RADARSEMARANG.ID, DEMAK - Puluhan ibu-Ibu di Desa Berahan Kulon, Kecamatan Wedung diberikan pelatihan keterampilan membuat produk makanan otak-otak dari bahan baku ikan tongkol dan ikan tengiri.
Warga pesisir tersebut sangat antusias sehingga membuat pelatih bersemangat.
Salah satu narasumber yang turut melatih dalam giat tersebut adalah Selviana Ansela Putri dari Ansela Kitchen Mranggen Demak.
Selviana mengatakan, pelatihan yang diberikan sesuai potensi desa masing-masing.
"Kalau di Desa Berahan Kulon Kecamatan Wedung ini, ibu-ibu kita berikan pelatihan membuat otak-otak dari ikan tongkol. Sebenarnya pakai ikan tengiri. Tapi, ikan tongkol lebih mudah kita dapatkan,"katanya.
Menurutnya, dalam pembuatan otak-otak ikan sesuai dengan bahan baku yang tersedia.
"Mereka antusias dan tidak ada kesulitan. Sudah ada pedoman atau panduan tulisan berupa kebutuhan bahan baku apa yang diperlukan lengkap dengan takarannya,"kata Selviana.
Peserta dapat praktik langsung dilokasi pelatihan sehingga tingkat keberhasilannya cukup tinggi. Mereka dipandu atau dibimbing langsung narasumber.
"Mereka dikomando langsung ikut praktik. Rata-rata mereka sudah punya usaha sebelumnya. Jaid, dengan mudah beradaptasi dan praktik membuat produk,"katanya.
Untuk mempermudah pelatihan, adonan disiapkan yang kemudian diolah bersama-sama menjadi bahan siap saji.
Dia menambahkan, bahan baku yang disiapkan sesuai dengan potensi desa masing-masing.
"Untukk Desa Berahan Kulon kebetulan potensinya ikan sehingga kita pakai bahan baku ikan tongkol dan sebagian ada yang ikan tengiri,"kata Selviana yang membuka usaha di Plamongan Indah Semarang dan Mranggen ini.
"Yang pasti, peserta pelatihan antusias. Tiap desa kebutuhannya beda-beda. Maka kita sesuaikan. Di Desa Loireng Sayung misalnya, disana banyak ikan tongkol yang bisa diolah. Mereka dilatih sehingga merasa terbantu,"jelasnya.
Di Desa Tlogosih, Kecamatan Kebonagung, warga dilatih membuat jajanan dari bahan baku ketela atau singkong. Juga buat macam-macam kue.
Kepala Dindagkop UKM Iskandar Zulkarnain mengapresiasi semangat peserta pelatihan di Desa Berahan Kulon tersebut.
"Ibu-ibu ini mau memanfaatkan peluang untuk ikut mengasah keterampilan dalam wirausaha. (Adv/web/2.433 karakter/hib)
Editor : Agus AP