raport Kurikulum Merdeka kategori kuantitatif bisa langsung dilakukan, baik secara rata-rata maupun proporsional.
Namun, di kolom deskripsi nilai, pendidik diharapkan memberikan penjelasan mengenai kompetensi yang sudah maupun yang belum dikuasai peserta didik.
Terdapat tiga pilihan cara mengolah deskripsi raport Kurikulum Merdeka, yakni:
rapor merdeka
•Penyusunan deskripsi berdasarkan capaian kompetensi
•Penyusunan deskripsi berdasarkan alur tujuan pembelajaran
•Penyusunan deskripsi mengambil poin-poin penting dari materi
Laporan hasil belajar minimal memuat informasi pencapaian hasil belajar siswa. Berdasarkan prinsip asesmen, laporan tersebut dianjurkan bersifat sederhana dan informatif.
Komponen rapor yang harus ada dalam meliputi:
•Identitas siswa
•Nama satuan pendidikan
•Kelas
•Semester
•Mata pelajaran
•Nilai
•Deskripsi
•Catatan guru
•Presensi
•Kegiatan ekstrakurikuler
Hasil penilaian dilaporkan dalam bentuk raport berdasarkan pengolahan data sebagaimana langkah sebelumnya.
Lantaran terdapat banyak nilai kuantitatif yang dikumpulkan dari pelaksanaan sumatif, guru mesti mempraktikkan terlebih dahulu cara menghitung nilai raport Kurikulum Merdeka dengan mencari rata-ratanya.
Nilai yang dicantumkan dalam aplikasi e-rapor Kurikulum Merdeka adalah nilai hasil perhitungan tersebut.
Simak cara menghitung rentang nilai Kurikulum Merdeka di bawah ini.
Cara menghitung nilai rapor Kurikulum Merdeka bisa dilakukan secara proporsional atau rata-rata.
Cara menghitung nilai rata-rata rapor Kurikulum Merdeka tidak jauh berbeda dengan perhitungan kurikulum sebelumnya.
Begini Cara Mengedit, Menghitung Nilai Raport Kurikulum Merdeka (Hasil Belajar Peserta Didik)
Hal sama juga berlaku terkait rentang nilai raport Kurikulum Merdeka.
Berdasarkan contoh di atas, cara menghitung nilai rata-rata nilai raport per semester dilakukan dengan menjumlahkan nilai akhir sumatif dan nilai akhir sumatif akhir semester.
Kemudian, hasil penjumlahan itu dibagi dua.
Nilai akhir sumatif diperoleh dari penjumlahan empat nilai sumatif yang dilakukan secara periodik, kemudian dibagi empat.
Cara yang sama juga bisa diterapkan jika guru menggunakan rentang nilai a b c d Kurikulum Merdeka.
Yang penting, pada prinsipnya, cara menghitung nilai rata-rata raport sama seperti perhitungan pada kurikulum sebelum-sebelumnya. (fal)