RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Empat sekolah di Jalan Kokrosono, Semarang Barat masih belum dijangkau akses transportasi umum. Padahal, surat permohonan rute sudah dikirimkan sejak satu tahun lalu.
Lantaran belum adanya solusi, Senin (7/8) mendatang akan kembali mengajukan surat ke Pemkot Semarang untuk meminta penyelesaian persoalan akses transportasi.
Empat sekolah tersebut adalah SMK Negeri 10 Semarang, SMA Negeri 14 Semarang, SMP Negeri 25 Semarang, dan SMK Pelayaran Wira Samudera.
Sekolah-sekolah itu berlokasi di sepanjang Jalan Kokrosono yang tak satupun dilintasi angkutan umum.
Akibatnya, sebagian besar siswa harus membawa kendaraan pribadi, ojek online, dan antar jemput orang tua.
“Padahal kita sebenarnya juga ingin membatasi para siswa yang belum punya kelengkapan surat kendaraan,” kata Kepala SMK Negeri 10 Semarang Ardan Sirojuddin kepada Jawa Pos Radar Semarang Jumat (4/8).
Tidak adanya transportasi umum ternyata membawa persoalan lain. Bagi yang tempat tinggalnya jauh harus tinggal di kos terdekat.
Tak sedikit pula orang tua yang harus membelikan anaknya motor. Juga terpaksa harus antar-jemput anaknya ketika berangkat dan pulang sekolah.
“Tentu hal itu menambah pengeluaran yang lebih,” tandasnya.
Ia mengaku, sejak pengajuan yang pertama ke Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1, perkembangannya baru dalam tahap pengkajian oleh Dinas Perhubungan.
Surat yang diajukan berisi permohonan agar angkutan dapat masuk ke Jalan Kokrosono.
“Banyak orang tua yang mengeluh karena harus membelikan motor, sewa kos, dan repot antar jemput. Sehingga menambah pengeluaran,” terangnya.
Ia berharap, pengajuan kali kedua ini bisa membuahkan hasil. Angkutan transportasi umum diharapkan membantu meringankan beban aksesibilitas para siswa menuju sekolah.
Di sisi lain juga memfasilitasi aksesibilitas bagi para pelajar di wilayah tersebut.
“Dengan adanya dukungan dari SMAN 14 Semarang, diharapkan pengajuan ini dapat memperoleh izin trayek dari Dinas Perhubungan Kota Semarang lebih cepat dan lancar,” jelas Ardan. (mia/ton)
Editor : Agus AP