Sebanyak 1.063 pohon langka tersebut memiliki fungsi khusus. Selain itu, untuk menjaga ekosistem hutan, tim juga melepas 63 ekor burung berbagai jenis. Seperti kepodang, derkuku, perkutut, dan jalak kebo.
"Mari kembangkan hutan, bersinergi antara masyarakat dan civitas akademika. Kita ajak masyarakat sekitar, karena keberadaan hutan tidak dapat dilepaskan dari mereka,” kata Rektor Undip Prof Yos Johan Utama.
Undip juga menjadikan Hutan Penggaron sebagai kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK). Alasannya Hutan Penggaron memiliki infrastruktur yang sudah tersedia. Apalagi sudah diteliti beberapa kali oleh tim Pascasarjana Undip. (jks/zal/bas) Editor : Agus AP