RADARSEMARANG.ID - Bulan Agustus merupakan bulan yang paling penting bagi negara Indonesia.
Tepat 79 tahun yang lalu, Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945 setelah berabad-abad berada di bawah belenggu penjajah oleh bangsa asing.
Indonesia menjadi negara pertama yang merdeka pasca Perang Dunia II berakhir.
Baca Juga: Ini Dia Ide 17 Tema Dekorasi Kemerdekaan Indonesia, Nomor 14 Anti Mainstream
Meskipun momentum kemerdekaan Indonesia telah tertulis rapi di buku sejarah Indonesia, namun ada beberapa bagian yang tidak dituliskan di sana.
Berikut rangkuman sejarah Indonesia yang tidak terdokumentasi di buku sejarah dan bahkan rakyat Indonesia pun tidak mengetahuinya.
Ir. Soekarno Sedang Sakit Saat Pembacaan Teks Proklamasi
Baca Juga: Rekomendasi 10 Film Indonesia Asyik Ditonton dalam Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia
Bapak proklamator sekaligus presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno ternyata sedang terkena sakit Malaria Tertiana saat membacakan teks proklamasi pada 17 Agustus 1945 di kediamannya, Jalan Pegangsaan Timur No.56 Jakarta.
2 jam sebelum beliau membacakan teks proklamasi, dirinya masih tertidur pulas di kamarnya karena mengalami demam yang tinggi.
Namun pada akhirnya Soekarno bangun pada pukul 09.00 WIB dan dapat membacakan teks proklamasi dengan lantang pada pukul 10.00 WIB setelah mendapatkan perawatan.
Teks Proklamasi Asli Dibuang di Tempat Sampah
Siapa sangka benda bersejarah yaitu teks proklamasi asli yang ditandatangani oleh Ir. Soekarno, dan Moch. Hatta pernah ditemukan berada di tempat sampah milik Laksamana Muda Maeda.
Teks proklamasi itu ditemukan oleh salah satu wartawan asal Aceh bernama B.M. Diah.
Baca Juga: Hanya Disini 200+ Link Twibbon Hari Kemerdekaan RI Ke-79, Jangan Sampai Ketinggalan
Teks itu sekarang sudah tersimpan dengan aman di Museum Arsip Nasional yang sebelumnya disimpan oleh Presiden Soeharto selama masa kepemimpinannya.
Tahun ‘05 di Teks Proklamasi
Banyak yang tidak menyadari bahwa tulisan tanggal di teks proklamasi asli tertera “hari 17 boelan 8 tahoen 05”.
Baca Juga: Ternyata Ini Makna dan Filosofi Logo HUT ke-79 Kemerdekaan RI, Bisa Didownload di Sini
Namun Soekarno tetap membacanya dengan 1945.
Hal itu disebabkan karena waktu itu Indonesia berada di bawah kedudukan Jepang sehingga menggunakan kalender Kaisar Jammu.
Kalender Kaisar Jammu lebih awal 660 tahun dari kalender Masehi, sehingga saat kemerdekaan Indonesia terjadi di tahun 2605 menurut kalender Kaisar Jammu.
Baca Juga: Cek Link Download Disini! Inilah Makna dan Filosofi Logo HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia
Bendera Pusaka Awalnya Untuk Anak Fatmawati
Kain merah dan putih yang dipakai dalam bendera Indonesia awalnya akan digunakan untuk membuat baju anak pertama Soekarno dan Fatmawati.
Bendera Pusaka yang diterima oleh perwira Jepang Chairul Basri pada Oktober 1944 itu, dijahit oleh Ibu Fatmawati agar dapat terus digunakan di setiap upacara kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus.
Baca Juga: Mempelajari Tokoh Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dengan “Tega”
Kemerdekaan Indonesia Betepatan Dengan Bulan Ramadhan
Tanggal kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 1945 saat itu bertepatan dengan hari raya Ramadhan bagi umat Islam.
Tepatnya pada hari Jumat, 9 Ramadhan 1364 Hijriah. (mg3/bas)
Editor : Baskoro Septiadi