RADARSEMARANG.ID - Narkoba, singkatan dari narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang telah menjadi momok penyakit bagi masyarakat Indonesia.
Kecanduan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental penggunanya, tetapi juga menggerogoti keharmonisan sosial.
Mengenali ciri-ciri kecanduan narkoba adalah langkah pertama dalam upaya pencegahan dan rehabilitasi.
Seseorang yang kecanduan narkoba umumnya menunjukkan perubahan fisik, perilaku, dan emosional yang signifikan.
Secara fisik, mereka mungkin mengalami mata merah dan berair, pupil melebar atau menyempit, hidung tersumbat atau berair, wajah pucat atau kemerahan, bibir kering dan pecah-pecah, gemetar, berkeringat berlebihan, penurunan berat badan, kelelahan, kurang tidur, luka atau bekas tusukan jarum.
Perubahan suasana hati yang ekstrem sering kali menjadi tanda pertama dari kecanduan.
Seseorang mungkin tampak sangat gembira tanpa alasan yang jelas, atau sebaliknya, bahkan terpuruk dalam kesedihan mendalam.
Depresi atau euforia yang tidak wajar ini merupakan dampak langsung dari pengaruh zat adiktif yang terlarang pada sistem saraf pusat.
Dari segi sosial, penarikan diri dari kegiatan keluarga dan masyarakat menjadi ciri yang sering terabaikan.
Bahayanya, orang yang kecanduan narkoba bisa memutuskan hubungan dengan orang-orang yang dicintai dan aktivitas positif yang sebelumnya dinikmati.
Mereka biasanya menarik diri dari keluarga dan teman, berbohong dan menyembunyikan sesuatu, mengubah kebiasaan tidur dan makan.
Di sisi lain, perubahan emosional yang terlihat adalah mudah marah, depresi, cemas, paranoid, bingung, sulit berkonsentrasi.
Selain itu, mereka mungkin memiliki bau badan yang tidak sedap, sering meminjam uang, menjual barang-barang pribadi, bermasalah dengan hukum.
Lebih parahnya lagi, orang yang kecanduan narkoba bisa mengalami overdosis dan menyebabkan kematian.
Memahami ciri-ciri orang yang kecanduan narkoba adalah langkah awal dalam memerangi penyalahgunaan zat terlarang ini.
Dengan mengenali tanda-tandanya, kita dapat membantu orang-orang yang terjerumus dalam jeratan narkoba untuk mendapatkan pertolongan dan memulai proses pemulihan.
Dikutip dari laman bnn.co.id, kecanduan narkoba bukanlah aib, melainkan penyakit yang membutuhkan penanganan medis dan dukungan sosial untuk dapat hidup sehat normal.
Dengan demikian, jangan biarkan diri kita atau orang-orang di sekitar kita terlena dengan bahaya narkoba.
Editor : Baskoro Septiadi