Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Produk Kacang Hijau Asal Demak Memberikan Kontribusi Ketahanan Pangan Nasional

Agus AP • Kamis, 8 Desember 2022 | 19:54 WIB
Petani tanam kacang hijau yang hingga kini masih banyak dibudidayakan di Demak.(Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
Petani tanam kacang hijau yang hingga kini masih banyak dibudidayakan di Demak.(Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Demak - Produk kacang hijau dari Kabupaten Demak memiliki kontribusi secara nasional. Karena itu, tanaman kacang hijau masih menarik minat petani untuk membudidayakannya. Demak sendiri sejak lama dikenal sebagai sentra tanaman kacang hijau. Berbagai produsen dengan bahan kacang hijau sebagian besar mendapatkan bahan mentah kacang hijau dari Kabupaten Demak.

Kepala Dinas Pertanian Pangan Pemkab Demak, Agus Herawan mengatakan, kontribusi Demak dalam produksi kacang hijau cukup besar. “Kita memiliki ratusan hektare lahan pertanian yang biasa ditanami kacang hijau,”katanya.

Seperti diketahui, kacang hijau Jawa Tengah termasuk Demak dan provinsi lain mempunyai kontribusi 61 persen terhadap produksi kacang hijau nasional. Selain dari Jawa Tengah, produksi kacang hijau juga ditanam para petani di luar provinsi lainnya. Areal persawahan masih menjadi andalan dalam memproduksi kacang hijau tersebut.

“Dinpertan terus berusaha memacu produksi kacang hijau. Para petani pun bersemangat untuk mengembangkan kacang hijau,”ujarnya. Bupati Demak, dr Eistianah mengatakan, kacang hijau merupakan komditas unggulan Kabupaten Demak. Karena itu, pengembangannya menjadi prioritas untuk digalakkan bagi petani di Demak.

“Luas tanaman kacang hijau di Kabupaten Demak mencapai lebih dari 24 ribu hectare dengan menghasilkan 1,07 ton per hektare. Adapun, harga jual antara Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu. Ini cukup menguntungkan petani dalam meningkatkan kesejahteraan,”katanya. (hib/web/bas) Editor : Agus AP
#Dinpertan pangan