Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Mengenal Istilah Galodo, Dari Keindahan Alam Cafe Xakapa Hingga Kehancuran di Lembah Anai Sumatera Barat

Aris Hariyanto • Rabu, 15 Mei 2024 | 02:40 WIB
Cafe Xakapa dengan keindahan alam disekitar sebelum hancur dan hilang diterjang Galodo.
Cafe Xakapa dengan keindahan alam disekitar sebelum hancur dan hilang diterjang Galodo.

RADARSEMARANG.ID - Cafe Xakapa yang berdiri megah di Lembah Anai, Sumatera Barat, menjadi saksi bisu keindahan alam yang menakjubkan.

Pasalnya, pemandangan di sekitar Cafe Xakapa, menunjukkan derasnya air terjun mengguyur indah dengan sungai yang tenang.

Selain itu terdapat juga pepohonan hijau yang rindang disekitarnya, membuat Cafe Xalapa menjadi tempat yang ideal untuk bersantai.

Meski demikian, keindahan alam tersebut tiba-tiba terganggu oleh tamu tak diundang dengan nama ‘Galodo’.

Menurut masyarakat Minangkabau, Galodo merupakan sebuah fenomena alam yang dikenal sebagai banjir bandang dengan ancaman nyata.

Datangnya fenomena Galodo juga merupakan sebuah bencana alam yang tak terduga.

Galodo bisa merusak apa saja yang ada di jalannya, dengan membawa pasir, kerikil, dan batu-batu dalam aliran air banjir yang deras.

Pada Sabtu (11/5), Galodo telah menghantam Lembah Anai dan menghancurkan keindahan alamnya, termasuk Cafe Xakapa.

Cafe Xakapa yang sebelumnya menjadi ikon keindahan alam Lembah Anai, kini hanya tinggal kenangan.

Bangunan yang sebelumnya berdiri megah tersebut kini lenyap ditelan Galodo hingga tidak tersisa.

Kapal itu kini tlah Berlayar. Kapa=Kapal, Xakapa (baca=sakapa) artinya kira2 se-kapal,” tulis warganet @mindaart di media sosial X.

Bentuk cafenya juga menyerupai bentuk sebuah kapal. Kapal itu pun akhirnya kini tlah berlayar bersama Galodo/Air Bah yang melanda, #PrayForSumbar” lanjutnya.

Lokasi Cafaa Xakapa yang lenyap ditelan Galodo hingga tidak tersisa.
Lokasi Cafaa Xakapa yang lenyap ditelan Galodo hingga tidak tersisa.

CAFE DENGAN PEMANDANGAN MEMUKAU XAKAPA ITUPUN HILANG DITELAN GALODO !,” tulis netizen @AntonPr12594871.

Menurut narasinya, Cafe Xakapa melambangkan keindahan alam dan budaya Minangkabau dengan cara yang unik.

Dengan desain bangunan yang terintegrasi dengan alam sekitarnya, kafe ini menjadi tempat yang ideal untuk menikmati hidangan khas Minang dengan view keindahan alam.

Namun sayangnya, keindahan tersebut tidak berlangsung lama. Galodo tiba-tiba muncul dan menghancurkan segalanya.

Fenomena Galodo tidak hanya menghancurkan Cafe Xakapa, tetapi juga merenggut nyawa dan harta benda masyarakat sekitar.

Diketahui lebih lanjut, banyak warga penduduk yang mengungsi akibat bencana banjir bandang di Sumatera Barat ini.

Data update terbaru korban jiwa tercatat mencapai 50 orang, dan 27 orang dinyatakan hilang saat berita ini ditulis.

Editor : Baskoro Septiadi
#keindahan alam #sumatera barat #lembah anai #Banjir Bandang #minangkabau #Galodo #fenomena alam #Cafe Xakapa