Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Songsong Tahun Baru 2025, UNNES Kukuhkan 13 Profesor Baru Dalam Berbagai Ilmu, Ini Profil Lengkapnya

Falakhudin • Rabu, 4 Desember 2024 | 12:17 WIB
Songsong Tahun Baru 2025, UNNES Kukuhkan 13 Profesor Baru
Songsong Tahun Baru 2025, UNNES Kukuhkan 13 Profesor Baru

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang berdaya saing global melalui pengukuhan profesor baru. 

Acara yang berlangsung di Gedung Auditorium Prof Wuryanto, Selasa (3/12), tidak hanya menjadi momen sakral, tetapi juga wujud nyata dari komitmen pada dedikasi dan inovasi para akademisi dalam menjawab tantangan zaman.

Dalam acara ini, UNNES telah berhasil mengukuhkan 13 profesor baru dari berbagai bidang keilmuan. 

Para profesor tersebut meliputi bidang Filsafat Pendidikan IPS, Bimbingan dan Konseling, Metodologi Pembelajaran dan Asesmen, Fisika Nanomaterial, Manajemen Pendidikan Administrasi Perkantoran, Cooperative Learning in English Language Teaching, Rekayasa Geoteknik Kegempaan, Hukum Agraria dan Politik Hukum, Fisiologi Olahraga, Material Katalis, Estetika Musik, Sosiologi Pedesaan, serta Filologi.

 

Rektor UNNES Prof Dr S Martono, M.Si, dalam pidato pengukuhan menyampaikan bahwa gelar profesor bukan sekadar sebuah pencapaian akademik, tetapi juga pengakuan atas dedikasi dan komitmen yang telah dibuktikan para profesor dalam bidang masing-masing.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas dedikasi dan komitmen yang telah dibuktikan oleh para profesor. 

Mereka adalah sosok yang tidak hanya ahli di bidangnya, tetapi juga memiliki visi yang jelas untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Prof. Martono.

 

Dalam pidatonya, Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis juga menekankan pentingnya inovasi dan kemampuan adaptasi UNNES dalam menghadapi perubahan zaman. 

Dengan 1.364 dosen dengan 142 di antaranya bergelar profesor menunjukkan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan universitas.

Rektor menegaskan bahwa seorang profesor tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga inovator, peneliti, dan penghubung antara perguruan tinggi dengan masyarakat. 

“Para profesor kita memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, mengajarkan nilai-nilai etika, kecerdasan akademik, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. 

Mereka tidak hanya menerima gelar, tetapi juga memikul tanggung jawab untuk mencerdaskan bangsa dan membangun integritas,” ujarnya.  

 

Diharapkan dengan tambahan 13 Profesor, UNNES menjadi perguruan tinggi yang tak hanya berkontribusi pada ilmu pengetahuan, tetapi juga semakin bersinergi, unggul, inovatif, dan berdaya saing global.

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali mengukuhkan statusnya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Indonesia dengan melantik 13 guru besar baru. 

Penganugerahan ini bukan sekadar pengakuan seremonial; ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan. 

Dengan keahlian dan pengalaman yang beragam, para guru besar baru ini siap untuk mengatasi tantangan masyarakat yang kompleks, mulai dari masalah akademis hingga masalah ekonomi dan lingkungan.

 

Ketiga belas guru besar tersebut adalah:

Prof Dr Endang Susilaningsih, M.S.

Bidang: Metodologi Pembelajaran dan Penilaian

Prof. Endang berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif. 

Penelitiannya yang ekstensif bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai tingkatan dengan merancang alat penilaian yang secara akurat mengukur kompetensi siswa. 

Karyanya telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap reformasi pendidikan di Indonesia, membekali para pendidik untuk mengadopsi praktik terbaik dalam pengajaran dan evaluasi.

 

Prof Puji Astuti Ph.D.

Bidang: Pembelajaran Kooperatif dalam Pengajaran Bahasa Inggris

Prof. Puji adalah seorang sarjana ternama yang mempelajari metode pembelajaran kooperatif untuk pengajaran Bahasa Inggris. 

Sebagai seorang sarjana Fulbright-DIKTI di University of Rochester New York, penelitiannya menyoroti bagaimana pembelajaran kooperatif mendorong keterlibatan siswa dan kompetensi komunikatif.

Kontribusinya telah menjadi referensi penting bagi para pendidik dan peneliti yang mencari pendekatan inovatif untuk pengajaran bahasa.

 

Prof Dr Rofi Wahanisa, M.H.

Bidang: Politik Hukum Agraria

Prof. Rofi menekankan pentingnya politik hukum agraria dalam pembangunan nasional. 

Sebagai anggota Tim Pakar Kajian Peraturan Presiden Otoritas Ibu Kota Negara (IKN), ia mengadvokasi kebijakan agraria yang adil dan berkelanjutan untuk menyelesaikan sengketa tanah dan memastikan akses yang adil bagi masyarakat.

Karyanya menginformasikan pembuatan kebijakan yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat dan lingkungan.

 

Prof Dr Yusro Edy Nugroho, M.Hum.

