Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Para Guru Diimbau Melakukan Riset Kecil Melalui PTK

Figur Ronggo Wassalim • Jumat, 20 Oktober 2023 | 16:35 WIB
Suasana pelatihan penyusunan best practice dalam pembelajaran IPS berbasis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada kurikulum merdeka belajar di SMP Kota Semarang di SMP Negeri 22 Semarang, Kamis (19/10).
Suasana pelatihan penyusunan best practice dalam pembelajaran IPS berbasis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada kurikulum merdeka belajar di SMP Kota Semarang di SMP Negeri 22 Semarang, Kamis (19/10).

RADARSEMARANG.ID, Semarang - 28 guru IPS yang tergabung di Musyawarah Guru Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (MGMP IPS) Kota Semarang mengikuti kegiatan pelatihan yang bertemakan penyusunan best practice dalam pembelajaran IPS berbasis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada kurikulum merdeka belajar di SMP Kota Semarang.

Kegiatan ini merupakan pengabdian masyarakat dari Program Studi S2 Pendidikan IPS UNNES yang dilakukan di SMP Negeri 22 Semarang, Kamis (19/10).

Koordinator Prodi S2 Pendidikan IPS UNNES, Hamdan Tri Atmaja, menjelaskan penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan penelitian kecil yang dilakukan guru di dalam kelas.

Dalam penelitian ini guru memetakan problem atau masalah yang terjadi di kelas. Selanjutnya problem tersebut dipecahkan melalui Penelitian Tindakan Kelas.

Kegiatan tersebut  dimulai menyusun rumusan masalah, pendahuluan, tinjauan pustaka, dan metode penelitian.

"Melalui kegiatan ini diharapkan  guru memiliki keterampilan untuk menyusun PTK, Bagi guru itu, menulis PTK keharusan," katanya.

Para guru diimbau melakukan riset kecil melalui PTK, sehingga dapat mengatasi masalah kecil di kelas dengan melakukan riset kecil.

"Sehingga guru semakin hari semakin banyak memiliki pengalaman dalam kegiatan penelitian" jelasnya.

Ketika guru menghadapi persoalan pembelajaran di kelas, maka guru, akan mencari solusi pemecahannya, solusi tersebut kemudian di uji melalui penelitian tindakan kelas.

"Pengujian solusi bisa dilakukan melalui beberapa siklus, apabila siklus pertama hasilnya belum memuaskan bisa dilanjutkan dengan siklus kedua," katanya. 

Setelah melakukan PTK, guru diharapkan memiliki karya berupa artikel yang diterbitkan di jurnal.

"Karya tersebut juga bisa dikembangkan   menjadi Book Chapter, dari sini guru mendapat referensi pengetahuan baru tentang ke IPS an dan problem problem baru dalam pembelajaran IPS," jelasnya.

Ketua MGMP IPS Kota Semarang, Zabidi Agus Winanto, mengaku banyak guru yang sudah memiliki riset. Kegiatan ini menjadi pemahaman bagi para guru IPS untuk mengembangkan riset dan memecahkan suatu masalah di kelas. (fgr/web/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#IPS #PTK #web #GURU