RADARSEMARANG.ID, Asosiasi Pendidik Seni Indonesia (APSI) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebudayaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) meresmikan kerjasama strategis yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan membangun ekosistem pendidikan seni yang responsif dan inovatif di Indonesia.
Penandatanganan perjanjian tridharma perguruan tinggi ini dipimpin oleh Dr. Agus Cahyono, M. Hum, Ketua APSI, dengan dukungan penuh dari Dr. Aryo Sunaryo M. Pd, Kepala UPT Kebudayaan UPI, pada Sabtu (13/7/2024).
Kerjasama ini bukan hanya sebagai upaya untuk beradaptasi dengan dinamika zaman, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk mendorong inovasi dalam pendidikan seni.
Dr. Agus Cahyono, yang juga Koordinator Prodi S3 Pendidikan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES), menjelaskan bahwa kolaborasi ini akan memungkinkan para pendidik seni untuk memberikan pembelajaran yang relevan dan inspiratif, sesuai dengan tuntutan masa depan.
"Dengan fokus pada pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan kebutuhan industri dan teknologi terkini, serta penyelenggaraan pelatihan dan penelitian bersama, kami berkomitmen untuk mempersiapkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan global," ujar Dr. Cahyono.
Dr. Aryo Sunaryo menambahkan bahwa kerjasama ini akan mencakup berbagai program strategis, termasuk identifikasi kebutuhan bersama untuk menghadapi tantangan pendidikan seni dan industri kreatif, serta pengembangan kurikulum yang inovatif untuk memenuhi kebutuhan pasar.
"Dengan sinergi sumber daya dan keahlian antara APSI dan UPI, kami optimis dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan pendidikan seni di Indonesia," tutur Dr. Aryo Sunaryo.
Kerjasama ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem pendidikan seni yang kompetitif dan berdaya saing tinggi di Indonesia, melalui evaluasi dan monitoring yang berkala untuk memastikan efektivitas dan dampak positifnya terhadap pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (rls)
Editor : Tasropi