Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Kapan Penggunaan To Be 'Is' dan 'Are' dalam Menyusun Kalimat Bahasa Inggris?

Magang Radar Semarang • Rabu, 22 November 2023 | 21:21 WIB
Ilustrasi penggunaan to be dalam bentuk
Ilustrasi penggunaan to be dalam bentuk

RADARSEMARANG.ID, Bahasa Inggris, seperti setiap bahasa lainnya, memiliki kombinasi unik aturan sintaks dan struktur kata yang perlu dipelajari dan dikuasai untuk dikuasai sepenuhnya.

Salah satu elemen dasar yang sering menimbulkan kebingungan, terutama bagi pembelajar awal, adalah penggunaan to be dalam bentuk 'is' dan 'are'.

Masing-masing memilik fungsi mereka sendiri dan berikut ini akan kita jelaskan secara detail.

To Be 'Is'
Rumus: Subjek Tunggal + is + Predikat

To be 'Is' sebagian besar digunakan dalam tiga konteks tertentu.

1. Subjek Tunggal: 'Is' digunakan ketika subjek dalam kalimat adalah tunggal. Termasuk di antaranya adalah semua kata ganti orang ketiga tunggal (he, she, it) dan semua kata benda tunggal.

Contoh:

• He is a student. (Dia adalah seorang siswa.)
• The sky is blue. (Langit biru.)

2. Kata Benda Tunggal: 'Is' digunakan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan subjek tunggal. Ini termasuk kata benda atau frasa kata benda tunggal, atau preposisi yang menjelaskan keadaan, kualitas, identitas, atau klasifikasi entitas tunggal.

Contoh:

• The sandwich is delicious. (Roti lapisnya lezat.)
• New York is a city. (New York adalah sebuah kota.)

3. Penggunaan dalam berbicara tentang waktu: Praktik umum dalam bahasa Inggris adalah menggunakan 'is' saat membicarakan tentang waktu.

Contoh:

• What time is it? (Jam berapa sekarang?)
• It is morning. (Sekarang pagi hari.)

To Be 'Are'
Rumus: Subjek Tunggal + are + Predikat

Sedangkan 'Are' digunakan sesuai dengan konteks berikut:

1. Subjek Jamak: 'Are' digunakan ketika subjek dalam kalimat adalah jamak, biasanya penggantian 'they' atau setiap kata benda jamak.

Contoh:

• They are students. (Mereka adalah siswa.)
• The dogs are playing. (Anjing-anjing itu sedang bermain.)

2. Kata Benda Jamak: 'Are' juga digunakan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan subjek jamak, termasuk kata benda atau frasa kata benda jamak, atau preposisi yang menjelaskan keadaan, kualitas, identitas, atau klasifikasi lebih dari satu entitas.

Contoh:

• The sandwiches are delicious. (Roti lapisnya lezat-lezat.)
• Cats are animals. (Kucing adalah hewan.)

3. Penggunaan Dalam Bicara Tentang Waktu: Meski cukup jarang, dalam konteks waktu, 'are' digunakan ketika membahas beberapa kesempatan atau jadwal.

Contoh:

• The meetings are at 3pm and 4pm. (Rapat-rapat itu jam 3 sore dan 4 sore.)

Akhir kata, mungkin perlu diingat bahwa pengetahuan ini adalah dasar gramatikal.

Dalam bahasa Inggris sehari-hari, ada banyak variasi dan pengecualian berdasarkan dialek, konteks dan gaya bicara.

Oleh karena itu, penting untuk terus berlatih dan mendapatkan paparan sebanyak mungkin terhadap penggunaan Bahasa Inggris asli. (mg19/tas)

Editor : Tasropi
#struktur kata #Bahasa Inggris #kata benda jamak #kata ganti orang ketiga tunggal