RADARSEMARANG.ID, Demak - Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang II Tahun 2023 di Kabupaten Demak digelar Minggu (8/10). Sebanyak 481 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan jalannya pilkades di 54 desa tersebut.
Kapolres Demak AKBP Muhamad Purbaya mengatakan, sebanyak 1.760 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Linmas disiapkan dalam pengamanan pilkades serentak gelombang II tahun 2023 tersebut.
Menurut kapolres, bahwa ada 6 desa yang masuk kategori sangat rawan, 35 desa kategori rawan dan 13 desa kategori aman.
"Berbagai potensi kerawanan pilkades serentak yang mungkin muncul harus segera dideteksi sejak dini. Seperti gesekan antar calon pendukung kades, money politik hingga fanatisme pendukung yang tidak menerima hasil pungutan suara, termasuk didalamnya netralitas panitia dan perangkat desa," kata Purbaya.
Ia mengatakan bahwa sudah menginstrusikan jajarannya untuk menindak tegas siapapun yang menimbulkan kericuhaan pilkades.
Beberapa skema pengamanan pun telah siap dijalankan untuk mengantisipasi terjadinya konflik.
"Tentunya akan sikap tegas, sesuai peraturan yang sudah tertera bila nantinya ada warga masyarakat yang akan mengganggu terkait dengan tahapan Pilkades di Kabupaten Demak," tandasnya.
Kepala Dinpermades P2KB Taufik Rifai mengapresiasi pihak keamanan terkait pengamanan pilkades serentak gelombang 2 tersebut.
"Pengamanan ini diperlukan sebagai upaya preventif agar suasana pilkades tetap damai,"ujarnya. (web/adv/1.664 karakter/hib/bas)
Editor : Baskoro Septiadi