Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tren Silent Walking Menjadi Sorotan Induksi dan Tryout PPG UIN Salatiga di Blora

Dhinar Sasongko • Minggu, 29 September 2024 | 00:36 WIB

Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID - Tren silent walking tengah menarik perhatian publik, khususnya di kalangan generasi Z.

Aktivitas ini kerap dilakukan sebagai pelarian dari rutinitas yang padat, dan kemudian dibagikan di media sosial.

Ketua Pengelola PPG UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., menyoroti tren ini dalam Forum Induksi dan Tryout bagi mahasiswa PPG Batch 1 UIN Salatiga wilayah Blora, yang berlangsung di Aula SMA Negeri 3 Blora pada Sabtu (28/9/2024).

“Silent walking, atau jalan senyap, adalah praktik berjalan tanpa berbicara dan tanpa gangguan perangkat elektronik seperti ponsel atau musik. Tujuannya adalah menciptakan pengalaman berjalan yang penuh kesadaran (mindful walking), di mana seseorang sepenuhnya hadir dan fokus pada lingkungan sekitar, pernapasan, serta langkah mereka sendiri,” jelas Prof. Rasimin.

Menurut penelitian terbaru, aktivitas ini dapat meredakan stres, meningkatkan kesadaran diri, dan memberikan ruang bagi pikiran untuk beristirahat serta merenung.

Bagi banyak orang, termasuk generasi Z, silent walking menjadi cara untuk mengambil jeda dari kehidupan yang sibuk dan terhubung kembali dengan diri sendiri serta alam.

Prof. Rasimin juga mengajak mahasiswa PPG UIN Salatiga yang hadir untuk mencoba silent walking. “Setelah acara ini, saya anjurkan bapak ibu mencoba silent walking agar dapat mengurangi stres, meningkatkan kesadaran diri, dan lebih fokus menghadapi ujian,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Imam Subqi, M.Si., Ketua Prodi PPG UIN Salatiga, membahas strategi cepat mengerjakan soal ujian akhir PPG. Imam menekankan pentingnya memahami konsep dasar terlebih dahulu dalam menghadapi soal pilihan ganda model HOTS (Higher Order Thinking Skills).

“Soal HOTS menuntut penerapan konsep dalam situasi baru,” katanya.

“Bacalah pertanyaan dengan seksama, identifikasi inti masalah, dan hubungkan dengan pengetahuan yang lebih luas atau situasi dunia nyata. Gunakan strategi eliminasi untuk menghilangkan jawaban yang jelas salah, dan jangan terjebak oleh bahasa yang rumit—fokus pada inti pertanyaan. Sebelum melihat pilihan jawaban, coba prediksi jawabannya berdasarkan pemahaman Anda, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh pilihan yang menyesatkan. Latih kemampuan berpikir kritis dan analitis, karena soal HOTS dirancang untuk mengukur kemampuan tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, MS Viktor Purhanudin, M.Pd., Pengelola PPG UIN Salatiga, memberikan panduan tentang cara membuat portofolio yang efektif. Viktor menjelaskan, “Membuat portofolio ujian mahasiswa PPG yang efektif memerlukan perencanaan matang, dengan menentukan tujuan dan standar penilaian yang jelas, memilih artefak yang relevan seperti modul ajar, video rekaman mengajar, dan hasil evaluasi siswa, serta menyusunnya dalam struktur yang logis dan mudah diikuti.”

“Penting untuk menyertakan refleksi pada setiap artefak yang menunjukkan pemahaman kritis dan kemampuan introspeksi terhadap praktik mengajar. Penggunaan media yang tepat, baik digital maupun cetak, serta menjaga konsistensi dan profesionalisme dalam penyajian sangat diperlukan. Setelah portofolio selesai, lakukan review dan revisi berdasarkan umpan balik untuk memastikan kualitasnya sebelum penilaian,” tutupnya.

Forum Induksi dan Tryout ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan motivasi bagi mahasiswa PPG UIN Salatiga dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini.

Dengan mengadopsi praktik silent walking, diharapkan mahasiswa dapat menemukan cara untuk merelaksasi pikiran dan meningkatkan fokus mereka, terutama menjelang ujian.

Selain itu, pemahaman tentang strategi penyelesaian soal HOTS dan pembuatan portofolio yang efektif akan membantu mereka meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengajaran di masa depan.

Mahasiswa diharapkan menjadi pendidik yang lebih kompeten, siap berkontribusi pada perkembangan pendidikan di Indonesia.(sas)

Editor : Agus AP
#Tren Silent Walking #PPG UIN Salatiga #HOTS