Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Diperingati Setiap 1 Juni, Begini Makna dan Kronologi Dibalik Sejarah Hari Lahir Pancasila Sesungguhnya

Aris Hariyanto • Jumat, 31 Mei 2024 | 22:29 WIB
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni.
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni.

RADARSEMARANG.ID - Hari Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni memiliki makna bersejarah.

Sedangkan Hari Lahir Pancasila, pertama kali diperingati berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016.

Meski demikian, Sejarah Hari Lahir Pancasila memiliki peran penting dalam perjalanan panjang negara ini.

Menurut Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, kronologi sejarah Hari Lahir Pancasila bermula dari kekalahan Jepang pada perang pasifik.

Pada saat itu, mereka berusaha mendapatkan hati masyarakat dengan menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia.

Kemudian mereka membentuk sebuah Lembaga yang tugasnya untuk mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia.

Lembaga tersebut dinamai Dokuritsu Junbi Cosakai. Para anggotanya membahas mengenai tema dasar negara.

Pada sidang pertamanya diadakan di Gedung Chuo Sangi In (sekarang Gedung Pancasila), pada tanggal 29 Mei 1945, dan berlangsung selama hampir 5 hari.

Didalam gedung tersebut, terdapat para tokoh seperti Muhammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno. Mereka menyampaikan gagasannya mengenai dasar negara Indonesia merdeka.

Kemudian pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno mengemukakan ide dan gagasannya mengenai dasar negara Indonesia yang diberi nama "Pancasila".

Kata "panca" berarti lima, sementara "sila" berarti prinsip atau asas. Pada saat itu, Bung Karno menyebutkan lima dasar untuk negara Indonesia.

Lima dasar itu yaitu Sila pertama "Kebangsaan", sila kedua "Internasionalisme atau Perikemanusiaan", sila ketiga "Demokrasi", sila keempat "Keadilan sosial", dan sila kelima "Ketuhanan yang Maha Esa".

Selanjutnya Dokuritsu Junbi Cosakai membentuk sebuah panitia yang dikenal sebagai Panitia Sembilan.

Tujuannya untuk menyempurnakan rumusan Pancasila dan Undang-Undang Dasar yang didasarkan pada kelima asas tersebut.

Anggota Panitia Sembilan ini terdiri dari Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Abikoesno Tjokroseojoso, Agus Salim, Wahid Hasjim, Mohammad Yamin, Abdul Kahar Muzakir, Mr. AA Maramis, dan Achmad Soebardjo.

Setelah melalui beberapa proses persidangan, Pancasila akhirnya dapat disahkan pada Sidang PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945.

Pada sidang tersebut, telah disetujui bahwa Pancasila dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang sah.

Makna dari peringatan Hari Pancasila adalah untuk menghargai perjuangan pendiri bangsa, dalam merumuskan dasar negara yang inklusif dan dapat menyatukan masyarakat yang plural.

Pancasila juga menjadi pengingat bahwa setiap kebijakan negara harus sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Dengan demikian, peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya menjadi hari untuk mengenang sejarah.

Namun juga sebagai momentum untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Editor : Baskoro Septiadi
#muhammad yamin #perang pasifik #Dokuritsu Junbi Cosakai #Soepomo #gedung pancasila #soekarno #kemerdekaan indonesia #Panitia Sembilan #sejarah hari lahir pancasila #Hari Lahir Pancasila #jepang #hari pancasila