RADARSEMARANG.ID, Demak - Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang ke-2 telah berakhir. Hasilnya sebanyak 54 kepala desa (kades) terpilih dalam pesta demokrasi tersebut.
Meski sempat diwarnai bentrok atau kericuhan di sejumlah desa, namun pada umumnya pilkades berjalan lancar. Situasi di desa yang terdapat kericuhan kini telah normal kembali.
Kepala Dinpermades P2KB Demak Taufik Rifai melalui Sub Koordinator Aparatur dan Kelembagaan Desa, Yusuf Arifin menyampaikan, setelah pemungutan suara selesai, sesuai jadwal, maka dilaksanakannya laporan dari panitia pilkades kepada badan permusyawaratan desa (BPD) antara 9-15 Oktober 2023.
"Kemudian, penetapan dan usulan pengesahan kades terpilih dari BPd kepada bupati melalui camat antara 16-22 Oktober,"katanya.
Karena itu, laporan panitia pilkades tingkat desa ke BPD, dan penetapan usulan pengesahan kades terpilih dari BPD ke bupati lewat camat dapat disampaikan lebih awal dari jadwal yang ditentukan.
Yaitu, dengan kelengkapan persyaratan berupa lampiran SK penetapan calon kades terpilih asli, fotokopi laporan panitia pilkades tingkat desa kepada BPD serta fotokopi berita acara pemungutan suara dan penghitungan suara. "Jadi, itu tahapan pasca pemungutan suara,"katanya.
Baca Juga: Pilkades di Demak Ricuh, Pendukung Calon Kades Saling Lempar Batu, Begini Kronologinya
Kapolres Demak AKBP Muhamad Purbaya menyampaikan, pasca pilkades, pihaknya telah melakukan apel konsolidasi terkait evaluasi pengamanan pilkades serentak yang berlangsung Minggu (8/10) lalu tersebut.
"Tentu, kita apresiasi kepada petugas yang terlibat dalam kegiatan pengamanan pilkades ini,"katanya. Apel diikuti ratusan personel gabungan dari anggota Polres Demak, Sat Brimob dan Ditsamapta Polda Jateng di Lapangan Wicaksana Leghawa Polres Demak.
Kapolres mengatakan, dalam pengamanan pilkades sebelumnya telah dikerahkan sebanyak 1.760 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Linmas. Mereka diturunkan untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi di 54 desa dari 14 kecamatan di Kabupaten Demak.
"Keseluruhan ada 1.760 personel gabungan yang terlibat pengaman pilkades 2023, terdiri dari 476 Polri, 236 TNI, 60 Satpol PP dan 988 Linmas," kata Muhammad Purbaya.
Baca Juga: Petugas Keamanan Sampaikan Pesan Damai Pilkades di Desa Karangrejo Wonosalam
Dalam evaluasi ini, secara umum, petugas gabungan mampu menjalankan tugas pengamanan pilkades 2023 dengan baik.
Selain itu, pasukan yang terlibat dalam pengamanan tersebut mampu mengatasi dan mengendalikan potensi kerawanan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Meski ada kericuhan, dalam perkembangannya, tidak ada kubu yang saling bertikai setelah pilkades selesai.
"Jadi, gelaran pilkades serentak di Kabupaten Demak ini berjalan dengan aman, lancar, tertib serta kondusif. Memang, ada beberapa gesekan yang terjadi antara kubu pendukung calon kepala desa dalam pilkades. Namun, setiap gangguan kamtibmas bisa diatasi dengan cepat sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pengamanan pemungutan suara pilkades tidak lepas berkat kontribusi dan kerjasama yang baik dari aparat gabungan baik TNI, Polri, Satpol PP dan Linmas.
"Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan dari TNI, Satpol PP dan Linmas atas dedikasinya untuk membantu Polri dalam mensukseskan Pilkades serentak di Kabupaten Demak,"katanya. (web/adv/5.836 karakter/hib/bas)
GRAFIS:
Nama-nama kepala desa terpilih dalam pilkades serentak 2023:
1. Kecamatan Mranggen:
-Desa Kebunbatur: Muhamad Abdullah Fatoni (petahana).
-Desa Bandungrejo: Sri Hartini (petahana)
-Desa Tamansari : Slamet Suprihatin (petahana)
-Desa Wringinjajar : Sudarmin (petahana)
2. Kecamatan Karangawen:
- Desa Jragung : Edi Susanto (petahana)
- Desa Karangawen : Purhadi (petahana)
- Desa Brambang : Maryono (petahana)
3. Kecamatan Guntur:
- Desa Blerong : Masroni
- Desa Sarirejo : Abdul Mutholib
- Desa Pamongan : Supriyadi
- Desa Sukorejo : Khoiri (petahana)
- Desa Gaji : Muhamad Mukhlisin
- Desa Krandon : Abdul Rohman
- Desa Temuroso : Agus Nur Salim
- Desa Guntur : Sugiyanto
- Desa Sidoharjo: Shodi Wiryo
4. Kecamatan Sayung:
- Desa Purwosari : Nur Cholis (petahana)
5. Kecamatan Karangtengah:
- Desa Grogol : Suripan
- Desa Klitih : Firdos
- Desa Batu : Misbah
- Desa Rejosari : Eko Budi Susilo
- Desa Wonoagung : Muhyiddin
- Desa Wonokerto: Eny Sudarti
6. Kecamatan Wonosalam:
- Desa Doreng : Sujadi (petahana)
- Desa Karangrowo : Abdul Syukur
- Desa Lempuyang : Mahmudi
- Desa Kendaldoyong : N Zaenal Abidin
7. Kecamatan Dempet:
- Desa Dempet : Suwondo
- Desa Botosengon : Achmad Randhiansyah (petahana)
- Desa Jerukgulung : Sobirin
- Desa Kuwu : Suhadi (petahana)
8. Kecamatan Gajah:
- Desa Sambiroto : Agus Sukamto (petahana)
9. Kecamatan Karanganyar:
- Desa Cangkring : Zamharir
- Desa Ketanjung : Siti Setiawati (petahana)
- Desa Bandungrejo : Parwoto
- Desa Kotakan : Kharis Kusuma
10. Kecamatan Mijen:
- Desa Pecuk : Ery Susilo
- Desa Mijen : Kasrin
11. Kecamatan Demak Kota:
- Desa Kalikondang : Asif Barchiya (petahana)
12. Kecamatan Bonang:
- Desa Jatimulyo : Siti Maryam
- Desa Sumberejo : Junaidi
- Desa Kembangan : M Shodiq Almubarok
- Desa Karangrejo: Zakaria Abdullah
- Desa Margolinduk : Makhfud Fauzi (petahana)
- Desa Tridonorejo : Syeni Kalistyo (petahana)
- Desa Tlogoboyo : Mohamad Chusnul K
- Desa Wonosari : Supan Rejo
13. Kecamatan Wedung:
- Desa Ngawen : Mas'udi (petahana)
- Desa Kenduren : Edris
- Desa Bungo : Imam Wahyudi
- Desa Mutih Wetan : Supriyanto (petahana)
- Desa Kendalasem : Muhammad Khoirun Nasihin
14. Kecamatan Kebonagung:
- Desa Werdoyo : Sutiyo
- Desa Mangunrejo : Supriyono (petahana)
Keterangan:
-Jumlah petahana yang mencalonkan diri : 37 orang
-Jumlah petahana yang terpilih lagi : 20 orang
-Jumlah petahana tidak terpilih : 17 orang
Editor : Baskoro Septiadi