RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Kasus stunting di pedesaan menjadi perhatian serius Pemkab Demak. Melalui program yang dijalankan Dinas Petdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) setempat, sejumlah bantuan yang dibutuhkan masyarakat kalangan ekonomi lemah menjadi sasaran penerimaan bantuan tersebut.
Seperti bantuan regulator dan gas untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kecamatan Guntur menjadi salah satu wilayah kecamatan yang masih banyak kasus stunting sehingga menjadi sasaran penerimaan bantuan.
Kepala Dindagkop UKM Pemkab Demak Iskandar Zulkarnain mengatakan, di Kecamatan Guntur diberikan bantuan regulator dan gas bagi pelaku UMKM.
"Ini dianggarkan untuk daerah yang banyak stunting. Termasuk, di wilayah Kecamatan Guntur yang terdeteksi masih banyak kasus stunting. Selain itu, juga untuk menekan angka pengangguran. Dengan bekal bantuan itu, para pelaku UMKM bisa lebih berdaya," jelasnya.
Bantuan yang diberikan diharapkan bisa dimanfaatkan untuk berwirausaha. Dengan begitu, ekonomi semakin meningkat lagi bekali ilmu.
Kabid Koperasi UMKM Dindagkop, Sunarto mengungkapkan, pihaknya terus berjuang untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Bantuan regulator dan gas seperti itu berfungsi sebagai kail atau pancing. Dengan diberikan kelengkapan sarana prasarana usaha, maka pelaku UMKM akan lebih bersemangat lagi,"ujarnya.
"Dengan adanya bantuan itu, kami berharap, produk-produk UMKM yang dihasilkan tersebut bisa membawa berkah sekaligus bisa diserap masyarakat atau konsumen yang ada di pedesaan," katanya.
Menurutnya, ketika pelaku UMKM sudah dibekali dengan keterampilan dan sarana prasarana, maka selanjutnya akan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan derajat ekonomi keluarga.
"Agar hasil UMKM ini bisa diandalkan, maka harus ada kesadaran bagi mereka untuk terus meningkatkan kapasitas diri supaya lebih terampil dalam berwirausaha," jelasnya. (Adv/web/2.128 karakter/hib)
Editor : Agus AP