Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Peringati Bulan Literasi, Galakkan Gemar Membaca

Agus AP • Rabu, 28 September 2022 | 16:53 WIB
Peserta didik SD Islam Al-Azhar mengerubungi perpustakaan mobile untuk membaca buku yang disukai di SD Islam Al-Azhar 14 Semarang, Selasa (27/9). (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Peserta didik SD Islam Al-Azhar mengerubungi perpustakaan mobile untuk membaca buku yang disukai di SD Islam Al-Azhar 14 Semarang, Selasa (27/9). (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dinas Arsip dan Perpustakan (Arpus) Kota Semarang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang menggalakkan gemar membaca selama 30 menit. Karena itu, seluruh sekolah negeri dan swasta di Kota Semarang serentak diajak memperingati hari literasi.

Meski begitu, kegiatan bertema Transformasi Literasi Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kuat Menuju Semarang Semakin Hebat ini dipusatkan secara hybrid di SD Islam Al-Azhar 14 Semarang, Selasa (27/9).

Acara dimulai dengan penampilan tari dari peserta didik, membaca serentak selama 30 menit, pembacaan puisi dan dongeng, membaca nyaring bersama Komunitas Read Aloud Semarang, dan diakhiri dengan mereview buku yang telah dibaca.

Kepala Dinas Arpus Kota Semarang Endang Sarwiningsih Setyawulan membuka acara yang disambut antusias peserta didik SD Islam Al-Azhar.  “Upaya menumbuhkan minat baca ini, salah satunya dengan mewajibkan anak untuk membaca sejenak, minimal 30 menit setiap hari,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia menambahkan untuk peserta didik kegiatan membaca bisa dilakukan sebelum pelajaran dimulai ataupun sebelum pulang sekolah. Harapannya kualitas membaca anak akan semakin baik.

Menurutnya kegiatan membaca tidak hanya dari bentuk buku secara fisik. Namun juga buku digital yang bisa di akses langsung melalui Ipusnas milik Perpustakaan Nasional. Sedangkan milik Peprustakaan Kota Semarang bisa di akses melalui Si Booky. “Dengan aplikasi tersebut kegiatan membaca bisa dilakukan dimana saja,” tambahnya.

Mobil perpustakaan keliling juga dihadirkan turut mendukung peringatan bulan literasi ini. Seluruh siswa berduyun-duyun membaca buku yang belum ada di sekolahnya. “Kebanyakan di sekolah itu adanya buku pelajaran. Mobil perpustakaan keliling jni sebagai penyeimbang dari buku-buku yang memang belum ada di sekolah,” akunya.

Sementara Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Kartika Hedi Aji mengatakan budaya literasi di kalangan pelajar saat ini masih rendah. Sehingga gerakan literasi ini sebagai upaya menumbuhkan budaya membaca untuk mewujudkan Indonesia emas tahun 2045 mendatang. “Harapannya ini nanti bisa menjadi budaya membaca bagi setiap pelajar. Karena membaca ini merupakan jendela dunia,” ungkapnya.

Menurutnya dengan menumbuhkan minat baca ini akan meningkatkan mutu pendidikan. Peserta didik juga bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu siswa Sabelita Aisyah Malfia Adisatya mengaku senang mengikuti kegiatan ini. Menurutnya dari giat literasi membaca ini ia bisa mendapatkan banyak ilmu pengetahuan baru. “Senang ya ada kegiatan seperti ini. Saya lebih suka membaca kisah-kisah Nabi tentang sejarah islam. Di mobil keliling tadi juga komplit bacaannya,” akunya. (kap/ida) Editor : Agus AP
#gemar membaca