Bidang: Filologi

Dengan spesialisasi dalam teks-teks kuno dan warisan sastra Indonesia, khususnya bahasa dan sastra Jawa, Prof. Yusro menafsirkan dan mengkritik naskah-naskah klasik. 

Penelitiannya berupaya melestarikan dan memodernisasi studi filologi, memastikan bahwa nilai-nilai budaya yang tertanam dalam karya-karya klasik tetap relevan dalam pendidikan kontemporer.

 

Prof Sri Kadarwati, Ph.D.

Bidang: Material Katalisis

 

Sebagai alumni Curtin University Australia, Prof. Sri adalah pakar dalam pengembangan material katalitik untuk meningkatkan proses kimia. 

Inovasi ramah lingkungannya dalam aplikasi industri menggarisbawahi pentingnya solusi berkelanjutan dalam penelitian katalisis.

 

Prof Dr Thriwaty Arsal, M.Si.

Bidang: Sosiologi Pedesaan

Prof. Thriwaty mengeksplorasi dinamika antara masyarakat pedesaan, sumber daya alam, dan kebijakan pemerintah.

Pendekatan holistiknya menyoroti potensi lokal dan partisipasi masyarakat, yang bertujuan untuk pembangunan pedesaan yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Prof Dr Sunarto, M.Hum.

Bidang: Estetika Musik

Prof. Sunarto menyelidiki interaksi antara musik, budaya, dan pengalaman estetika.

Karya interdisiplinernya mengeksplorasi bagaimana elemen musik memengaruhi emosi dan persepsi, berkontribusi pada musikologi kontemporer dan pemahaman budaya.

 

Prof Dr Rini Kusumawardani, M.T., M.Sc.

Bidang: Rekayasa Geoteknik Gempa Bumi

Prof. Rini, penerima Beasiswa Pemerintah Prancis, mengkhususkan diri dalam analisis tanah seismik dan perilaku struktural. 

Penelitiannya memajukan metode untuk ketahanan gempa bumi, berkontribusi pada praktik rekayasa yang lebih aman dan berkelanjutan.

 

Prof Sri Sumartiningsih, Ph.D.

Bidang: Fisiologi Olahraga

Lulusan Chinese Culture University, Taiwan, Prof. Sri, mengeksplorasi efek fisiologis aktivitas fisik dan faktor lingkungan pada kinerja atletik. 

Karyanya mempromosikan program pelatihan yang efektif dan inisiatif kesehatan masyarakat.

 

Prof Arif Purnomo, M.Pd.

Bidang: Filsafat Pendidikan Ilmu Sosial

Prof. Arif menyelidiki landasan filosofis pendidikan ilmu sosial, memengaruhi pengembangan kurikulum dan strategi pedagogis. 

Pendekatan kritisnya menginspirasi para pendidik untuk memadukan prinsip-prinsip filosofis ke dalam praktik mereka.

 

Prof Dr Awalya, M.Pd., Kons.

Bidang: Manajemen Konseling dan Bimbingan

Prof. Awalya menganjurkan layanan konseling yang sistematis dan terpadu untuk mendukung pengembangan siswa secara holistik. 

Keahliannya meningkatkan upaya kolaboratif di antara para pemangku kepentingan pendidikan, yang mendorong lingkungan yang berorientasi pada pertumbuhan.

 

Prof Dr Mahardika Prasetya Aji, M.Si.

Bidang: Fisika Nanomaterial

Prof. Mahardika meneliti sifat unik nanomaterial dan aplikasinya dalam teknologi canggih, termasuk energi terbarukan dan perangkat elektronik. 

Inovasi berkelanjutannya mengatasi tantangan teknologi dan lingkungan yang mendesak.

 

Prof Dr Nina Oktarina, M.Pd.

Bidang: Administrasi Perkantoran Manajemen Pendidikan

Prof. Nina berfokus pada pengembangan sistem pengarsipan elektronik untuk mendukung akuntabilitas sekolah.

Keahliannya memastikan manajemen dokumen yang efisien selaras dengan standar pendidikan Indonesia, meningkatkan kualitas institusi.

Melalui pelantikan ini, UNNES menegaskan kembali komitmennya terhadap inovasi dan kolaborasi dalam membentuk pendidikan yang berkualitas. 

Baca Juga: Semarak HUT KORPRI 2024, 73 Macam Lomba Unik, Lomba Panca Prasetya Bisa Jadi Pilihan Peringatan

 

Universitas ini bercita-cita untuk memimpin dalam mengatasi tantangan kontemporer dan membina keunggulan pendidikan di Indonesia. (fal/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Curtin University Australia #Gedung Auditorium Prof Wuryanto #University of Rochester New York #Universitas Negeri Semarang (UNNES) #Prof Dr Nina Oktarina #Chinese Culture University #Prof Sri Kadarwati #Prof Dr Rofi Wahanisa #Prof Sri Sumartiningsih #Prof Dr Sunarto #Prof Puji Astuti #Prof Dr Thriwaty Arsal #13 profesor baru #Rektor UNNES Prof Dr S Martono #Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis #Prof Dr Awalya #Prof Dr Endang Susilaningsih #Prof Dr Rini Kusumawardani #Prof Arif Purnomo #Prof Dr Yusro Edy Nugroho #Prof Dr Mahardika Prasetya Aji