RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Forum Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kecamatan Bonang turut meramaikan even Demak Expo. Dalam kesempatan ini, para pelaku UMKM memamerkan berbagai potensi unggulan. Mulai kerajinan dari bahan enceng gondok, kaligrafi, souvenir gantungan kunci, kursi, tas wadah tisu, hingga sarung bantal.
Bahan enceng gondok dikembangkan untuk kerajinan karena bahan ini cukup melimpah hidup di sungai-sungai di wilayah Kecamatan Bonang. Para pelaku seni kreatif memanfaatkan bahan baku tersebut untuk diciptakan dalam bentuk kerajinan tangan.
Ada produk unggulan lain yang juga menjadi andalan Forum UMKM Kecamatan Bonang. Seperti, kerupuk ikan, cumi-cumi, stik, ikan rebon, rengginang dan lainnya.
Yuniasih, selaku wakil ketua forum UMKM Bonang menuturkan, banyak produk unggulan yang dipamerkan dalam Demak Expo. Banyak pengunjung yang berminat untuk membeli produk UMKM tersebut.
"Untuk pemasaran bisa sampai ke luar kota. UMKM di Kecamatan Bonang tumbuh berkembang dengan binaan dari Dindagkop UKM dan perbankan,"katanya.
Menurutnya, Forum UMKM Kecamatan Bonang beranggotakan sekitar 50-an orang. Produknya banyak. Yang paling banyak adalah olahan ikan. Hal itu belum termasuk yang menjadi binaan Dinas Kelautan dan Perikanan setempat.
"Para pelaku UMKM di Kecamatan Bonang juga diberikan pelatihan untuk branding, maupun fasilitasi pengurusan perizinan usaha,"kata Yuniasih. Fasilitasi tersebut sebagai bentuk pembinaan Dindagkop UKM terhadap UMKM di Demak.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Pemkab Demak, Iskandar Zulkarnain melalui Kabid Koperasi UKM, Sunarto mengungkapkan, keberadaan Forum UMKM kecamatan yang ikut menyemarakkan Demak Expo memberikan dampak positif bagi tumbuhnya semangat dalam berwirausaha.
"Dindagkop UKM juga mengharapkan siapapun sebagai penyelenggara berbagai kegiatan pelatihan untuk UMKM supaya ikut disosialisasikan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB),"katanya.
Sunarto menambahkan, tidak semua pelatihan diselenggarakan oleh Dindagkop UKM. Namun, juga dikakukan oleh pihak lain. Dengan demikian, fasilitasi untuk UMKM juga bisa dilakukan instansi lain.
"Sebetulnya, pelaku UMKM juga bisa akses aplikasi OSS. Kalau ada kesulitan kita siap membantu dalam pembuatan NIB,"ujarnya.(Adv/web/2.479 karakter/hib)
Editor : Agus AP